Polling Pilkada Sumbar 2020

Selasa, 14 Juli 2020

Lanjutan Sidang Lahan PT Hutahaean di PN Rohul, PH Penggugat Serahkan Bukti Surat KUD Setia Baru Tidak Terdata

ROKAN HULU(SP) - Pengadilan Negeri (PN) Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, kembali melanjutkan sidang gugatan perdata lahan 57, 42 Hektar Selasa, (14/7/2020) yang berada di Afdeling 8 PT Hutahaean Dalu-dalu.

Sidang Perdata ini penggugat H.Syafi'i Lubis warga Desa Tingkok tergugat  PT Hutahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai, didampingi kuasa hukum masing-masing, dengan agenda tambahan bukti surat dari Penggugat setelah sidang sebelumnya.

Pada Sidang itu tetap menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 meski sudah new normal. Sidang dipimpin Majelis Hakim Ketua Lusiana Ampieng SH MH juga Wakil Ketua PN Pasirpengaraian didampingi Hakim Anggota Adhika Budi Prasetyo, SH, M.BA, MH, Adil Martogo Franki Simarmata, SH dan Penitera.

Hadir Penasehat Hukum dari PT Hutahaean Reta Manulang dan rekan sedangkan Penasehat Penggugat Efesus DM Sinaga, SH dan Ramses Hutagaol, SH, MH.

Dalam sidang tambahan bukti surat dari Penasehat Hukum (PH) Penggugat menyerahkan bukti tambahan surat tidak terdaftarnya KUD Setia Baru di Kementerian Koperasi UKM RI baik di Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu.

"Kita hari ini menyerahkan bukti tambahan surat, KUD Setia Baru tidak terdaftar di Kementerian Koperasi UKM RI baik di Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan," kata PH pengggugat yang akrab disapa Efesus Sinaga didampingi Ramses Hutagaol. Dan menjelaskan pada sidang sebelumnya sudah menyerahkan bukti-bukti lain bahwa lahan itu milik dari klaien mereka.

Selain itu lanjat Efesus Sinaga, sesuai di sidang PS sebelummya klien dan saksi meraka sudah menunjukkan didepan yang mulia hakim, dimana posisi lahan yang selama ini sudah dikuasai oleh PT Hutahaean Dalu-dalu, sambil berjalan pengukuran saat itu ada di blok, N 12, N 13, O 12, O13 dan O 11.lokasi lahan tersebut yang berada di areal Afdeling 8 perkebunan kelapa sawit Owner Harangan Wilmar Hutahaean tersebut.

"Dan sejak tahun 2002 yang sudah produksi kurang lebih 18 Tahun, tergugat PT Hutahaean red. Tidak ada pernah memberikan hak dari klaien kami. Sehingga dari bukti surat tambahan ini tidak terdatanya KUD Setia Baru, ini sudah jelas PT Hutahaean Ingkar Janji kepada klien kami," jelasnya.

Dalam Wawancara wartawan Efesus Sinaga dan Ramses Hutagaul berharap yang Majelis Hakim setelah perjalanan sidang gugatan perdata telah dilaksanakan serta bukti,-bukti yang sudah di serahkan dapat pertimbangan dalam keadilan hukum, meski sidang ini masih terus berlanjut.

Sementara dari sidang sebelumnya, jawaban pembuktian bukti penggugat dari tergugat sudah dibacakan Reta Manulang dengan menguraikan dari awal kerjasama PT Hutahaean dengan KUD Setia Baru Tambusai yang akte notaris H.Ahamad Yunus, SH, pada perjanjian awal dengan luas 2.830 hektar, saat itu Rohul masih Kabupaten Kampar.

"Kami dari tergugat sudah membantah semua bukti dari penggugat, sesuai bukti dari PT Hutahaean. PT Hutahaean bekerja sama dengan KUD Setia Baru. Namun kita tetap mengikuti sidang ini sampai putusan dari yang mulia majelis hakim," pungkas Reta Manulang.(fah)

0 komentar:

Posting Komentar