Polling Pilkada Sumbar 2020

Senin, 15 Juni 2020

Jilid II : Aktivis Pertanyakan Data dan Harga Jenis Sembako Covid 19, 4.501 Paket Dari Pergeseran Anggaran APBD Rohul

ROKANHULU(SP) - Para Aktivis meminta dan mempertanyakan data penerima bantuan terdampak Corona Virus Desease atau Covid-19 yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu yang penyalurannya melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) setempat.

Selain itu para aktivis juga menilai harga sembako dibagikan Bupati H. Sukiman belum lama ini perlu dipertanyakan, kerena dinilai diduga di mark Up. Bahkan aktivis ini merasa heran, yang menerima sembako hanya 4.501 KK dari jumlah penduduk 553.095 jiwa di tahun 2017, sedangkan Kabupaten Rokan Hulu juga termasuk daerah termiskin yang tinggi di Riau sesuai data Badan Pusat Stastik tahun 2019 lalu.

"Kami menduga dan mencurigai, ada apa dibalik ini, apa dibawa ke Politik ya ?, Untuk itu kita minta data dan harga sembako itu dari Dana APBD Rohul tranparan dan terbuka kepada masyarakat di Rokan Hulu," kata Razali Nasution, Lisman G dan lainnya saat di Dinas Sosial P3A Kabupaten Rokan Hulu bersama Penjabat Bidang Bencana Abdul Haris Nasution Senin, (15/6/2020).

Sementara itu, disampaikan bidang Bencana Dinas Sosial Rohul Abul Haris Nasution, bantuan Sembako tersebut sebanyak 4.501 paket bantuan dari APBD Rohul tahap pertat isinya, beras 5 Kg, Minyak Makan 1 Kg dan Ikan Sarden 1 kaleng, harga kurang lebih Rp 120 Ribu/paket.

"Bantuan 4.501 KK penerima itu tahap awal dari Pergeseran APBD Rohul terkait Covid-19. Bantuan itu yang dipaketkan dari bantuan Top Up dari Pemerintah Provinsi Riau yang bantuannya tunai Rp 300.000/ KK.  Namun bantuan Top Up Pemprov Riau mesih belum terealisasi, karena ada data belum akurat semuanya, masih ada perbaikan," kata Abdul Haris Nasution diruang kerjanya Senin, (15/6/2020).

Saat ditanya, apa hanya 4.501 KK yang dibantu dari Pemkab Rokan Hulu pada wabah bencana non alam ini ?, jawab Abdul Haris Nasution,  menilai kurangnya respon dari Pemerintah Desa dan Kelurahan setelah ada permintaan data terdampak Covid-19 yang diberikan waktu selama dua hari saat itu yang diminta Pemprov Riau

Sehingga data diterma pihak Dinsos P3A Rohul untuk dilanjutkan ke Pemprov Riau sebanyak 4.518 KK, setelah diverifikasi oleh BPKP, ada 17 KK dikeluarkan dan data itu menjadi 4.501 KK.

"Data 4.501 KK inilah yang mendapat bantuan Sembako APBD Rohul yang di paketkan dari Bantuan Top Up dari Pemerintah Provinsi Riau. Untuk Sembako tahap pertama sudah terealisasi, saat ini Dinsos P3A Rohul lagi mengajukan bantuan tahap dua dan kami dari Dinsos P3A hanya untuk tekhnis saja, dan kalau data di TKS saja," pungkasnya.

Untuk diketahui pada berita sebelumnya, Aktifis Minta Pemkab Rohul Buka Data Pemerima Bantuan Covid-19  ke Publik Agar  Masyarakat Tau Namanya Terima Atau Tidak. (Fah/Tim).

0 komentar:

Posting Komentar