Polling Pilkada Sumbar 2020

Sabtu, 08 Agustus 2020

DPO Pelaku Pencurian dan Pemberatan di Rohul Setahun Lalu Berhasil Ditangkap

ROKAN HULU(SP) -  Pelaku Tindak Pidana Pencurian dan Pemberatan (Curat), di Wilayah Kabupaten Rokan Hulu yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil ditangkap Polisi, setelah setahun pulang dari tempat pelarian nya.

Pelaku yang ditangkap bernisial SM saat berada di Simpang pendopo SKPA Kecamatan Rambah Samo, dasar laporan Polisi 1 Nomor : LP/23/VIII/2019/Riau/Res Rohul/Sek Rambah Samo, tgl 21 Agustus 2019. 2. Nomor : DPO/40/IX/2019/Reskrim.

Kapoles Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli kepada wartawan, kasus Curat ini berawal pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2019  sekira pukul 02.30 Wib, setahun lalu.

Korban NARYONO Als Pak NAR sedang berada dirumah bersama dengan istrinya An.NAFI'AH dan cucunya An.Dono Susilo dan pada pukul 02.30 wib spontan Sdri An.NAFI'AH terbangun dari tidur mereka setelah mendengar suara orang yang sedang berisik berjalan dan mendengar orang yang sedang menekuk minuman.

Begitu mendengar suara tersebut, selanjutnya Sdri An.NAFI'AH pun terbangun dan memanggil cucunya Dodon, akan tetapi panggilan tersebut tidak dijawab, sehingga Sdri  An.NAFI'AH pun penasaran dan bangun untuk bergegas keluar dari dalam kamarnya dengan tujuan untuk melihat keruangan tengah. 

Selanjutnya sewaktu Sdri An.NAFI'AH keluar dari dalam kamar setelah diruangan rumah bagian tengah dengan situasi cahaya remang-remang ada diterangi dengan pantulan cahaya dari luar teras rumah, spontan Sdri An.NAFI'AH langsung dipukul oleh salah seorang yang tidak dikenal hingga Sdri An.NAFI'AH mengalami luka memar pada bagian pinggang dan hingga jatuh ada pada posisi telungkup, atas kejadian tersebut selanjutnya korban Sdri An.NAFI'AH menjerit dan meminta tolong dan memanggil suaminya, mendengar suara tersebut selanjutnya saudara NARYONO Als Pak NAR pun bangun dari tempat tidur dan kemudian mencoba mendekati sumber suara istrinya yang meminta tolong dan menjerit "ada maling pak" ...Don...

Lalu Sdr NARYONO Als Pak NAR keluar dari kamar,oleh pelaku kembali melakukan pemukulan kepada Sdr NARYONO Als Pak NAR setelah berada diruangan tengah, pemukulan yang dilakukan pelaku terhadap korban saat itu mengakibatkan wajah Sdr NARYONO Als Pak NAR terdapat luka memar, namun Sdr NARYONO Als Pak NAR tidak tinggal diam sewaktu dipukul oleh pelaku, justru korban melakukan upaya perlawanan terhadap pelaku walapun saat itu korban ada pada posisi tersungkur di lantai rumah,

Dan ternyata aksi perlakuan pelaku takut diketahui dan atau didengar oleh orang atau tetangga, selanjutnya salah satu teman pelaku juga sudah memasuki kamar tempat tidur Dodo Susilo dan mencoba untuk membuka lemari yang ada didalam kamar Dodo Susilo selaku cucu korban, takut diketahu korban. 

Kemudian salah satu pelaku yang masuk kekamar Sdr Dodo Susilo juga melakukan pemukukan terhadap Sdr Dido Susilo pada saat posisi sedang tidur dan mengakibatkan Sdr Dodo Susilo mengalami luka memar pada bagian wajahNya, 

Akan tetapi pelaku saat itu berhasil melarikan diri setelah mengetahui temanNya pelaku ada lari keluar dari dalam rumah dan adanya upaya perlawanan Sdr NARYONO Als Pak NAR dan suara korban meminta tolong sehingga para pelaku pun lari dan keluar dari dalam rumah dan salah seorang teman pelaku yang masuk kekamar Sdr Dodo Susilo ada barang milik pelaku yang tertinggal berupa satu buah tutup kepala Sebo dan pelaku spontan lari dari dalam kamar dan membawa satu helai Seprai yang digunakan sebagai penutu wajah sewaktu keluar itu.

Dan selanjutnya setelah pelaku lari dan keluar dari rumah, oleh saudara NARYONO Als Pak NAR memberitahukan atas kejadian tersebut kepada anak dan keluarganya dan kemudian dilakukan pengecekan pada barang dan lemari, bahwa pelaku ternyata sebelum diketahui korban sudah terlebih dahulu masuk kekamar korban dan mengambil uang dalam Tas sejumlah Rp 30.000.(tiga puluh ribu rupiah), korban pun langsung melapor di Polisi saat itu.

Atas laporan itu, pada hari jumat tanggal 23 Agustus 2019 sekira pukul 16.00 wib Team Opsnal Polres Rohul mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu pelaku yang diduga pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Blok D Desa rambah Utama Kecamatan Rambah Samo dan sekira pukul 17.00 wib team Opsnal memastikan informasi pelaku yang mengakui bernisial SM ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya bersama temannya 

"Terhadap SM. Kemudian setelah di introgasi tersangka mengaku melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut menggunakan motor HONDA REVO FIT dengan nopol BM 3687 MI milik tersangka dan bersama bersama 2 rekan lain nya yaitu sdr. TDH dan sdr. SP (DPO)," jelas Paur Humas Polres Rohul kepada Wartawan (9/8/2020). 

Kemudian tim opsnal melakukan pengembangan dan mengamankan seorang tersangka lain yang mengaku bernama TDH dan tersangka mengaku bahwa benar dia ikut dalam melakukan pencurian dengan kekerasan bersama sdr. SM dan sdr. SP kemudian tim opsnal melakukan pengembangan  kembali untuk mengamankan sdr. SP (DPO) namun yangbersangkutan tidak di ketahui keberadaannya.

Kemudian pada hari Jumat tgl 07 Agustus 2020 sekira pukul 19.00 wib rim opsnal mendapat informasi bahwa dpo TP berdasarkan LP di atas a.n. IR saat ini sedang berada di skpa Kec. Rambah Samo Kab. Rokan Hulu kemudian tim opsnal langsung bergerak menuju skpa dan sekita pukul 21.00 wib tim opsnal berhasil mengamankan yang mengaku bernama IR.

"Dari pengakuan bahwa benar sdr. IR melakukan perbuatan tersebut bersama sdr. SM dan sdr. TDH Als TOMI dan selama ini sdr. IR melarikan diri ke dumai karna tahu bahwa sdr. SM dan sdr. TDH Als TOMI telah tertangkap setahun yang lalu. Kini tersangka sudah diamankan di Polres Rokan Hulu guna dilakukan Penyidikan Lebih lanjut," pungkasnya. Dan menjelaskan Barang Bukti, telah di amankan dalam perkara sebelumnya pada saat penahanan sdr. SULAIMAN Als IMAN, Dkk, 1 unit SPM. HONDA REVO FIT warna Hijau hitam dan 1 buah sebo warna biru hitam.(Humas Polres Rohul/ SHI Group).

0 komentar:

Posting Komentar