Polling Pilkada Sumbar 2020

Rabu, 29 Juli 2020

Kadis Perkim-LH, Riki Mainaldi Neri : Tiga Nagari di Sijunjung Akan Ikuti Ajang Proklim 2020

Sijunjung (SP) -
Tiga nagari di Kabupaten Sijunjung akan mengikuti ajang Program Kampung Iklim (ProKlim) 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkim-LH Kabupaten Sijunjung, Riki Mainaldi Neri kepada Sumaterapos.co.id, Rabu (29/7).

Tiga nagari tersebut kata Riki, yakni Nagari Paru di Kecamatan Sijunjung, Nagari Kumanis di Kecamatan Sumpur Kudus, dan Nagari Guguak di Kecamatan Koto VII.

“Program Kampung Iklim (ProKlim) ini diluncurkan sebagai gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 1 Desember 2016,” jelasnya.

Lebih lanjut, Proklim yang dilaksanakan sejak 2012 itu, bertransformasi dari memberikan apresiasi terhadap wilayah administratif paling rendah setingkat RW/dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan/desa, menjadi mendorong dan memfasilitasi tumbuhnya Kampung Iklim melalui pengayaan inovasi program adaptasi maupun mitigasi perubahan iklim yang dilaksanakan secara kolaborasi antara pemerintah (party) dan non party stakeholder.

Selain itu ungkap Riki, kriteria lokasi ProKlim juga diperluas mencakup wilayah yang masyarakatnya telah melakukan upaya adaptasi dan mitigasi secara berkesinambungan, seperti komunitas pondok pesantren, perguruan tinggi, dan lain-lain. Hal ini juga sebagai wujud pelaksanaan Perjanjian Paris dimana Pemerintah RI telah meratifikasinya menjadi Undang-Undang No. 16 tahun 2016 tentang Persetujuan Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim.

Dengan adanya ajang ProKlim ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan di nagarinya dalam perubahan iklim.

"Meski dalam musim kemarau, ketersediaan air tetap terjaga untuk aktivitas sehari-hari dan pertanian. Untuk itu masyarakat juga menjaga kebersihan mata air," harapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Guguak Zainal, salah satu nagari di Kabupaten Sijunjung yang mengikuti Proklim 2020 KLHK, mengatakan bahwa Nagari Guguak merupakan desa binaan Perkim-LH Kabupaten Sijunjung untuk Program Kampung Lingkungan Hidup (ProKlim) sejak 2018.

"Salah satu program yang dilakukan oleh masyarakat di Nagari Guguak adalah kesadaran menjaga lingkungan. Sementara inovasi yang dilakukan adalah pembuatan kloset," terang Zainal.

Lanjutnya, dengan ProKlim ini masyarakat Nagari Guguak bisa melestarikan, yang pertama sekali adalah mata air dijaga dengan ditanami bambu di sekitarnya.

"Dengan ditanami bambu ini, mata air tidak akan mati. Ini adalah suatu peraturan di nagari kami," pungkasnya.(Dicko)

0 komentar:

Posting Komentar