Polling Pilkada Sumbar 2020

Minggu, 14 Juni 2020

Warga Desa Pendalian Yang Meninggal Di RS Tandun, Jubir Covid-19 Rohul Hasil Swab Negatif

ROKAN HULU(SP)- MM,  57 tahun, warga Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Rokan Hulu, seorang pensiunan Karyawan PTPN V Sei Siasam,  Ahad pagi sekira pukul 07.00 Wib menghebuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Tandun PTPN V Tapung Hulu.

Berdasarkan hasil rapid test dari RS Tandun pasien dinyatakan positif, pada hari minggu 14 Juni 2020. Pasien itu pun sudah dikebumikan, dengan sistim Protokol Kesehatan Corona Virus Desease atau Covid-19, dengan pengawalan Petugas Covid-19 setempat.

Pasien mempunyai riwayat penyakit komplikasi, Strooke, Ginjal, jantung, sesak nafas, Reumatik yang diderita sudah lama.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Drs. Yusmar, S.Sos, M.Si yang dikonfirmasi Senin, (15/6) pagi mengatakan pasien bernisial MM tersebut hasil swab negatif.

"Sesuai hasil konfirmasi dengan bidang pekaporan pagi ini, hasil swabnya negatif," jelas Yusmar juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Rokan Hulu.

untuk diketahui sebelumnya, Kepala Desa Pendalian Muliadi melalui sambungan telepon seluler mengatakan, Menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa pasien diperiksa dengan Rapid test menunjukan positif (Reakatif) namun masih menunggu hasil swab.

"Kita masih menunggu hasil swab Test keluar, walau hasil Rapid test positif namun belum bisa dipastikan kalau pasien itu Positif terkena virus corona," kata Kades Pendalian.

"Memang jenazah almarhum dibawa dari Rumah sakit menggunakan mobil Ambulance dengan pengantar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, jenazah langsung dibawa menuju ke tempat pemakaman tidak disinggahkan dulu kerumah duka, dan diduga jenazah belum di Shalatkan maka kami Shalatkan dulu sebelum Jenazah dikuburkan" Terang Muliadi.

Untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan, Pemakaman jenazah  dilaksanakan minggu sekira pukul 16.00 Wib sesuai protokol kesehatan, Pihak pengantar jenazah dibatasi, dihadiri Camat Pendalian IV Koto Afkar S.Sos, Kapolsek Rokan IV Koto, Babinsa Pendalian Serma Muhar, Kepala Puskesmas Pendalian IV Koto Wana Irwana, Kepala desa Pendalian Muliadi, dan juga Satpol PP.

"Mudah mudahan nanti keluar hasil Swab Testnya negatif, dan desa kita tidak ada yang terkena Covid 19" Harap Kades Pendalian.

Kepala Puskesmas Rokan 1 Hj. Kholida Hosni SST., MKM, melalui sambungan seluler Minggu (14/6/2020) Sekira pukul 21.00 WIB, terkait Hasil Rapid Test, "Hasil Rapid test itu kalau dinyatakan hasilnya positif berarti pasien Reaktif, daya kekebalan tubuhnya lemah, Bukan berarti si pasien itu positif covid 19, yang dapat menentukan bahwa pasien positif Covid 19 yaitu melalui Test Swab Atau melalui pemeriksaan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR),"

"Jadi walau melalui pemeriksaan Rapid Test dinyatakan positif (Reaktif) tetapi belum tentu kalau pasien itu terkena virus corona, yang pasti yaitu hasil dari Swab Test, mengenai positif atau negatifnya pasien terkena Covid 19" Jelas Kholida Hosni yang kerap dipanggil Oos.

Dijelaskan juga oleh Oos, "Petugas pengantar jenazah menggunakan APD lengkap dan Pemakaman Jenazah dengan menerapkan protokoler kesehatan, itu sebagai bentuk kewaspadaan dengan tindakan untuk mengantisipasi, karena hasil swab belum keluar," Jelasnya (Fah/Tim/rilis)

0 komentar:

Posting Komentar