Polling Pilkada Sumbar 2020

Kamis, 25 Juni 2020

Rumitnya Urusan Kartu KIS dan Surat Miskin Desa Tak Berlaku Berobat, dr. Novil Tanggung Biaya Berobat Warga Miskin

Foto Apri Yunus Geri saat menjalani perobatan diruang UGD RSUD Rokan Hulu ditemani istri dan anaknya yang kecil.
ROKAN HULU(SP) - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu, Riau dr Novil Raykel tanggu biaya berobat warga tidak mampu yang berobat di RSUD setempat dari hari Selasa, (23/6/2020) sore masuk jalani perawatan karena alami sakit paru-paru hingga nanti dinyatakan bisa pulang kerumahnya.

Pasien ini bernama Apri Yanus Geri, umur 34 tahun, alamat KTP Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara asal dari Nias, sekarang domisili di Kalikapuk Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.

Apri Yunis Geri warga kurang mampu, saat ini sedang terbaring diruang kelas III di RSUD Rokan Hulu yang dijaga oleh Istrinya bernama Tilina Ati Nduru 30 tahun.

Apri Yunus Geri sudah setahun lebih tidak bisa melakukan aktivitas mencari nafkah keluarga nya, karena sakit yang dialaminya.

Selama itu juga, hanya istrinya yang kerja banting tulang sana sini di kebun kelapa sawit warga, ada membantu tukang panen angkat buah, mengimas, menyimprot rumput, untuk bisa menghidupi keluarganya bersama anak mereka 3 orang masih kecil-kecil.

Pasien ini pernah diobati melalui progam Penanggulangan Penyakit TBC namun, karena keluaga nya tak ada jalan untuk setiap mengambil obat di Puskesmas 1 Tambusai Utara karena jarak yang jauh, sehingga pengobatannya putus tak dilanjutkan, namun sakit yang dialami Apri Yanus Geri semakin parah.

Awak media ini juga sudah berupaya membantu keluarga kurang beruntung ini, untuk bisa terbantu dari biaya Pemerintah dengan mengusahakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTD) atau Surat Miskin dan sudah diterbitkan oleh Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni, diketahui Camat Tambusai Utara Mastur, S.Sos, M.Si

Setelah Surat Miskin terbit, awak media ini, kordinasi untuk pertunjuk dari Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono, di Bidang Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan anak, hingga Direktur RSUD Rokan Hulu, dr. Novil Raykel dengan harapan bisa diterbitkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi tetap kendala ada, pengurusan rumit hingga waktu yang lama, sedangkan warga yang miskin ini mau berobat.

Hingga dengan berkordinasi di Puskesmas 1 Tambusai Utara untuk diberikan rujukan, dengan berobat di RSUD Rokan Hulu milik pemerintah tersebut, namun di RSUD tersebut juga pasien yang sakit ini mengalami kendala, kata dari petugas Kesehatannya, kalau surat miskin sudah tidak berlaku untuk berobat hanya untuk ibu yang melahirkan, dan diberi waktu 48 jam pengurusan KIS dari BPJS Kesehatan.

"Namun sepertinya masyarakat miskin jangan sampai ada sakit," kata wartawan ini. Karena pengurusan Kartu KIS melalui Dinsos P3A Rohul tidak bisa terbit secepat itu.

Sedangkan dari Dinsos P3A Rohu, ada pun Surat Keterangan Miskin atau SKDT dari Desa juga tak berlaku lagi di Rumah Sakit untuk berobat, hanya untuk persyaratan Pengurusan KIS, itupun baru untuk pengusulan ke Pemerintah Pusat untuk nama pesiennya, dan harus menunggu ada kouta, dan bisa sampai dua mingguan bahkan sebulan baru terbit.

"Ia bisa lama baru terbit KIS nya, karena kita baru usulkan, memang begitu prosedur nya sekarang, itupun kalau ada koutanya, terbitnya dari Kantor BPJS Kesehatan, sedangkan yang mengurus secara mandiri sudah bayar Iuran saja, kartunya baru aktif 14 hari," kata Penjabat Dinsos P3A Rohul dan menjelaskan, An Apri Yanus Geri sudah didata untuk diusulkan peserta KIS.

Terkait Hal ini, rumitnya pengurusan KIS dan Surat Miskin tik berlalu untuk berobat, menjawab Konfirmasi wartawan ini, Direktur RSUD Rohul dr. Novil Raykel, dari pesan WhatsApp nya, ia mengatakan, dirawat di bagian Umum RSUD Rohul saja, atas tanggungjawabnya.

"Dirawat saja sebagai pasien umum Atas tanggung jawab saya," tulis Direktur RSUD Rohul Rabu, (25/6) diterma reporter media ini.

Sungguh mulianya hati dr Novil Raykel, Istri Pasien sangat mengucapkan terimakasih, setelah mendengar biaya berobat suaminya itu ditangung oleh Bapak Direktur RSUD Rokan Hulu.

"Terimakasih Bapak dokter Novil, semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak kepada kami warga miskin ini," ucap Tilina Ati Nduru Kepada media ini Kamis, (25/6) (Fah/Tim)


0 komentar:

Posting Komentar