Polling Pilkada Sumbar 2020

Minggu, 26 April 2020

Meski Ditengah Tugas Himbau Pandemi Corona Virus, Polsek Rambah Hilir Ringkus Dua Pelaku Curanmor.

Foto kedua pelaku dan barang bukti.
ROKAN HULU(SP) - Polisi Sektor Rambah Hilir, Resor Rokan Hulu, Daerah Riau, meski ditengah giat antisipasi wabah Corona Virus Desease atau Covid-19 yang sedang melanda, tugas dalam penindakan juga tetap tegas dilaksanakan, Sabtu (25/4/2020) berhasil meringkus dua pelaku
dugaan Tindak Pidana Pencurian sepeda motor.

Penangkapan dua pelaku ini, setelah menerima laporan dari Korban bernama Suharno (34) laki-laki, petani warga RT 009 RW 003 Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu bersama saksi-saksinya, Siswanto 40 tahun dan Dwi Lestari 38 tahun juga warga Desa Rambah Muda.

Berdasarkan Laporan Polisi :
LP /11  / IV / 2020 / Riau / Res Rohul / Sek rambah hilir, Tanggal 25 april 2020. Waktu Kejadian :
Diketahui terjadi pada hari jum'at tanggal 24 april 2020, sekira pukul 20.54  Wib. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di warung wrga SISWANTO di Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir

Kapolresta Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Paur Humas Ipda Feri, SH membenarkan dua pelaku ditangkap. Kedua pelaku masing-masing berinisial RM Alias Gondong 30 tahun, laki laki, petani, alamat Desa Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai dan  SW (22) laki laki, wiraswasta, alamat Dusun Simoang D II Desa Rambah Kecamatan  Rambah Hilir.

Lanjut Ipda Feri, kasus dugaan  Curanmor ini berawal pada hari Jumat tanggal 24 April 2020 sekira pukul 20.54 wib Suharno korban pergi ke rumah Siswanto untuk mengambil upah panen sawit dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit X  dan diparkir diteras rumah tersebut, namun dalam keadaan kunci kontak terpasang.

"Adapun identitas  sepeda motor tersebut adalah Merk Honda NF 100 SL, BM 6061 ML, Warna Hitam, Nomor Rangka : MHIHB311X6K550772, Nomor Mesin : HB31E-1548147, STNK an.APOLLO TAMBUBOLON," kata Paur Humas Polres Rohul kepada reporter media ini Minggu, (26/4).

Kemudian setelah selesai urusan gaji dari Siswanto, korban pulang dengan menuju tempat parkir sepeda motor miliknya, namun korban kaget, sepeda motornya ditempat parkir sudah tidak ada lagi yan langsung diberitahunya kepada pemilik rumah juga saksi. Dan Korban melaporkan di Polsek Rambah Hilir.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp. 6.000.000- (enam Juta Rupiah)," tutur Ipda Feri.

Setelah menerima laporan Atas Perintah Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani, SH, Unit Rekrim langsung melakukan penyelidikan.
Dan pada hari Sabtu tanggal 25 April 2020 sekira pukul 08.00 Wib Unit Reskrim dan Piket SPK Polsek Rambah Hilir melakukan Cek TKP disana ditemukan rekaman CCTV terjadinya pencurian sepeda motor tersebut.

Dan sekira pukul  20.00 wib Unit Reskrim mendapat informasi bahwa diduga pelaku pencurian sepeda motor tersebut berada di salah satu Cafe yang berada di Simpang SKPD Desa Rambah, tak menunggu lama Unit Reskrim Polsek Rambah Hilir langsung mendatangi lokasi Cafe dan menangkap ke dua diduga pelaku  saat sedang asyik minum tuak.

Lalu dari Introgasi, kedua pelaku mengakui kalau sepeda motor hasil curian tersebut di simpan di rumah pelaku, kemudian unit Reskrim membawa pelaku untuk mengambil barang bukti, 1 Unit Sepeda Motor Merk Suzuki satria FO BM 4734 UP (yang di gunakan pelaku), 1 buah tas sandang merk eiger warna hitam, 1 buah tas merk eiger warna biru.

Selanjutnya, 2 pasang sarung tangam,  2 buah sebo, 1 buah STNK an.APOLLO TAMPUBOLON dan 1 unit sepeda motor merk Honda NF 100 warna hitam tanpa dipasang nomor polisi (yang di ambil pelaku).

"Saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Rambah Hilir untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (Fah/Tim)



0 komentar:

Posting Komentar