Polling Pilkada Sumbar 2020

Senin, 18 Mei 2020

Pendamping BLT DD Desa Tamtim Klarifikasi Terdata Penerima, Warga Yang Miliki Sakit Kronis Ucapkan Permohonan Maaf.

ROKAN HULU(SP) - Pendamping Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Fadli klarifikasi terkait komentar warga Desa Tambusai Tamur yang Dodi Sinaga yang mengaku tak masuk penerima BLT DD Corona Virus Desease atau Covid-19.

Fadli melalui selulernya  diterima rekan wartawan mengatakan, bahwa an Dodi Sinaga sudah terdaftar sebagai calon penerima BLT DD dan BLT DD belum lagi dibagikan yang sudah disalurkan tersebut adalah BST dari Kemensos RI.

"Dodi Sinaga terdata penerima BLT DD namun belum lagi dibagikan. Sedangkan yang sudah Cair BST dari Kemensos RI. Jadi warga tidak bisa ada menerima bantuan ganda dan tepat sasaran," kata Fadli meluruskan stetmen Dodi Sinaga Yang diberitakan media yang sempat Viral tersebut.

Sementara itu Dodi Sinaga (35) juga menyampaikan permohonan maafnya tentang pernyataannya dimedia yang menyatakan namanya tidak ada dalam daftar penerima BLT DD Desa Tambusai Timur, sesuai komentarnya pada beriita hebatriau.com berita Ekonomi berjudul Bupati Lihat Data Penerima BST Dari Kemensos RI Yang Sudah Mulai Disalurkan Dinsos P3A Rohul Untuk 7.981KK Sabtu 16/05/2020 | 09:32 dan yang ia sampaikan langsung kepada reperter media ini dengan dikirimnya data keluargannya.

Senin (18/05) Dodi Sinaga mendadak membuat status di akun medsos (FB) privasinya yang mengutarakan ucapan permohonan maaf.

"Aku mohon maaf atas kekeliruan ku tentang bantuan BLT DD.
Bukan bermaksut untuk menjelekan Pemerintah Desa Tamtim, Cuma aku salah paham, Sekali lagi Aku minta maaf sebesar-besar nya, terkhusus kepada Bapak KADES Tamtim," tulis Dodi Sinaga di Akun Facebook nya.

Menanggapi berita ini, Ketua DPC AWI kab.Rohul Sukrial Haomoan yang didampingi Ramlan Lubis (Sekretaris), katanya ini perlu di klarifikasi kembali terkait permasalahan ini, kenapa pendamping Kecamatan yang klarifikasi kok bukan Pemerintah Desa Tambusai Timur.

"Kita dari media tetap buat tulisan apapun keluhan dari masyarakat, terlebih Pemberita'an masalah data penerima Bantuan dalam bentuk apapun. "Mari tetap kita kawal bantuan Covid-19 yang dikucurkan oleh pemerintah supaya tepat sasaran," jelas Sukrial Halomoan.

Lanjutnya juga berharap supaya pemerintahan desa memperjelas jenis bantuan ini mengingat banyaknya macam macam bantuan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah supaya masarakat tidak gagal paham.

"Dan disampaiikan transparansi datanya kepada warga," pungkasnya.

Untuk diketahui berita sebelumnya, http://www.sumatrapos.co.id/2020/05/warga-desa-tamtim-ini-miliki-sakit.html?m=1(Fah/Tim)

0 komentar:

Posting Komentar