Polling Pilkada Sumbar 2020

Kamis, 06 Agustus 2020

Tim Opsnal Polres Rokan Hulu Tangkap 4 Orang Tindak Pidana Curanmor

Pelaku dan barang bukti

ROKANHULU(SP) -
Polres Rokan Hulu melalui jajarannya Tim Opsnal lagi mengamankan terduga Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang berjumlah empat (4) orang tepatnya di Desa Ngaso. Kecamatan Ujungbatu, Kecamatan Ujungbatu, Rabu (05/08/2020) sekira Pukul 17.00.Wib.
 
Kasus ini berawal dari laporan salah satu warga masyarakat Efrianto, 18 tahun, Laki-Laki, pelajar/mahasiswa, alamat Afdeling 2A PTPN V di Kecamatan 
Ujungbatu, yang kehilangan sepeda motornya pada Hari Selasa tanggal 23 Juni 2020 sekira pukul 12.30 Wib di saat Pelapor bekerja dengan sdri. Erima di lahan perkebunan PTPN V Sei Rokan.
 
Sesampainya di lahan yang akan di kerjakan korban parkirkan Sepeda Motornya di pinggir jalan lintas tidak berselang beberapa lama datanglah dua orang laki-laki yang tidak di kenal menghampiri sepeda motornya dan langsung menghidup kan sepeda motor serta membawa kabur.

"Sempat korban mengejarnya sambil berteriak Maling-Maling namun usaha korban tersebut gagal. Atas kejadian pencurian sepeda motor tersebut maka pelapor mengalami kerugian lebih kurang Rp.13.000.000.(Tiga belas juta rupiah), korban pun langsung melaporkan kasus itu ke Polres Rohul," kata Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, SIK melaliui Paur Humas Ipda Feri Fadli, SH Kamis, (7/8) kepada wartawan.
 
Atas laporan tersebut Polres Rokan Hulu melalui Tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku curanmor sedang berada di wilayah Kecamatan Ujungbatu.

Kemudian sekira Pukul 17.00 Wib Tim Opsnal mengamankan seorang pria di rumahnya Jln. Ngaso  Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu yang mengaku berinisial SM.
 
Selanjutnya, dari hasil interogasi, SM akuinya melakukan pencurian tersebut bersama rekannya EA, Tim opsnal langsung menuju kediaman EA dan langsung mengamankan EA sehingga hasil introgasi terhadap EA diketahui bahwa benar mereka berdua yang melakukan pencurian sepeda motor tersebut.
 
Selanjutnya sepeda motor tersebut mereka serahkan kepada SP untuk di gerinda No Rangka dan No Mesinnya, mendapat keterangan dari dua tersangka Tim Opsnal langsung mengamankan  SP dan dari hasil introgasi bahwa benar SP menerima motor tersebt dari SM dan EA.
 
Setelah semua selesai di gerindra oleh SP, SM langsung menjual sepeda motor tersebut seharga Rp. 2.200.000 (dua juta dua ratus ribu rupiah) serta membagi uang tersebut dengan SM, EA dan SP.
 
"Dari hasil pengembangan di ketahui kalau SM juga pernah melakukan tindak pidana pencurian lainnya bersama AF sehingga di lakukan juga penangkapan terhadap AF," jelas Paur Humas Polres Rohul.

Lanjut Ipda Feri, dari pengakuan, saat melakukan dugaan tindak pidana tersebut SM menggunakan SPM Yamaha Vega R warna hitam yang di curinya dari Kota Padang Provinsi Sumatera Barat
 
Dari para pelaku yang sudah di amankan terdapat barang bukti 1 unit sepeda motor Honda revo No rangka :MH1JBC222BK595151
No mesin : JBC2E-1582907 (SPM yang digunakan melakukan pencurian, 1 unit sepeda motor mio No rangka : MH3SEE410KJ110325 
No mesin : E3R2E-2655543, 1 buah mesin gerinda, 2  helai celana, 1 helai baju dan 1 buah Kunci Yamaha Mio.
 
"Sampai saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk pengembangan TKP lain dan BB yang belum  ditemukan. Kini tersangka dan barang bukti sudah di amankan di Polres Rokan Hulu guna proses lebih lanjut," pungkasnya. (Sumber Humas Polres Rohul/SHI Group)

0 komentar:

Posting Komentar