Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Jumat, 05 Juni 2020

Bupati Kampar Diskusi Terkait Pariwisata Pembangunan Exit Tol Bangkinang-Pangkalan

XIII Koto Kampar(SP) – Bupati kampar H.Catur Sugeng Susanto,SH Diskusi terkait Pariwisata pembangunan Exit Tol Bangkinang – Pangkalan di Decotos Villa XIII Koto Kampar pada hari jum’at, 05/06/2020 yang dihadiri Anggota DPRD RI Syahrul Aidi Ma’azat,Lc.MA, Anggota DPD RI Edwin Pratama, Kepala BKSDA Riau Suhariono, Kepala Bapeda Kampar Ir Azwan, Kadis Pariwisata Zulia Dharma, Kepala Kesbangpol Ardi Mardiansyah, S.STap,.M.Si, Kapolsek Batu Bersurat AKP Budi, Camat XIII Koto Kampar Rahmad Fajri,S.STP,M.Si.

Bupati Kampar menyampaikan Pertama terkait Pembangunan Exit Tol Bangkinang – Pangkalan.dimana tol yang sepanjang lebih kurang 80 KM tersebut direncanakan pada bulan Agustus 2020 telah mulai dilaksanakan pengerjaannya. Kemudian dijadwalkan juga selesai pada tahun 2020,untuk itu dengan didirikannya Exit Tol sumatra di XIII Koto kampar yang banyak memiliki destinasi wisata, maka kita harus memanfaatkan peluang ini.

" Dalam pembangunan Exit tol ini kita berharap juga kepada dua senator muda kampar yakni Anggota DPR RI Syahrul Aidi dan Anggota DPD RI Edwin Pratama, untuk terus berjuang dan memperjuangkannya termasuk pembangunan lainnya",kata Catur

Kampar sendiri yang merupakan destinasi wisata di Riau yang saat ini memang sangat terpuruk akibat Pandemi Covid-19. Pariwisata yang disebut suatu jalan dalam peningkatan ekonomi masyarakat dalam pengembangannya juga harus sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

DPRD Syahrul Aidi Pemulihan ekonomi ditengah masyakarat dari dampak covid-19 salah satunya saat ini adalah pariwisata. Makanya saat ini pemerintah pusat telah membuat program Desa Wisata dengan memberikan anggaran lebih kurang Rp 400 juta/desa, selanjutnya progam 1000 bedah rumah,program Infrastruktur Percepatan Pembangunan (PISAU), Irigasi serta program Kotaku.

Didalam Komisi V DPRD RI yang tergabung Kementrian PURR saat ini mendukung pembangunan jalan menuju Bandara atau Pelabuhan dalam tujuan peningkatan pariwisata, dengan demikian ini peluang ketika ada Exit Tol di XIII Koto Kampar untuk pengembangan pariwisata khususnya di XIII Koto Kampar.

Edwin Pratama mengatakan Dampak dari pandemi Covid-19 benar saat ini membuat semua pariwisata harus terhenti,hal ini jelas berdampak pada ekonomi masyarakat. Untuk itu saat ini kita harus bangkitkan kembali pariwisata kampar.

Disisi lain yang juga merupakan peluang yang harus dikawal adalah penyelenggaraan PON Papua, dimana dalam even ini akan adanya pengadaan 280 Unit Bus yang nantinya setelah selesai PON Bus ini akan dibagikan kesetiap kabupaten di Indonesia.(ountuo daus)

0 komentar:

Posting Komentar