Polling Pilkada Sumbar 2020

Senin, 04 Januari 2021

Pos Ninatie Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY Gelar Patroli Simpatik


Papua ( SP ) - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY dari Pos Ninati menggelar patroli simpatik untuk menjaga keamanan di daerah perbatasan di wilayah Kampung Ninatie,  Distrik Waropko.


Demikian disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Asiki Kab. Boven Digoel, Papua, Sabtu (3/01/2021)


Dansatgas mengatakan, tugas pokok dari satgas Pamtas RI-PNG salah satunya adalah menjaga keamanan wilayah perbatasan Negara RI-PNG dari pelintas batas yaitu orang berkewarga negaraan lain masuk ke Indonesia secara ilegal begitu pula  sebaliknya. 


"Untuk itu saya perintahkan kepada para Danpos apabila pos tersebut berdekatan secara langsung dengan batas negara dengan negara lain setiap saat melaksanakan patroli di wilayahnya", tuturnya.


Dansatgas  mengatakan, patroli simpatik dilakukan disamping memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga juga mempunyai tujuan agar warga sekitar perbatasan bersimpatik kepada petugas negara dalam hal ini Satgas apabila ada hal-hal yang menonjol di perbatasan bisa segera melaporkan ke pada Satgas dalam pelaksanaan kegiatan patroli simpati ini tidak hanya terfokus hanya kepada patroli saja akan tetapi kami juga memberikan bantuan sembako dan 

menolong warga apabila di tengah perjalan menemukan warga yang kesulitan akan kami bantu sehingga diharapkan warga dengan Satgas dapat bersinergi dan terjalin hubungan yang erat. 


Dansatgas menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan Patroli simpatik ini untuk membangkitkan rasa simpati warga kepada Satgas apabila terjadi tindakan ilegal dan gangguan keamanan sesegera mungkin dengan cepat melaporkan kepada petugas dalam hal ini adalah Satgas karena Satgas merupakan petugas yang langsung bersentuhan dengan warga di perbatasan adapun kemungkinan tindakan ilegal misalnya pelintas batas dan penyelundupan narkoba serta penyerobotan batas wilayah negara yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 


"Kami harapkan warga dengan cepat melaporkan ke Satgas" pungkas  Dansatgas. Dispenad

0 komentar:

Posting Komentar