Polling Pilkada Sumbar 2020

Jumat, 12 Juni 2020

Dimasa New Normal, Muslimawati Catur Ajak Pengrajin Batik Srikandi Tingkatkan Produktivitas

Tapung (SP) - Mewabahnya Covid-19 belakangan telah menganggu berbagai sendi perekonomian maupun kehidupan, namun hal ini tidak menjadi halangan bagi pengrajin Batik Srikandi di Desa Sibuak Kecamatan Tapung. Hal ini diketahui saat kunjungan ketua Dekranasda Kampar Hj. Muslimawati Catur berkunjung ke rumah Batik Srikandi desa Sibuak Kecamatan Tapung pada hari Jum’at, 12/06.

Kunjungan ini juga dalam rangka pembinaan sekaligus penyerahan sembako oleh Dekranasda Kampar terhadap pengrajin yang terdampak selama Covid-19 melanda.

"Tentunya kita berharap terus tingkatkan produktifitas walaupun masih masa New Normal ini” Pinta Muslimawati Catur yang didampingi oleh Wakil ketua Dekranasda Juli Mastuti, Ketua PKK Kecamatan Tapung, anggota Dekranasda Kampar dan PKK Desa Sibuak.

Selain memberikan masukan dan solusi Muslimawati juga melakukan peninjauan terhadap hasil Batik yang diproduksi oleh rumah Batik Srikandi Desa Sibuak Kecamatan Tapung yang telah berdiri selama setahun ini, ibu Bupati ini juga disuguhi tumpeng nasi kuning karena telah dapat berjalan selama setahun ini, tentunny berharap akan maju lagi dimasa depan, ini penghargaan bagi rumah Batik Srikandi terhadap pembinaan yang dilakukan selama ini.

Sementara itu Kepala desa Sibuak Muaizin Firmansyah menyatakan ucapan terimakasih kepada Ketua Dekranasda Kampar Hj Muslimawati Catur yang telah dapat mengunjungi Rumah Batik di Desa Sibuak ini, bimbingan dan arahan tentunya kami berharap kepada dekranasda Kampar dalam mencari jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pengrajin Batik ini terutama terhadap pemasaran, corak maupun terhadap permodalan, kami Mohon solusi dari Dekranasda Kampar” Pinta Muaizin yang didampingi oleh Isteri Satiti Rahayu.

Ketua Rumah Batik Srikandi Wulayati menyatakan selama Covid-19 ini rumah batik Srikandi tetap melakukan produksi batik, walaupun tidak semaksimal seperti hari biasa, dalam seminggu kami dapat menghasilkan 5 sampai 6 lembar batik tulis” Kata Wuliyati.

Selanjutnya Ketua Dekranasda Kampar juga menyerahkan sembako kepada pengrajin dan masyarakat miskin di Desa Sei Lembu Makmur, dikatakan kepala Desa Sei Lembu Makmur Kawit Dwi Antoro menyatakan ucapan terimakasih kepada ketua Dekranasda kampar yang peduli kepada masyarakat miskin maupun pengrajin di Desa Sei Lembu Makmur” Kata Kawit yang didampingi isteri dan anggota PKK Desa .(Ountuo Daus)

0 komentar:

Posting Komentar