Polling Pilkada Sumbar 2020

Selasa, 05 Januari 2021

SMP 1 Bangkinang Heboh, Oknum Wali Kelas Lakukan Pungli

Bangkinang (SP)- Salah Seorang Oknum Walikelas di SMP 1 Bangkinang  saat pemberian rapor semester ganjil beberapa waktu lalu meminta uang lelah dan uang pencetakan rapor yang sontak membuat heboh wali siswa yang ada di kelas tersebut. Dan mereka menganggap apa yang dilakukan oknum tersebut merupakan pungli (pungutan liar).

Seperti yang kita ketahui bersama untuk penyelenggaraan pendidikan apalagi disekolah negeri semua sudah dianggarkan dari Dana BOS dan APBD serta APBN.

Tak Puas dengan pemberitahuan wali kelas melalui WA grup kelas, salah seorang wali siswa menyampaikan curhatan hatinya melalui WA ke sumatrapos.co.id.

Diawal pembicaraannya wali  siswa yang tak mau disebutkan namanya ini memperkenalkan diri dan menyampaikan keluhannya ke sumatrapos.co.id

" Selamat malam pak, Perkenalkan saya adalah wali dari salah satu murid smp 1 bangkinang kota, Ini adalah bentuk pungli kecil2an yg dilakukan oleh oknum salah satu wali kelas smp kita " katanya

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekecil apapun bentuk iuran tentunya namanya pungli. Ia meminta agar perbuatan tersebut tidak terulang lagi, sumatrapos agar dapat menelusuri masalah tersebut.

" Bahwasanya sekecil apapun iyuran, walikelas ataupun guru bahkan kepsek tidak boleh minta uang ke siswa kecuali atas keputusan komite sekolah atau komite lokal. Biar kejadian seperti ini tdk terulang lagi sebaiknya sebagai wartawan bapak posting di group walimurid smp kita" lanjutnya.

Mendapat informasi tersebut sumatrapos mencoba menghubungi kepala SMP 1 Bangkinang Kota namun sayangnya tidak diangkat namun berusaha menghubungi melalui whatshap.


Kepala SMP 1 Bangkinang Hj.masniar.S.Pd sangat menyayangkan oknum wali kelas tersebut dan berharap kedepannya tidak ada lagi pungli dalam bentuk apapun di SMP 1 Bangkinang Kota.

" Kejadian seperti di atas semoga tidak terjadi lagi, dengan alasan apapun guru ataupun wali kelas tidak boleh memintak pungutan kepada murid ataupun wali murid, kita ada ada komite.. sampaikan apapun keluhan guru pada komite, baik itu komite sekolah ataupun komite lokal, memungut dengan alasan seperti diatas sangat disayangkan... Kalau untuk uang lelah ssya rasa guru sudah dibayar oleh negara" katanya.

Selain menjawab Whatshapp sumatra pos, Kepala SMP 1 Bangkinang juga menyampaikan permintaan maaf atas perilaku oknum walikelas tersebut melalui WA grup kelas dan ia mengaku bahwa yang bersangkutan telah di panggil dan mengembalikan uang sumbangan tersebut kepada orangtua siswa.

" Sehubungan gengan informasi yg Bpak/Ibuk terima terkait hal diatas, saya Kepala Sekolah SMPN 1 Bangkinang Kota atas nama sekolah mohon maaf yang sebesar- besarnya atas ketidaknyamanan tersebut. Perlu saya sampaikan kpd bapak/ibuk bahwa yang bersangkutan sudah saya panggil untuk diklrarifikasi dengan perjanjian akan mengembalikan semua sumbangan yang sudah bpk/ibuk berikan pada saat penerimaan rapor tgl 19 desember yang lalu. Hal ini sangat mengejutkan saya karna tidak pernah ada izin bagi wali kelas utk memungut sumbangan. Sekali lagi saya mohon maaf dan mari kita bersama2 menjaga nama baik sekolah kita ini dengan tidak menyebarluaskan berita ini karna walaupun hanya 1 orang yang berbuat namun beritanya sangat besar" ungkapnya.

Melihat tindakan oknum walikelas tersebut, perlu kembali adanya pengawasan dan ketegasan baik dari kepala sekolah maupun dinas pendidikan Kabupaten Kampar  agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.(ountuo daus)

0 komentar:

Posting Komentar