Polling Pilkada Sumbar 2020

Senin, 17 Agustus 2020

Ketua FKDT Prov. Riau Adakan Silaturrahmi dan Sampaikan Program Kerja Di FKDT Siak

Bangkinang kota  ( sp) – Ketua Umum DPW FKDT Provinsi Riau Muhklis SPdI, didampingi Sekretaris Arwin Saidi dan pengurus lainnya adakan silaturrahmi sekaligus menyampaikan Program kerja DPW FKDT Tahun 2021 ke DPC FKDT Kabupaten Siak, hari senin (17/08/2020). Kedatangan orang nomor satu di FKDT Riau ini disambut langsung oleh Ketua DPC FKDT Kab. Siak yang Diwakili oleh Sekretaris DPC FKDT Siak EDI SUHEDI.

Dalam kesempatan tersebut ada 5 hal yang disampaikan oleh Ketua FKDT Riau, pertama, Berdasarkan hasil pertemuan Gubernur tentang KBM masih tetap During dan Tugas dirumah,namun kebijakan sepenuhnya pada Kepala Lembaga MDTA.

Kedua, MDTA Yang bernaung di bawah organisasi FKDT agar kiranya aktif diberbagai kegiatan FKDT, Baik ditingkat DPC maupun di DPAC. Ketiga, Program Prioritas DPW FKDT Provinsi Riau Selaras dengan DPP FKDT Yaitu kegiatan  PORSADIN  yang diselenggarakan dua tahun sekali. Dan  InsyaAllah sebagai Tuan Rumah tingkat Provinsi Riau untuk tahun 2021 adalah Kabupaten Siak, namun tetap melihat Condisi terkini Pandemi Covid 19. Alhamdulillah respon Bupati Siak sampai Gubernur mendukung penuh kegiatan tersebut, jika covid ini berakhir.

Keempat, Ketua DPW FKDT Mensosialisasikan tentang Data Madin FKDT Yang bisa di akses melalui www.madin-fkdt.id ,untuk kelengkapan Administrasi Baik lembaga maupun Guru diniyah,karena data tersebut langsung terhubung ke Database MADIN FKDT PUSAT. Hal ini berimbas kepada bantuan dan hal lain yang menyangkut tentang keadministrasian ditingkat pusat.

Informasi sampai saat ini data MADIN SELURUH RIAU baru masuk 1700 MADIN Dari 3 Ribuan. Kemdudian yang kelima, DPW FKDT Provinsi Riau Sedang mengupayakan Bantuan untuk Lembaga lembaga Diniyah yang ada di Provinsi Riau dan Sedang diperjuangkan, tegas Mukhlis.

Sementara itu Sekretaris DPC FKDT Siak Edi Suhedi dalam laporannya menyampaikan, bahwasanya a. Laporan Keadaan MADIN berjumlah 295, Guru sebanyak 1517 dan Santri sebanyak 24.000.

Perkembangan Proses Belajar mengajar yang masih during dan tugas dirumah, Yang masih terkesan kurang maksimal dan tidak begitu efektif. Kemudian Banyaknya keluhan dari Lembaga lembaga MDTA yang masih berharap bantuan untuk lembaga maupun Guru MDTA dampak dari COVID 19. Karena sampai saat ini belum menyentuh langsung ke MDTA, pungkas Edi Suhedi. (ontuo daus)

0 komentar:

Posting Komentar