Polling Pilkada Sumbar 2020

Rabu, 10 Juni 2020

Adv- Raih Peringkat 1 Penanganan Covid 19, Gubernur Minta Masyarakat Riau Tetap Disiplin

Advertorial Pemprov Riau, Rabu(10/6/2020)==============>>>>
Syamsuar (Gubernur Riau)
PEKANBARU(SP) - Sangat luar biasa Provinsi Riau dinyatakan urutan pertama tingkat kesembuhan kasus positif Covid-19 se-Indonesia, Rabu (10/6/2020).

Jumlah pasien positif yang sembuh dari virus corona sebanyak 107 orang, dari total 120 kasus positif di Riau.

Pasien yang masih dirawat tinggal tujuh orang, sedangkan enam pasien positif lainnya meninggal dunia.

Chairul Rizki (Kadiskominfo Riau)
"Alhamdulillah, hari ini tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 Provinsi Riau tertinggi se-Indonesia. Tingkat kesembuhan di Riau 89,17 persen," ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Chairul Rizki kepada wartawan melalui pesan WhatsApps, Rabu.

Masuk provinsi terbaik penanganan Covid-19
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan bahwa Provinsi Riau masuk lima provinsi terbaik se-Indonesia dalam percepatan penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Gubernur Riau usai video conference dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Forkopimda Riau, Rabu.

"Tadi Pak Presiden meninjau Posko Gugus Tugas Pusat sekaligus melihat data-data perkembangan Covid-19 seluruh provinsi. Alhamdulillah, Riau termasuk lima provinsi terbaik penanganan Covid-19," ungkap Syamsuar kepada wartawan.

Kategori Riau bisa masuk lima provinsi terbaik penanganan Covid-19, kata dia, karena angka kematian di Riau tidak banyak, dan angka kesembuhan tinggi serta penularan Covid-19 tidak terlalu banyak.

"Jadi itu kategorinya kita bisa masuk lima provinsi terbaik di Indonesia," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.

Minta warga disiplin Karena itu, Syamsuar berharap kepada masyarakat Riau untuk disiplin dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Gunakan masker saat keluar rumahKarena kami melihat sejak new normal ini banyak masyarakat tidak lagi menggunakan masker, dan sudah banyak orang berkerumun. Itu sebenarnya tidak boleh terjadi, karena kita khawatir terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang lebih besar," ujar Syamsuar.(Adv Pemprov Riau)

0 komentar:

Posting Komentar