Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Hentikan Penyebaran Virus Corono

Bupati Kampar Minta Pantuhi Aturan Pemerintah..

Antisipasi Pandemi Corona

Bupati Rohul Kumpulkan OPD untuk penanganan Corona di Rohul

Wali Kota Pekanbaru Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Penanganan Covid-19, Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp80 Miliar

Sebanyak Rp80 miliar anggaran disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk percepatan penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau.

Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasii

Terkait maraknya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang mendunia itu, Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai penanganan penyebaran Covid-19 di daerah itu..

Selasa, 31 Maret 2020

Karya Nyata IPK Rohul Bantu Pemerintah Putuskan Mata Rantai Pandemi Corona Simprot Disinfectan

Foto Puluhan Pengurus DPD Ikatan Pemuda Karya Kabupaten Rokan Hulu dan Satgas Inti Mahasakti, Kedes Azmi Jumairi dan Bhabinkabtibmas Polsek Rambah Bripka JM Sinaga giat bersama memutus mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 di wilayah Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Rabu, (1/4/2020) simprot disinfectan.
ROKAN HULU(SP) -  Puluhan Pengurus DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Rokan Hulu dan Satgas Inti Mahasakti, Kedes Azmi Jumairi dan Bhabinkabtibmas Polsek Rambah Bripka JM Sinaga giat bersama memutus mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 di wilayah Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Rabu, (1/4/2020).

Pada kegiatan pemutusan mata rantai penularan Corona Virus Desease tersebut dengan melakukan penyimprotan cairan Disinfectan tempat umum, kantor Pemerintah dan rumah warga yang ada di wilayah Desa Koto Tinggi yang berada kantor Sekertariat DPD IPK Rokan Hulu.

"Ya hari ini kita dari Ikatan Pemuda Karya Rokan Hulu melakukan karya nyata membantu Pemerintah untuk memutuskan mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 dengan melakukan penyimprotan disinfectan di wilayah Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, sebelumnya juga diwilayah Tambusai dan Tambusai Utara," kata Ketua DPD IPK Rohul Kabul Hamonangan Situmorang melalui Sekeretaris Ramses Hutagaol, SH, MH didampingi Wakil Ketua Ade Irwan Hudayana, Faisal Purba, Kasatgas Sunggul Sinaga dan Lisman G.

Lanjutnya kegiatan penyemprotan disinfektan dengan titik lokasi Pasar Senin  Km 2, Rumah warga, kemudian lke tempat ibadah, Lapas Kelas II B Pasirpengaraian, Sekolah Yayasan, Kantor Pengadilan Agama di Desa Koto Tinggi," kata Ramse Hutagaol.

Sekeretaris DPD IPK Kabupaten Rokan Hulu manyampaikan Himbaun kepada masyarakat untuk bisa terus bersama-sama mempedomani apa arahan dan aturan yang disampaikan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka wabah pandemi Corona Virus Desease atau Covid-19 ini.

Saat ini tambahnya, pada wabah Corona Virus ini, memang sudah sangat prihatin sekali, meski di Rokan Hulu belum ada yang sudah positif. Yang ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih belum diketahui hasilnya lagi dan ada Orang Dalam Pengawasan (ODP) seribu orang lebih sesua data Tim Gugus Pemkab Rohul.

"Namun harapan kita wabah virus yang sudah menjadi perhatian serius dunia dan Pemerintah Indonesia ini hilang dari Indonesia khususnya di Wilayah Rokan Hulu selamanya tidak ada yang terjangkit," ucapnya.

"Mari terus kita dengarkan dan ikuti aturan pemerintah, tidak keluar rumah bila tidak penting, jaga jarak sama sesama bila jumpa, bersihkan lingkungan, cuci tangan setela memegang sesuatu, jangan buat acara ramai dengan mengundang orang, Pelantikan Pengurus DPD IPK Rohul saja kita tunda menunggu aturan dari Pemerintah karen pandemi Virus Covid-19 ini," pungkasnya. (Fah).



Polsek Siak Hulu Amankan Pelaku Penggelapan Mobil

SIAK HULU(SP) - Unit Reskrim Polsek Siak Hulu berhasil mengamankan seorang pelaku penggelapan mobil Daihatsu Xenia pada Senin malam (30/3/2020) di sebuah Kafe diwilayah Siak Hulu.

Tersangka kasus penggelapan yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah MU alias NW (35) warga Jalan Ketapang Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Tersangka NW ditangkap atas laporan korbannya sdr. Dodi Novianto HS warga Pandau Jaya Siak Hulu, karena NW telah menggelapkan mobil Daihatsu Xenia miliknya yang dirental oleh pelaku sejak 15 Januari 2020.

Peristiwa ini berawal pada Selasa (15/1/2020) sekira pukul 19.00 wib, saat itu korban (Dodi Novianto) sedang berada dirumahnya di Perumahan Gading Marpoyan Desa Pandau Jaya Siak Hulu, ketika itu korban ditelepon oleh NW yang menyampaikan keinginannya untuk merental mobil Daihatsu Xenia milik korban dengan pembayaran perbulan.

Pelaku beralasan mobil tersebut akan digunakan untuk kegiatan sehari-harinya, setelah korban menyetujui untuk merentalkan mobilnya, tidak berapa lama NW datang kerumah korban dan bertemu langsung dengannya.

Selanjutnya korban menyerahkan kunci kontak serta mobil miliknya kepada pelaku, namun selama mobil tersebut dirental oleh pelaku, korban tidak pernah melihat mobil tersebut digunakan oleh pelaku.

Setelah terjadi macet pembayaran atas rental mobil tersebut, kemudian korban meminta mobil miliknya dikembalikan, namun pelaku menolak dengan berbagai alasan.

Setelah didesak akhirnya pelaku mengatakan kepada korban bahwa mobil tersebut telah digadaikannya, atas kejadian ini korban merasa dirugikan dan melaporkannya ke Polsek Siak Hulu pada tanggal (18/3/2020) untuk pengusutannya.

Atas laporan tersebut Kapolsek Siak Hulu perintahkan Tim Opsnal Polsek untuk melakukan penyelidikan, selanjutnya pada Senin malam (30/3/2020) sekira pukul 21.00 wib Tim Opsnal Polsek  Siak Hulu mendapat informasi keberadaan tersangka NW dan memancingnya untuk bertemu disebuah Kafe.

Setelah tersangka NW datang langsung diamankan oleh petugas dan membawanya ke Polsek Siak Hulu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain SE saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Zulkarnain bahwa tersangka telah diamankan di Polsek Siak Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(SP)

Polsek Kampar Kiri Kembali Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Desa Kuntu Darussalam

KAMPAR KIRI(SP) - Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri kembali menangkap seorang pengedar narkoba jenis shabu, di Wilayah Desa Kuntu Darussalam pada Selasa sore (31/3/2020).

Pelaku narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah IA alias ID (37) warga Sei Sontan Desa Kuntu Darussalam Kabupaten Kampar.

Dari pelaku ditemukan barang bukti 1 bungkus kotak rokok Merk Luffman berisi 2 paket kecil narkotika jenis shabu dan sepotong kaca pyrex, turut duamankan 1 unit Hp Nokia type 105 warna merah yang digunakan pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (31/3/2020) sekira pukul 14.50 wib, saat itu Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, M.Si mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di wilayah Sei. Sontan Desa Kuntu Darussalam.

Menindaklanjuti informasi tersebut Kapolsek perintahkan Panit I Reskrim Iptu Ferry M. Fadillah, SH beserta Tim Opsnal Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Sekira pukul 15.15 wib Tim melihat seorang pria yang dicurigai keluar dari kebun kelapa sawit dan melewati Jalan Desa Kuntu Darussalam, kemudian anggota mendekati orang tersebut namun yang bersangkutan berusaha melarikan diri sambil membuang sebuah kotak rokok.

Selanjutnya Tim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankannya, kemudian tersangka disuruh memungut benda yang baru dibuangnya dan langsung membukanya.

Setelah dibuka ditemukan dalam kotak rokok tersebut 2 paket kecil shabu dan sepotong kaca pyrex, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Kampar Kiri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, M.Si saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(rc)

Rabu, Tim Misharti Peduli Lakukan Penyemprotan Desinfektan di 32 Mesjid/Mushalla

Pekanbaru(SP)- Jika tak ada aral melintang Tim Anggota DPD RI asal Riau Dr Misharti,M.Si menggelar Bakti Sosial dengan melakukan penyemprotan Desinfektan di 32 Mesjid/Mushalla yang ada di Kota Pekanbaru, Rabu (1/4/2020)

Misharti ketika dikonfirmasi media ini mengatakan Kegiatan tersebut merupakan program Tim Misharti peduli sebagai bentuk kepedulian kerumah ibadah mesjid dan mushallah sebagai tempat ibadah  dan salah satu tempat berkumpulnya umat muslim tentunya harus sehingga nantinya jika kondisi sudah kondusif mesjid dan mushallah sudah siap utk di pakai .

" Melihat begitu banyaknya aspirasi pengurus mesjid/ mushalla yang mengharapkan mesjid dan mushallahnya di semprot maka tentu kami membuat kegiatan ini sehingga nantinya para jamaah tidak lagi khawatir untuk melakukan ibadah di Mesjid dan Mushalla yang telah dilakukan penyemprotan Desinfektan tersebut" katanya

Lebih lanjut putri bungsu almarhumah Maimunah ini mengatakan teknis penentuan mesjid dan mushalla yang akan dilakukan penyemprotan tersebut bahwa ia bersama timnya menyebarkan list bagi yang ingin mesjid dan mushalla nya yang akan disemprot alhasil 32 Mesjid yang tersebar di Kota Pekanbaru menginginkannya.

"Alhamdulillah dengan disebarnya list hari ini cukup luar biasa para pengurus mesjid dan mushalla cukup antusias mengisi list tersebut dan hasilnya 32 Mesjid/Mushalla di kota Pekanbaru yang akan disemprot desinfektan dan diperkirakan memakan waktu 2- 3 hari serta diawali dari Mesjid Paripurna yang berada di Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki" lanjut Senator berslogan si Jilbab ungu ini.

Dengan menggelar penyemprotan Desinfektan ke Mesjid dan Mushalla tersebut Misharti berharap agar dengan kegiatan tersebut dapat memutus rantai penyebaran Virus yang menjadi momok masyarakat saat ini sehingga tidak adalagi yang menjadi korban dari virus tersebut dan kepada Masyarakat Ia menghimbau agar peduli terhadap kesehatan dan selalu mengikuti arahan pemerintah untuk tetap dirumah.

" Semoga dengan kegiatan ini dapat menekan penyebaran virus  corona tersebut sehingga masyarakat tetap sehat dan ekonomi kita kembali menggeliat dan saya ingatkan kepada masyarakat agar peduli terhadap kesehatan dengan tetap dirumah dan menggunakan masker bagi yang sakut serta selalu mencuci tangan dengan sabun" harap Misharti.(rc)



PROBLEMATIKA DAN SOLUSI PROSES BELAJAR MENGAJAR ONLINE DI ROKAN HULU

OPINI-----------------
Pendemi corona (Covid19) yang melanda Indonesia sudah berlangsung satu bulan belakangan, tepatnya tanggal 2 Maret 2020 saat pemerintah mengumumkan kasus corona pertama.

Sampai saat ini (31 Maret 2020) telah 1.414 orang di Indonesia terpapar virus corona. Virus ini juga telah menyerang 31 provinsi yang ada di Indonesia (detiknews). Untuk Provinsi Riau diketahui terdapat dua kasus, dan satu diantaranya sudah dinyatakan negatif.

Sementara untuk Kabupaten Rokan Hulu sampai saat ini belum ada dan kita berharap tidak pernah ada kasus positif corona. Akan tetapi orang dengan status ODP sudah mencapai 1.280 orang (hebatriau.com)

Dampak dari virus Corona ini menyerang hampir seluruh sendi kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Seruan social distancing dan physical distancing dari pemerintah telah dilakukan untuk menekan perkembangan virus corona.

Pembelajaran yang biasanya dilakukan secara klasikal (di kelas) harus dilakukan secara daring atau online. Proses belajar mengajar saat ini dilakukan melalui berbagai media sosial atau dengan menggunakan aplikasi tertentu.

Pergeseran cara belajar dari klasikal ke online menimbulkan beberapa hambatan. Hambatan utama yang dirasakan adalah:
Jaringan internet yang tidak merata kekuatannya Beberapa kecamatan di Rokan Hulu belum memiliki akses internet yang bagus.

Apalagi berbicara untuk tingkat desa, masih banyak desa yang belum memiliki akses internet yang bagus. Sementara banyak peserta didik yang tinggal di desa dengan jaringan internet yang lambat bahkan tidak ada. Jaringan yang lelet ini membuat beberapa aplikasi tidak bisa digunakan dengan maksimal.

Biaya pulsa (kuota) internet yang tentu bertambah Dengan menggunakan media online tentu saja biaya internet meningkat, baik untuk para guru/dosen ataupun siswa/mahasiswa.

Pengalaman saya biasanya paket 20 GB untuk satu bulan sekarang hanya bertahan untuk dua minggu saja. Ditambah dengan kondisi ekonomi yang tidak semakin baik, tentu saja beban pulsa internet ini juga menjadi hambatan dalam optimalisasi pembelajaran online.
Kemampuan dalam menggunakan aplikasi mengajar online

Pergantian metode dari konvensional atau klasikal ke online tentu membutuhkan upaya guru/dosen untuk belajar lagi, terutama dalam penggunaan aplikasi tertentu.

Dosen atau guru yang sudah terbiasa dengan blended learning tentu tidak terlalu gamang ketika beralih ke e-learning. Akan tetapi bagi yang belum melakukan blended learning dan langsung ke e-learning tentu saja menjadi permasalahan tersendiri.

Pengawasan pelaksanaan pembelajaran masih lemah
Permasalahan selanjutnya adalah pengawasan kegiatan pembelajaran tersebut.

Pembelajaran secara online lebih menekankan pada transfer ilmu pengetahuan, sementara esensi pendidikan tidak hanya itu. Pendidikan harus membentuk pribadi yang lebih baik dari peserta didik.

Ditambahkan dengan fenomena bahwa pembelajaran tatap muka di kelas terkadang belum optimal membentuk kepribadian peserta didik, tentu saja pembelajaran online akan semakin sulit untuk mewujudkan kepribadian yang baik tersebut.

Melihat beberapa problematika tersebut perlu dicarikan solusi agar pembelajaran online yang dilakukan bisa lebih optimal.
Beberapa solusi tersebut diantaranya,

Satu; Menjamin kemudahan akses internet. Pemerintah harus dapat menjamin kemudahan akses internet melalui kerja sama dengan pihak terkait agar semakin banyak daerah memiliki jaringan internet yang kuat. Kemudahan ini juga dapat dilakukan dengan membantu mahasiswa/siswa tidak mampu dalam bentuk bantuan pulsa.

Kedua; Penggunaan cara belajar online yang memungkinkan dosen atau guru dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan seluruh peserta didik. Guru/dosen tidak perlu memaksakan aplikasi atau cara tertentu yang terkesan lebih baik, sementara peserta didik tidak semuanya mampu menggunakan atau memanfaatkannya.

Ketiga: Lebih fleksibel atau tidak kaku dalam mengatur waktu pelaksanaan pembelajaran online. Saya melihat beberapa kawan dosen mengganti jadwal agar akses internet semakin baik.

Keempat: Peningkatan kualitas komunikasi dan kerjasama dengan para orangtua. Ini sangat penting dilakukan untuk siswa tingkat dasar. Pemberian tugas tertentu oleh guru harus diikuti pengawasan pengerjaan tugas oleh orangtua.

Kelima; Peningkatan upaya yang dapat membuat peserta didik belajar mandiri salah satunya dengan pemberian tugas. Terkhusus untuk siswa menengah dan mahasiswa dengan adanya tugas, tentu saja peserta didik akan lebih banyak membaca untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Akhirnya, kita semua harus lebih menyadari perlunya usaha bersama untuk mengatasi penyebaran virus corona ini. Semua masyarakat harus berperan untuk tetap menjaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun dan upaya lain untuk menghindari penyebaran virus ini. Semoga Kabupaten Rokan Hulu yang kita cintai, tidak ada ditemukan kasus yang meresahkan ini. (Opini/HRC).Oleh: Dr. Hardianto, M.Pd Dosen Pendidikan IPS Universitas Pasir Pengaraian.

Foto Dr. Hardianto, M.Pd Dosen Pendidikan IPS Universitas Pasir Pengaraian

Musrenbang Video Confrense Pertama di Riau bahkan di Indonesia Sukses dilaksanakan.

Bangkinang(SP)-Musrembang RKPD 2021 yang digelar secara online melalui teleconferensi yang pertama dilakukan di Riau bahkan di indonesia diikuti oleh seluruh OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat se Kabupaten Kampar. Bahkan Musrenbang Teleconference ini ikut memberikan sumbangan pemikiran dari Anggota DPD RI Edwin Pratama, anggota DPRD Kampar.

Musrenbang Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD )2021 ini merupakan kelanjutan dari Musrenbang kecamatan dan Musrembang desa yang telah digelar sebelumnya, pada Musrembang ini skala prioritas masih menjadi pembicaraan dalam diskusi jarak jauh ini. Kata Arizon di Kantor Diskominfo Kampar Senin, 31/03/2020 di Bangkinang.

Selain itu juga di upayakan untuk mencari dana pembangunan yang berasal dari Kementerian yang dilakukan melalui mitra DPR RI, tentunya Harapan ini tertuju kepada Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat dan Anggota DPD RI Erwin Pratama.

Ditambahkan Arizon dalam sesi teleconfrense Tersebut menyatakan bahwa metode Musrenbang ini dilakukan secara Online melalui Video Confrense Karena adanya wabah Covid-19, bekerjasama dengan Bappeda Kampar dan di koordinasikan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dimana tidak dibolehkan untuk berkumpul, namun tidak mengurangi akan arti dari tujuan dari pelaksanaan Musrenbang. Disini juga diadakan pembicaraan timbal balik, penerimaan aspirasi, masukan maupun koreksi terhadap usulan pembangunan" Kata Arizon.

Pada pembukaan Musrenbang RKPD ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri. M.Si mewakili Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang dihadiri oleh Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat, Pimpinan DPRD Kampar Repol, S. Ag, Kepala Bappeda Kampar, Para Asisten, Staf Ahli Bupati Kampar dan tim Live Streaming Diskominfo Kabupaten Kampar.

Terakhir setelah pembahasan dibicarakan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. Yusri. M.Si, pimpinan DPRD Kampar Repol. S. Ag, Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat melakukan penandatanganan dokumen Musrenbang. (ontuo daus)

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Sekda : Aparatur Desa Garda Terdepan Dalam Pencegahan Covid 19.

Advertorial Diskominfo Kampar---------------------------
Kuok(SP) ; Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili Sekretaris Daerah Kampar Drs. Yusri, M.S.i kembali melakukan kegiatan Sosialisasi penanganan penyebaran Virus Corona atau Covid 19.

Setelah di Lima Kecamatan serantau Kampar Kiri, Sekda Kampar yang Didampingi Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kampar Ardi Mardiansyah, Kadis Perhubungan Amin Filda dan Kadis Kominfo Arizon, Camat Kuok Darusmar dan Camat Salo Minda, SH.
Dalam arahannya Yusri menekankan bahwa Aparatur Camat, Kepala Desa serta seluruh ASN dilingkungan Kecamatan merupakan Garda terdepan dalam menghambat laju perkembangan Virus Corona. Dirinya juga menghimbau masyrakat untuk mematuhi himbauan upaya pencegahan penyebaran Virus oleh Pemerintah Daerah maupun pusat.

“Kita Sebagai Aparatur Sipil Negara harus menjadi Garda terdepan dalam menghambat penyebaran Virus Corona"ucap Yusri.

Sosialisasi upaya pencegahan Penyebaran Virus Covid 19 atau Corona dipusatkan di Aula Kantor Camat Kuok, dan diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas di dua Kecamatan Kuok dan Salo, pada Selasa (31/3).

Dalam kesempatan itu puka Sekdakab Kampar juga mengatakan bahwa Kabupaten Kampar adalah wilayah transit,  begitu juga masyarakat Kampar adalah wilayah yang banyak perantau dan seperti tahun-tahun yang lalu, banyak warga masyarakat yang merantau untuk pulang ke kampung halaman.

“Lakukan pemantauan, orang yang baru saja bepergian, orang yang baru saja melakukan  perjalanan ke daerah yang terjangkit virus corona, lakukan lock Down mandiri selama 14 hari” ujar Sekda.
Sekda juga menghimbau aparatur Desa untuk mengajak masyarakatnya untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

“Kenali, ketahui siapa saja yang masuk ke desa atas wilayah, dan bagi yang berada diluar negeri, jangan pulang kampung dulu” imbuh Sekda

Disamping itu Yusri juga menyampaikan Akan terbit surat edaran dari menteri Pemberdayaan Desa, untuk membantu penanganan Pencegahan Covid Rp. 150 juta perdesa. Dana ini bisa digunakan apabila pemerintah Daerah telah mengeluarkan Status Lock down total, dana Rp. 100 juta bisa digunakan untuk membantu masyarakat Desa bila kekurang pangan dan 50 juta untuk membeli peralatan Kesehatan pencegahan penyebaran Virus.

“Dana 100 Juta dari Kementrian Pemberdayaan Desa tersebut bisa dimanfaatkan untuk membeli bahan Pokok untuk masyarakat perdesa apabila terjadi Lockdown, dan 50 Juta untuk membeli Peralatan Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19, Dana bantuan tersebut harus dimasukan kedalam Rencana Kegiatan Anggaran Disetiap Desa"papar Yusri.

Dalam arahan lainnya Yusri juga menyampaikan untuk Pelaksanaan jemaah Haji, MUI telah menetapkan bahwa untuk daerah lain yang terkena zona merah telah melakukan ibadah di lokasi masing-masing. Harus ada protokol kesehatan yang ikut memantau jemaah. Dipastikan MUI akan mengeluarkan Fatwa yang mengatur ibadah selama Virus Corona.

Pada kesempatan tersebut, Yusri berpesan kepada masyarakat agar jangan panik menghadapi situasi ini, banyaklah berdoa dan memohon ampun kepada Allah atas semua kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan, dan yang paling penting, jangan menimbun sembako, belilah sebanyak yang dibutuhkan saja, karena jika masyarakat berbondong-bondong menimbun sembako, maka yang lain tidak akan kebagian, dan untuk diletahui pasokan sembako kita untuk beberapa bulan kedepan, insya allah masih tersedia. (ontuo daus )

Cegah Penyebaran Covid-19 di Sumbar, Wagub Nasrul Abit Tinjau Pos Batas Sumbar-Riau di Sijunjung

Sijunjung(SP)- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit melakukan monitoring terhadap pos pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di batas wilayah Sumbar-Riau di Timbangan Nagari Batang Kering, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Selasa (30/3).

Monitoring atau peninjaun tersebut Wagub Nasrul Abit didampingi langsung Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Ketua DPRD Sijunjung, Unsur Forkopimda serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pada kesempatan, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrus Abit menyebutkan kegiatan monitoring itu merupakan menindaklanjuti hasil rapat pihaknya bersama Forkopimda Provinsi Sumbar mendirikan pos pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kabupaten Sijunjung salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau. Maka dari itu, saya dari Pemerintah Provinsi melihat sejauh mana kesiapan Gugus Tugas Kabupaten Sijunjung melakukan pengecekan dan pendataan kendaraan yang keluar masuk Sumbar dari Riau,” ungkapnya.

Dikatakan Wagub, setiap kendaraan yang keluar masuk wajib dilakukan pengecekan terhadap sopir maupun penumpangnya.

“Artinya, kita melakukan pemberantasan Covid-19 secara selektif, kita periksa semua kendaraan yang melintas apalagi yang dari luar Sumatera Barat,” ujarnya.

Kemudian, kendaraan yang bolak balik keluar masuk, cukup sekali dilakukan penyemprotan dan pendataan dengan computer.

“Mobil yang keluar masuk seputaran wilayah Sumbar yang melakukan perdagangan tidak boleh kita larang, karena mereka melakukan kegiatan perdagangan, jadi tidak boleh kita stop,” jelasnya.

Lalu dikatakan Wagub, tugas utama kita mendata orang yang dari Provinsi tetangga datang ke Sumatera Barat, kemudian menginap di Sumbar dan akan membawah dampak Covid-19, itu yang kita khawatirkan.

“Akan tetapi menurutnya, kalau orang dalam Provinsi Sumbar mondar-mandir keadaan sehat, saya rasa tidak masalah, tapi kita tetap mendata juga, sehingga punya catatan khusus,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menekankan kepada Tim Gugus Tugas pada pos Pencegahan Covid-19. “Apabila kendraan yang bolak balik, seperti truk batu bara dan truk tanki BBM itu kita pasangkan stiker khusus, sehingga dengan adanya stiker itu kita hanya melakukan cek suhu saja,” ungkapnya.

Kemudian, lakukan koordinasi sama perusahaan atau pemilik mobil itu dan pastikan truk tidak berasal dari daerah terdampak, kata Bupati.

“Berkaitan dengan kendaraan baik itu angkutan umum maupun angkutan pribadi yang akan menetap diluar maupun dalam Kabupaten Sijunjung, umumnya Sumatera Barat, mereka wajib mengisi form data dan memeriksa suhu. Kemudian, data tersebut dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten/Kota tujuannya,” pungkasnya.(Dicko).

Polda Riau Bersama Stakeholder Serentak Giat Semprot Desinfectan Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19

Foto Jajaran Polda Riau Bersama Stakeholder saat Giat Simprot Disinfectan Gerakan Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19 dengan menggunakan sejumlah mobil water Cannon dan kendaraan lainnya di Ibu Kota Riau.
PEKANBARU(SP) - Penyemprotan cairan disinfektan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara serentak digelar di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Personel gabungan Polri, TNI maupun Pemerintah daerah, turun bersama-sama turun ke jalan dan perkampungan, Selasa (31/3/2020).

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, SH, MSi, mengatakan penyemprotan cairan disinfektan hari ini merupakan upaya bersama-sama semua pihak guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Terima kasih hari ini semua elemen masyarakat bergotong royong turun ke jalan, kampung, kantor, tempat ibadah dan sarana umum lain. Kegiatan yang dipimpin oleh Gubernur Riau selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini melibatkan 3802 personel gabungan TNI-POLRI-dan Elemen masyarakat. Didukung alat semprot manual ke perkampungan yang padat penduduk. Upaya yang dilakukan hari ini guna memutus penularan Covid-19 di Provinsi Riau yang kita cintai". kata Kapolda Irjen Agung Setya Imam Effendi, disela-sela penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan ini diawali penyampaian apa saja upaya telah dilakukan Pemprov Riau oleh Gubernur Drs. H. Syamsuar, didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effedi, serta Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Muhammad Fadjar, di Tugu Zapin, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Gubernur Riau menyampaikan terima kasih kepada Polri dan TNI telah berjibaku mencegah penyebaran Covid-19 di lapangan guna menyelamatkan masyarakat. "Semoga pelaksanaan kegiatan ini dengan didukung oleh sinergitas seluruh elemen masyarakat, Provinsi Riau mampu memutus penularan Covid-19". tambah Gubernur Riau.

Penyemprotan secara serentak se-Riau ini, untuk Pekanbaru dibagi dalam empat zona, A, B, C dan Zona D. Zona A, tim pertama menyemprot disinfektan dengan rute Tugu Zapin-Jalan Jenderal Sudirman-Jembatan Siak IV-Jalan Sudirman Ujung-Jalan Sembilang-Jalan Paus-Jalan Yos Sudarso-Universitas Lancang Kuning.

Sedangkan Tim Kedua di Zona A bertugas menyemprot mulai dari Tugu Zapin-Jalan Jendral Sudirman-Jalan Siak 4-Jalan Sembilang-Jalan Kayangan-Jalan Yos Sudarso dan RSDC

Sementara itu, Zona B Tim I meliputi Tugu Zapin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Arifin Ahmad-Jalan Soekarno Hatta-Pasar Pagi Arengka. Sedangkan Tim II meliputi Tugu Zapin-Jalan Jendral Sudirman-Jalan KRD Nasution-Universitas Islam Riau (UIR).

Zona C, Tim I dengan rute Tugu Zapin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai-Tugu Songket-Jalan SM Amin-Jalan HR soebrantas-UIN Suska. Tim II Zona C mulai dari Tugu Zapin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai-Jalan soekarno-hatta-Jalan Riau-Polsek Payung Sekaki.

Selain itu, Zona D  Tim I meliputi Tugu Zapin-Jalan Gajah Mada-Jalan Diponegoro-Jalan Hangtuah-Plaza ternak. Tim II meliputi Tugu Zapin-Jalan Gajah Mada-Jalan Diponegoro-Jalan Imam Munandar-Tribun Pekanbaru.

“Zona A dari Tugu Zapin menuju Rumbai Pesisir menyusuri jembatan Siak IV, Zona B dari Pekanbaru kota menuju Marpoyan Damai lanjut menuju pemukiman di Bukit Raya. Zona C dari Pekanbaru kota menuju Tampan dan dari tampan menuju wilayah Payung Sekaki. Terakhir Zona D dari Pekanbaru kota menuju Harapan Raya. Tim juga melaksanakan penyemprotan terhadap pemukiman masyarakat yang ada di belakang Mall Living Wolrd.” tambah Kapolda Riau

Jumlah personel yang dilibatkan adalah 3.802 orang dengan rincian 200 Personil Polda Riau, 1.655 Polres Jajaran, 408 personil TNI, 197 Personil BPBD, 147 Personil PMK, 357 Personil Satpol PP, 480 Personil dari Relawan dan Banser serta didukung oleh 358 orang Tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Peralatan yang diterjunkan berupa kendaraan 21 unit Mobil AWC,  113 unit Ran Public Addres Binmas, 1 unit Ran KBR Brimob, 22 unit Ran Public Addres Lantas, 45 unit Ran PMK, dan 152 unit Ran Double . Tidak lupa semua personil menggunakan alat perlengkapan perlindungan berupa 1.325 kotak masker, 321 unit APD, 501 Unit Hand sprayer, 50 unit Alat semprot dan menghabiskan cairan desinfektan dengan total keseluruhan 59,7 TON.

“Semua personil dan perlengkapan tersebut bergerak secara serentak di seluruh wilayah di provinsi Riau sesuai rute yang telah ditentukan hingga ke pelosok perkampungan padat penduduk guna memutus penularan Covid-19 di Provinsi Riau,” tutup Kapolda. (Fah/rls).



Bersama Anggota DPRD, Polsek Kabun, Upika Gerakan Preventif Serentak Mencegah Covid 19

Foto Kapolsek Kabun, Anggota DPRD Rokan Hulu, Upika, TNI saat melaksanakan Gerakan Preventif Secara Masiv dan Serentak Dalam Rangka Mencegah Penularan Covid 19
ROKAN HULU(SP) - Polisi Sektor Kabun, Resor Rokan Hulu, Daerah Riau,
Gerakan Preventif Secara Masiv dan Serentak Dalam Rangka Mencegah Penularan Covid 19 di wilayahnya, Selasa, (31/3/2020).

Pada giat tersebut dipimpin langsung Kolsek Kabun Akp Didi Antoni, SH.,MH,Kanit Reskrim Iptu Jon Heri, SH, Kanit Intel Bripka Sumitro, Kanit Binmas Aipda Anwar Beni, Kanit BKO Lantas Aipda Iwan Saputra, SH.,MH, Ka SPKT II Aipda S. Girsang Berserta Banit Sabharam

Turut hadir Anggota DPRD Rokan Hulu Moh. Aidi, SH Fraksi Demokrat, Faizul, Fraksi Gerindra, Koramil 08/TDN Danramil 08/ TDN diwakilkan oleh Serka Sugianto
Berserta 5 Personil Koramil 08/TDN, Camat Kabun Anang Perdana Putra, S.STP, Kasi Trantib Jon Heri, ST berserta 3 Personil Trantib dari Puskesmas Kabun Ilman Ali Rois S.Km bersama Perawat dan Bidan Puskesmas Kabun 9 Orang.


Dari Pemerintahan Desa ada Kades Batu Langkah Besar M. Nasir, ST, Kades Kabun Amri, Kades Koto Ranah Syafrizal, Kades Giti H. Wagiran, Kades Aliantan M. Rois Zakaria, SE, Kades Bencah Kesuma Sdr. Ruslan, Tokoh Agama dan Tokoh Adat,  H. Abdul Ma'as Dt. Nuanso Desa Kabun Burhan Dt. Majo Bosau Desa Batu Langkah Besar dan Zainur Dt. Patio Desa Batu Langkah Besar.

Dari Ormas PAC dan PK Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Senkom, Banser NU Kec. Kabun, Pengusaha/ Perusahaan Perkebunan PTPN V SB, Perwakilan Perusahaan Perkebunan se Kecamatan Kabun.

Pada giat penyemprotan tersebut dikawal mobil ambulance dan dipakai berbagai kendaraan roda empat dan roda dua dan mobil yang sudah disiapkan perlengkapan alat penyimprotan disinfectan dengan menyimprotkan Pasar Tradisional dan Tempat Umum lainya di Sepanjang Jalan Raya  Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau.

Kita melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di Pemukiman Masyarakat yang Kurang beruntung, Pasar Tradisional dan Tempat Umum lainya Sepanjang Jalan Raya Kecamatan Kabun Desa Batu Langkah Besar - Desa Puo Raya Kecamatan Tandun dan dilanjutkan di Desa Bencah Kusuma hingga selesai,' Kata Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Kapolsek Kabun AKP Didi Antoni

Lanjutnya, kegiatan Penyemprotan Cairan Desinfektan Berjalan dengan baik, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Kabun mengucapkan terimakasih Atas kegiatan Preventif Penyemprotan Desinfektan Secara Masif yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia yang di Inisiasi Polri, TNI bersama Pemerintah Dalam Rangka Antisipasi Pencegahan penularan virus Corona Covid-19.

"Selama Kegiatan berlangsung  situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif, arus Lalulintas lancar, Laka Lantas Nihil, dan tidak ada yang terjangkit Corona Virus Desease atau Covid-19 tersebut," pungkasnya. (Fah).


Polsek Kepenuhan Bersama Upika Giat Penyemprotan Desinfektan Putuskan Mata Rantai Covid-19

Foto Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril, SH dan Upika setempat saat giat penyemprotan disinfectan untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19.
ROKAN HULU(SP) - Polisi Sektor Kepenuhan bersama Upika dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan setempat  melaksanakan giat penyimprotan Disinfectan yang digelar serentak se Indonesia dalam rangka memutus mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 di wilayahnya, Selasa, (31/3/2020).

Penyemprotan  Desinfectan di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu dipimpin Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril, SH dihadiri Camat Kepenuhan Gustia Hendri, S.Sosz Danramil 14 / Kepenuhan Kapt Hendra P Barus, KUA Kepenuhan M. Darwis, S.HI, Ketua LKA Luhak Kepenuhan Dt. Bondaro Sakti Bahtiar AH

Lurah Kepenuhan Tengah Mustafa Kamal, 12 Personil Polsek Kepenuhan, 4 Babinsa Koramil 14 / Kepenuhan, 5 orang PMI dan Relawan Covid-19 Kecamatan Kepenuhan dan petugas Kesehatan 22 Orang.

Disampaiikan Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril, pada penyemprotan disinfectan ini dengan menggunakan kendaraan
Mobil Damkar PT. SJI Coys
Kapasitas : 4000 Liter, Mobil Dinas R4 Polri 1 Unit, Kapasitas 400 Liter
Electrik Hand Sprayer.

Rute sepanjang jalan Lintas Kota
Tengah - Duri (Pasar Minggu menuju Simpang Bengkel Simpatik), Jalan H. Yahya Ansharuddin menuju Pasar Kamis, Jalan Syeck Abdul Wahab Rokan
Menuju Kantor Camat Kepenuhan
Rw 003 Tanjung Padang menuju
Rw 002 Gelugur Kota Tengah.

"Pada giat ini juga, seluruh desa dan Kelurahan se Kecamatan Kepenuhan bersama Kepala Desa, Lurah, Bhabinkabtibmas, Babinsa dan Pemdes masing-masing serentak melakukan penyemprotan, tempat umum, rumah warga dan lainnya guna pencegahan secara masiv Penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 tersebut," pungkasnya. (Fah).



Luar biasa pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia Rohul Berbagai Dengan Masyarakat .

Rokan Hulu(SP)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Wartawan Indonesia kabupaten Rokan hulu Riau hari ini Selasa (31/03) membagikan sembako kepada masyarakat desa  koto tinggi yang bersempadanan dengan Sekretariat DPC AWI kabupaten Rokan hulu di jl.Lingkar Km 4 pasir pengaraian .

Ketua DPC AWI kabupaten Rokan hulu Sukrial Halomoan didampingi Ramlan Lubis (sekretaris ) dan Reyhan Amir Tambunan (bendahara) terlihat sedang membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah seputaran kantor DPC AWI .

Kepada awak media Halomoan Nasution mengatakan ,bahwa kegiatan berbagi ini adalah wujud kepedulian dan rasa kebersamaan terhadap sesama katanya .

Tambahnya, Seiring dengan kondisi negara kita saat ini sedang dalam keadaan di Landa musibah Virus covid-19 dan sesuai dengan himbauan pemerintah agar masyarakat berdiam dirumah, tentunya kami dari Aliansi Wartawan Indonesia turut prihatin dengan keadaan ini semua,ucapnya .gerup AWI .

Nasution juga berharap,kepada seluruh pemangku kebijakan yang ada di Rokan hulu khususnya supaya mari kita bersama membantu meringankan beban hidup masyarakat yang hari ini semua masyarakat kita dihadapkan pada situasi yang cukup berat,imbuhnya,

Ditempat yang sama Ramlan Lubis (sekretaris) juga menyampaikan bahwa kebersamaan itu indah dan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan para donatur yang dan di Galang oleh Pondok Pesantren Al-Uswah pekan baru pimpinan Buya H.Ramli Abdul Hamid Lubis Lc.MeI,

Lubis sapaan akrab dari Sekretaris DPC AWI Rokan hulu ini juga mengatakan, jangan pandang isi dan banyak nya ,karena inilah yang saat ini yang bisa kami salurkan , mudah-mudahan kedepan kita bangun kebersamaan karena tanpa itu kita ini tak ada apa-apanya, tutupnya .( Awal )


,

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Kampar, Kodim dan Pemkab Semprotkan Desinfektan Secara Serentak

KAMPAR(SP) - Jajaran Polres Kampar bersama Kodim 0313/ KPR dan Pemkab Kampar Lakukan Gerakan Bersama Memutus Penyebaran Covid-19, melalui penyemprotan Desinfektan secara serentak dan masif di wilayah Kabupaten Kampar pada Selasa pagi (31/3/2020).

Kagiatan diawali Apel Persiapan di Lapangan Mapolres Kampar yang dipimpin Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, didampingi Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Aidil Amin SIP, Bupati Kampar diwakili Kadiskes Kampar Dedi Sambudi M.Kes dan Kepala BPBD Kampar diwakili Chandra Lukita.

Petugas yang dilibatkan dalam kegiatan ini terdiri dari Personel Polres Kampar sebanyak 100 orang, Kodim 0313/ KPR 30 orang, BPBD Kampar 20 orang, Satpol PP Kampar 15 orang, Petugas Damkar 10 orang, Diskes Kampar 10 orang dan Relawan 10 orang.

Untuk Kendaraan dan Peralatan yang digunakan yaitu 1 Unit Mobil AWC Sabhara, 1 Unit Mobil Damkar Pemkab, 1 Unit Mobil Publik Adress Sabhara, 1 Unit Mobil Penyuluhan Binmas, 2 Unit Mobil Patwal Lantas, 2 Unit Doble Cabin Sabhara, 1 Unit Mobil Patroli Kodim, 2 Unit mobil Patroli Satpol PP, 1 Unit Ambulan Diskes, 2 Unit Mobil Operasional BPBD, 10 unit Motor Patroli Lantas dan Sabhara.

Untuk peralatan penyemprotan perorangan menggunakan 20 Unit Solo Sprayer dan 5 Unit Elektrik Sprayer dari Polres Kampar, serta 2 Unit alat Fogging dari Dinas Kesehatan Kampar.

Kapolres Kampar dalam arahannya saat memimpin apel persiapan ini menyampaikan, bahwa hari ini dilaksanakan Gerakan Bersama untuk Memutus Penyebaran Covid-19, melalui penyemprotan Desinfektan secara serentak dan masif di seluruh Indonesia.

Mari kita lakukan kegiatan ini dengan serius dan ikuti ketentuan serta petunjuk yang telah diberikan, agar upaya yang kita lakukan ini mencapai hasil yang maksimal untuk memutus penyebaran Covid-19.

Sementara itu Dandim 0313/ KPR pada kesempatan ini mengingatkan para petugas gabungan ini agar bekerja sesuai SOP, dalam penyemprotan Desinfektan agar memperhatikan faktor-faktor keamanan dan keselamatan, baik terhadap masyarakat serta petugas sendiri.

Seluruh personel gabungan dibagi dalam 5 Tim dengan sasaran atau rute yang berbeda, untuk melakukan penyemprotan Desinfektan ke lokasi Fasilitas Umum dan Pemukiman Masyarakat di Kota Bangkinang dan sekitarnya.

Tepat pukul 09.00 wib, seluruh Tim menuju Rute dan Sasaran yang telah ditetapkan, dengan kendaraan serta peralatan yang telah dipersiapkan.

Sementara pada waktu bersamaan seluruh Polsek Jajaran melaksanakan kegiatan yang sama di wilayahnya masing-masing, yang dipimpin Kapolsek dengan melibatkan Koramil dan Aparatur Kecamatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan pantauan awak media dibeberapa lokasi, mendapat respon positif dari warga masyarakat terutama di wilayah pemukiman masyarakat, mereka menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada para petugas yang telah mendatangi rumah-rumah penduduk.

Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 wib dan seluruh pelaksanaan penyemprotan desinfektan secara serentak di wilayah Kabupaten Kampar berlangsung dengan aman dan lancar.(rc)

Bupati Kampar : Anggaran Harus Mengacu pada Skala Prioritas

Advertorial Kominfo Kampar--------------------------
  • Pertama di Riau Kampar Lakukan Musrenbang RKPD 2021 Melalui Live Streaming.

Bangkinang(SP)- Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya Bupati Kampar H.Catur Sugeng Susanto SH yang di wakili Sekretaris Daerah Drs.Yusri M.Si secara resmi membuka Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrenbang) tingkat Kabupaten Kampar untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021.

Musrenbang kali ini dilakukan menggunakan sistem online live Streaming atau aplikasi komunikasi yang pertama di Riau dengan menggunakan video Conference karena mengingat dan menimbang Penyebaran Virus Corona ( Covid- 19 ).

Acara ini dihadiri Langsung oleh Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat, LC, Anggota DPRD Kabupaten Repol, Kepala Badan perencanaan pembangunan Daerah Kampar Ir. Azwan. M. Si

Musrenbang ini secara live streaming yang diikuti oleh anggota DPD RI Edwin Pratama,  seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kampar, Anggota DPRD Kampar, Bappeda Provinsi Riau, Camat se-kabupaten Kampar yang berada dimasing masing kantor, Camat dan anggota DPRD, dan DPD RI yang di adakan di Rumah Dinas Bupati Kampar Selasa (31/3/2020).

Dalam Sambutannya Yursi menyampaikan penyusunan Anggaran setiap OPD Harus berlandaskan skala prioritas, RPJMD Kabupaten  Kampar yang disusun saat ini merupakan dokumen perencanaan daerah tahun 2021, yang didasari oleh Arah Kebijakan Pembangunan Daerah pada Dokumen RPJMD Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 dengan memperhatikan Prioritas Pembangunan Nasional dan Prioritas Pembangunan Propinsi Riau.

"Musrenbang Kabupaten Kampar Tahun 2020 adalah wadah musyawarah yang melibatkan seluruh stakeholder Kabupaten Kampar untuk merumuskan lebih lanjut rancangan RKPD 2021 berdasarkan Usulan Musrenbang Kecamatan, Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Kampar, Rancangan Renja Perangkat Daerah dan hasil Forum Gabungan Perangkat Daerah.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan merupakan salah satu rangkaian proses perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif dalam pelaksanaannya dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional.

Yusri juga menambahkan sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi.

"Maka dengan itu mari bersama sama kita bangun Kabupaten Kampar untuk lebih maju kedepannya sesuai dengan tema memacu investasi dan sinergitas antar sektor serta dunia usaha dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, Kerja, Kerja Kampar maju sahutnya.

Di sela-sela Viceo komprensi,  Asti Istah Tuti ST Kabid perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah Provinsi Riau memberikan Apresiasi kepada Pemda kampar atas kinerjanya melakukan Vidio Telekonfrem ( Vidkom ) guna membahas Musenbang dan ini adalah yang pertama kali di adakan di Propinsi Riau Sahutnya.

Sementara itu kepala Bappeda Azwan dalam laporannya menyampaikan Sesuai amanat Permendagri Nomor 86 tahun 2017 Pasal 14 ayat 3 dan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (KORSUPGAH) KPK, bahwasanya dalam penyusunan RKPD dilakukan dengan berbasis e-Planning Usulan Hasil Musrenbang Kecamatan, Pokok-Pokok Pikiran DPRD dan rancangan Renja Perangkat Daerah telah di Input pada sistem ini, selanjutnya dibahas pada Forum Gabungan Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang, selanjutnya menjadi kesepakatan pada pelaksanaan Musrenbang hari ini.

Azwan juga menyampaikan Selain sumber pendanaan yang berasal dari APBD Kabupaten Kampar, masih ada peluang sumber-sumber pendanaan lainnya seperti; APBN, APBD Provinsi Riau, maupun CSR yang dapat menunjang kegiatan pembangunan di Kabupaten Kampar. Untuk meraih berbagai sumber pendanaan tersebut tentunya sangat perlukan kesiapan dan usaha kita dalam menyiapkan kelengkapan dokumen administrasi dan dokumen lainnya.

Sementara itu Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat dalam pengarahannya menyampaikan bahwa perjuangan pembangunan di Kampar terus dilakukan melalui lembaga DPR RI tentunya dengan seluruh mitra kerja kami di kementerian, dan terus ini kita upayakan untuk mengajukan skala pembangunan yang menjadi beban Pusat seperti jalan Nasional, turap sungai dan hal yang dapat kita masukkan ke dalam program kementerian" Kata Syahrul Aidi Maazat.( ontuo daus)

Polsek Tandun dan Upika Giat Penyimprotan Disinfectan Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Foto Kapolsek Tandun AKP S. Sinaga, SH dan Personil bersama tim Sagas Covid-19 Kecamatan Tandun saat melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus di wilayahnya.
ROKAN HULU(SP) - Polisi Sektor Tandun, Resor Rokan Hulu, Daerah Riau, melaksanakan giat penyemprotan disinfectan secara besar-besaran dalam rangka memutus mata rantai penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 diwilayahnya Selasa, (31/3/2020 sekira pukul 09.00 wib hingga selesai.

Giat tersebut bertempat di Desa Tandun, dengan menyimprotan Disinfectan di Rumah, Ruko dan warung milik warga yang berada disepanjang jalan Raya kota Kecamatan Tandun dan lingkungan Pasar setempat.

"Giat ini berdasarkan Surat Perintah Kapolda Riau tentang Penyemprotan Disinfectan yang serentak dilaksanakan oleh Polri se - Indonesia bersama stakeholder untuk memutus mata rantai penularan pandemi Corona yang saat ini sudah menjadi perhatian serius dunia dan Pemerintah Indonesia," kata Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Kapolsek Tandun AKP S. Sinaga, SH.

Turut hadir dalam giat tersebut, Anggota DPRD Kabupaten  Rohul dari Fraksi Partai Gerindra Patrun Rahmanz Camat Tandun M. Roddi.S.Sos beserta staff, Personil Polsek TANDUN, Danramil 08/Tdn Kapten Alza Septendi yang diwakili oleh Pelda Mukhsin dan anggota Babinsa.

Ada Kapuskesmas I Tandun  Imam Syahbana, SKm beserta staff, Kapuskesmas II Tandun H. Muhammad Taufik, SKm beserta Staf, Damkar Pos Komando Ujung Batu, Leo C, Riki Irwandi,Erwin S, Isman Yanik, Asben, Kades Se - Kecamatan Tandun beserta Aparatur Desa.

Tampak Sat Pol. PP Kecamatan Tandun Eko dan Kadarlisman, Tokoh Masyarakat se - Kecamatan Tandun, Relawan Covid-19 se - Kecamatan Tandun Ka Bulog Tandun Sdr. Sukawi beserta staff

Lanjut AKP S.Sinaga, penyimprotan ini pihaknya menggunakan 1 Mobil Pemadam Kebakaran ( 3000 liter ),
1 unit KBM Tangki PDAM, 1  unit KBM Double Cabin ( 1000 Liter ), 2 ( Unit Ranmor R4 Polri, 2 unit Ranmor R2 Polri, 1 Unit KBM Ambulance

"Dimana KBM Damkar sebanyak 3000 Liter, dan Double Cabin dari Polsek Tandun sebanyak 1000 Liter. Giat ini mendapat apresiasi dari warga dengan senang mereka menyampaikan ucapan terimakasi kepada Polri dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Tandun," pungkasnya.  (Fah).



Luar Biasa Pemkab Rohul Secara Besar-besaran Lakukan Penyimprot Putuskan Mata Rantai Covid-19

Foto Bupati H. Sukiman dan Forkopimda saat melepas Kegiatan Preventive secara masiv dan serentak dalam rangka pencegahan memutus mata rantai  penularan Corona Virus Desease atau Covid-19
ROKAN HULU(SP) - Luar biasa Pedulinya Bupati Rokan Hulu H.Sukiman bersama Forkopimda terhadap masyarakatnya yang saat ini sedang dalam menghadapi Pandemi wabah Corona Virus Desease atau Covid-19 khususnya di wilayah yang berjulukan negeri seribu suluk tersebut.

Kepedulian itu, Bupati H.Sukiman bersama Kapolres AKBP Dasmin Ginting, SIK melepas Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rokan Hulu dalam melaksanakan penyimprotan Disinfectan pemutus mata rantai Virus tersebut di wilayah Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu Pasirpengaraian, Kecamatan Rambah Selasa, (31/3/2020) pagi jam 9.00 wib hingga selesai.

Kegiatan itu, Kabupaten Rokan Hulu Kegiatan Preventive secara masiv dan serentak dalam rangka pencegahan memutus mata rantai  penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 yang sudah menjadi perhatian dunia Indonesia hingga daerah, Kabupaten dan kota, Kecamatan dan Desa sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Riau.

Pelaksanaan penyimprotan dipimpin Jajaran Polres Rokan Hulu dengan Mobil Water Cannon dan Mobil Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) diawali apel bersama di Gapura Perkantoran Pemkab komplek Bina Praja bundaran Ratik Togak, Bupati H.Sukiman bertindak selaku pemimpin upacara, Kasat Sabhara Polres Rohul AKP Kamsir selaku Komandan Upacara

Dalam sambutannya Bupati Sukiman menyampaikan  secara resmi melepas tim Polres dan Satpol PP dan Damkar Rokan Hulu dalam melaksanakan penyimprotan Disinfectan pada kegiatan Preventive secara masiv dan serentak dalam rangka pencegahan memutus mata rantai  penularan Corona Virus Desease.

Lanjutnya sampai dengan hari ini sesuai laporan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah yang terus bekerja bersama Tim Gugus Tugas Covid-19, di Kabupaten Rokan Hulu tidak ada yang positif virus yang berbahaya tersebut, dengan harapan selamanya tidak ada.

"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang sedang dalam perawatan isolasi di Rumah Sakit saat ini dan sedang menunggu hasil 14 kedepan, sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 1.280 orang. Peningkatan ODP ini, kerena adanya warga Rokan Hulu yang pulang dari beberapa daerah lain, termasuk dari DKI Jakarta dan Malasyia," kata Bupati Rokan Hulu.

Dalam acara itu Bupati Rokan Hulu kembali menyampaikan himbauan Pemerintah dan mengajak seluruh masyarakat di Rokan Hulu untuk bersama mengikuti aturan pemerintah untuk pencegahan penularan virus Corona itu dari diri sendiri, keluaga, sosialisasi kepada teman dan masyarakat lainnya, dan menjaga kebersihan runah serta Lingkungannya.

"Mari kita cuci tangan dengan bersih dulu setelah ada yang kita pegang dan pulang dari mana dengan tidak menyentuh apa-apa, tidak membuat acara mengundang orang banyak, jangan datang ketempat-tempat ramai orang. Ayo kita laksanakan Social distancing adalah menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal, dan menjaga jarak antar-manusia," imbaunya.

Hadir pada kegiatan penyimprotan Disinfectan tersebut, dihadiri Kajari Rokan Hulu Ivan Damanik SH, MH, Wakapolres Rohul, Kompol Willy Kartamanah, Kabag Ops Kompol Kompol A. Cholik Husin, Kasat Intelkam AKP Edi Sutomo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Rokan Hulu juga juru bicara Covid-19 Drs. Yusmar, M.Si, Kasatpol PP dan Damkar Ridarmanto dan lainnya. (Fah/Diskomifo).



Senin, 30 Maret 2020

Pemuda Rantau Kayu Kuning Desa Rantau Panjang, Sudah Lakukan Penyimprotan Antisipasi Corona

Foto Pemuda/i Dusun I Rantau Kayu Kuning, Ketua Pemuda dan Sekdes Rantau Panjang saat melakukan penyimprotan Disinfectan dirumah warga dan wasilitas umum
ROKAN HULU(SP) - Tanpa Menunggu Himbauan Pemerintah, Pemuda/Pemudi Dusun 1 Rantau Kayu Kuning, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu sudah lakukan penyimprotan Disinfectan dirumah-rumah warga Senin, (30/3/2020).

Menurut Alexander Lubis, setelah mendengar Corona Virus Desease atau Covid-19 itu, pihaknya langsung mengajak pemuda dan pemudi di Dusunya tersebut untuk bersama-sama dengan semangat melakukan penyemprotan untuk mencegah penularan Covid-19 tersebut

Turut hadir Ketua Pemuda, Damsir Nasution, Sekeretaris Desa Rantau  Panjang, Ramlan Nasution, Pemuda/i dan mendapat juga didukungan dari masyarakat.

Terlihat mereka Pemuda/i tersebut dengan semangat melaksanakan kegiatan kemanusiaan tersebut dengan alat pelindung diri apa adanya, meski hanya untuk antisipasi atau pencegahan

"Kita sudah simprot dengan Disinfectan seluruh Rumah Warga Dusun 1 Rantau Kayu Kuning dan ada fasilitas umum, sebagai pencegahan wabah virus corona, mudah-mudah virus itu tidak ada hingga selamanya kedepan," pungkasnya. (Fah).


Bupati Rohul, Sekda, Forkopimda Vidcon Dengan Gubri Sampaikan Progres Penanganan Pandemi Covid-19

Foto Bupati Rohul H.Sukiman Sekda, Forkopimda, Kadis Komifo, Kasatpol PP, dan Kepala Bulog saat Vidcon dengan Gubri laporkan Penanganan Pandemi Corona Virus Desease atau Covid-19.
ROKAN HULU(SP)  - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman bersama Sekeretaris Daerah (Sekda) H. Abdul Haris Lubis, S.Sos, M.Si dan seluruh pejabat Forkompinda, melaporkan progres penanganan Corona Virus Desease atau Covid-19 kepada Gubernur Riau (Gubri) Drs. H. Syamsuar, M.Si melalui sVideo Conference (Vidcon) dengan Bupati/Wali Kota beserta Forkopimda se-Riau. Senin, (30/3/2020).

Vidcon di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu di Komplek Bina Praja setempat tersebut, Bupati H. Sukiman melaporkan perkembangan dan progres penanganan pencegahan memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Rohul yang sudah dilaksanakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rokan Hulu.

Diakuinya Bupati Sukiman, pihaknya sudah melaksanakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bekerjasama dengan Forkompinda dan dinas terkait sesuai instruksi Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau.

"Pemkab Rohul sudah bekerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI, dan dinas, dokter, bidang Kesehatan serta pihak terkait lainnya. Kami sudah melaksanakan upaya ini sesuai petunjuk dan aturan dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau," kata Sukiman kepada Gubernur Riau

Lanjut Bupati Sukiman  terkait jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terus meningkat setiap harinya, karena ada mahasiswa, pelajar pulang ada Pemprov, DKI Jakarta dan Malaysia serta karyawan perusahaan pulang pergi
dan juga ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sedang ditangani oleh dokter dan tim petugas kesehatan.

"Untuk data ODP berasal dari Pemprov, DKI Jakarta dan Malaysia. Kemudian PDP orang ini berasal dari Kecamatan Tambusai, Ujung Batu, Kunto Darussalam dan Rambah, orang yang kategori PDP itu bukan berarti orang yang positif terjangkit Covid-19, karena yang Positif Covid-19 di Rohul tidak ada," ungkap Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman mengatakan, Pemkab Rohul bersama Forkompinda sudah lakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di antaranya telah melakukan Sosialisasi baik melalui Surat Edaran maupun media.

Termasuk sosialisasi dan patroli serta pemeriksaan kesehatan di pintu masuk dari daerah perbatasan, Posko-posko yang sudah bangun di Simpang TB Tandun, Markas PMI, Posko Tambusai Barat berbatasan dengan Padang Lawas dan Posko di KM 40 Desa Mahato.

Sukiman juga mengaku, Pemkab Rohul sudah melakukan pergeseran anggaran yang saat ini dalam pembahasan bersama TAPD dan Gugus Tugas percepatan pencegahan Covid-19. Untuk beras dari Bulog bantuan dari Pemprov Riau sebanyak 100 ton, akan dibagikan kepada yang sedang ODP sebanyak 10 Kg / KK.

Bupati Sukiman ke Media Center Rohul meminta agar masyarakat untuk tetap tenang dan sabar dalam menghadapi Covid-19 ini.

"Diharapkan kepada masyarakat Rokan Hulu mari kita tetap tenang, jangan khawatir Covid-19 ini ada obatnya, yang paling penting kita harus taat melaksanakan instruksi Pemerintah, seperti tetap di rumah, jaga jarak antara orang lain, pakai masker, pakai handsanitizer atau air dengan sabun cuci tangan dan biasakan hidup sehat dan bersih serta hindari keramaian, jika itu dilakukan insyaallah aman," tuturnya.

Pada kesempatan itu Gubri Syamsuar meminta ke Pemkab agar membentuk gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 dan mengikutsertakan Forkompinda dan dinas terkait.

Gubri Syamsuar juga mengimbau ke Pemkab,  harus memberikan insentif untuk tenaga medis. Sementara untuk menjaga kebutuhan logistik di daerahnya, Gubri meminta ke Pemkab untuk terus memantau ketersediaan stok pangan di daerahnya masing- masing.

Turut hadir Ketua DPRD Rokan Hulu Novliwanda Ade Putra, ST, Kapolres diwakili Wakapolres Kompol Willy Kratamanah, Kajari Ivan Damanik, Dandim diwakili Danramil Rambah, Kadiskominfo Drs. Yusmar, M.Si juga juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rokan Hulu, Kepala Satpol PP dan Damkar Ridarmanto, Kepala Dinas Kesehatan dr.Bambang Triono, Direktur RSUD dr Novel Raykel, Kepala Bulog Cabang Rokan Hulu- Kampar dan lainnya.(Saw/F/Diskomifo Hulu)


Dana Awal, 13 Miliar Pemkab Rohul Geser Anggaran Untuk Pandemi Corona Virus Desease.

Foto akun Facebook
 H. Sukiman Bupati Rokan Hulu
ROKAN HULU(SP)  - Setelah dilaksanakan berbagai langkah pencegahan dan himbuan yang terus menerus dari Tim Gugus Tugas Corona Virus Desease atau Covid-19,Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) menggeser anggaran sebesar Rp 13 miliar untuk penanganan dan pencegahan Covid 19 di daerah tersebut. 

Dikutip dari Akun Facebook H.Sukiman Bupati Rokan Hulu Senin, (30/3/2020) malam ditulisnya, Untuk penanganan dan pencegahan #Covid19 di Kab. Rokan Hulu, Pemkab Rokan Hulu menyiapkan anggaran tahap awal sebesar Rp 13 miliar.

"Anggaran tahap awal ini akan kami gunakan untuk pembiayaan upaya penanganan dan pencegahan #Covid19 seperti biaya operasional pos-pos penjagaan pintu masuk ke Kab. Rokan Hulu, serta pengadaan APD bagi para tenaga medis yang berdiri di garda terdepan," tulisnya.

Terlihat dari Cuitan Akun Facebook H. Sukiman tersebut dari jam 23.15 wib di like oleh 34 nitizen dan mendapat komenta dari Alirman tulisnya, Keselamatan bersama yang utama ,,bersatu jauh kan perbedaan, Corona musuh bersama. Ditulis Sawit Dani, Sehat selalu pak bupati!!! dan komentar Jcek Jokowi Jcek Semangat pak lanjutkan.

Sementara itu, dikutip dari cuitan Peni Herawati berada di Rumah Dinas Bupati Rohul tulisnya, "Alhamdulillah Ya Rab..#Repost @sukiman_official.. Untuk penanganan dan pencegahan #Covid19 di Kab. Rokan Hulu, Pemkab Rokan Hulu menyiapkan anggaran tahap awal sebesar Rp 13 miliar

Ditautan Peni Herawati Ketua Tim Penggerak Kabupaten Rokan Hulu itu yang ikut menampilkan Foto Bupati Rokan Hulu H.Sukikan saat sedang membagi masker di like 19 oleh nitizen, "Anggaran tahap awal ini akan kami gunakan untuk pembiayaan upaya penanganan dan pencegahan #Covid19 seperti biaya operasional pos-pos penjagaan pintu masuk ke Kab. Rokan Hulu, serta pengadaan APD bagi para tenaga medis yang berdiri di garda terdepan," cuitnya.

Sebelumnya sesuai berita media ini, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Nono Patria Pratama, SE, Ketua Komisi iII Aly Imran, Anggota DPRD Karneng Dimara Lubis, Budiman mendesak Pemkab Rokan Anggota dan TAPD untuk melakukan pergeseran anggaran pada penanganan Pandemi Corona Virus Desease atau Covid-19 tersebut belum lama ini, (Fah).



Sekda Dumai Monitoring Pemulangan WNI Di BSJ

DUMAI(SP) – Proses pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia via Tj. Balai Karimun di tengah pandemic Covid-19 terus berlangsung. Pada Minggu, 29 Maret 2020 sebanyak 63 orang WNI tersebut datang di Pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan, Kota Dumai, Provinsi Riau.

Oleh karena itu, untuk memastikan proses ini berjalan sesuai yang diharapkan, Sekretaris Daerah Kota Dumai H. Herdi Salioso bersama Forkopimda lakukan monitoring di Pelabuhan Domestik BSJ.

Sama hal dengan proses pemulangan sebelumnya, dipelabuhan BSJ keseluruh WNI dari Malaysia yang berangkat dari pelabuhan Tj. Balai Karimun ini langsung disemprotkan disinfektan terlebih dahulu, kemudian diperiksa kembali kesehatannya oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai dan mengacu kepada protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, WNI tersebut juga diberikan sosialisasi dan pemahaman agar nantinya wajib mengisolasi diri mandiri selama 14 hari (status ODP) dan akan dipantau oleh dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan.

Setelah dicek, ke 63 orang WNI asal beberapa daerah di Sumatera langsung dipulangkan ke daerah tujuan masing-masing dengan menggunakan transportasi darat yang telah disiapkan.

Berikut rincian WNI asal Sumatera kembali dari Malaysia via Tj. Balai Karimun yang tiba di pelabuhan BSJ sore hari ini, 8 orang Dumai, 6 orang Bengkalis, 1 orang Bukit Batu, 5 orang Kubu, 3 orang Pekanbaru, 7 orang Bangkinang, 24 orang Provinsi Sumatra Utara, dan 9 orang Provinsi Sumatra Barat.(SP)

Wali Kota Akui Pemerintah Sedang Persiapkan Karantina Wilayah

PEKANBARU(SP) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sedang mempersiapkan karantina wilayah. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT menyebut, Pemko sedang mempersiapkannya. Mereka menerapkannya bila eskalasi virus corona meningkat.

Apalagi volume kedatangan ke Kota Pekanbar UIu cukup tinggi. Mereka mengantisipasi kedatangan penumpang daerah penyebaran Covid-19.

"Kita waspadai dengan cara melakukan karantina wilayah," terangnya, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, karantina wilayah bukan sekadar ucapan dan kebijakan. Ada konsekuensi, yakni pemerintah harus memasok kebutuhan dasar masyarakat bagi masyarakat miskin dan pra sejahtera.

Nantinya selama karantina wilayah mereka bakal berada di rumah secara penuh. Pemko bakal menjamin pasokan pangan setelah pemberlakuan karantina wilayah.

"Saat ini sedang kami data, kita secara marathon mendata para calon penerima," terangnya.

Wako mengajak masyarakat untuk disiplin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Ada banyak daerah yang sudah terkena dampak Covid-19 hingga menelan korban jiwa.

"Maka sama-sama kita untuk tetap di rumah," ulasnya.(Kominfo/sp/rick)

Bupati Kampar Laporkan Kondisi Terkini Penangangan Covid-19 ke Gubernur Riau.

Bangkinang(SP) -   Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH didampingi Forkompimda Kampar melaporkan kondisi Terkini terhadap penanganan dan pencegahan Covid-19 kepada Gubernur Riau. Yang mana untuk saat ini data Korona di Kabupaten Kampar  berjumlah sebanyak 1818 orang ODP, 7 orang PDP dan postif nol.

Teleconfrense Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH  yang didampingi oleh Sekretaris daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri. M. Si, Forkompimda, Ketua Pengadilan Bangkinang Tri Unggul, SH. MH, Kepala Kejari Kampar Suhendri, SH, MH, Dandim 0313/KPR Letkol. Inf. Aidil Amin, S. Ip, Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid, Sik yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Ricky Ricardo, dan sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kampar di Bangkinang pada hari, Senin 30/03/2020.

Kami akan Segera tindak lanjuti terhadap seluruh arahan dan Instruksi yang telah Bapak Sampaikan" Kata Catur berbicara dengan Gubernur Riau.

"Kondisi saat ini Kampar memilki sebanyak 1818 orang dalam pengawasan, PDP 7 orang  dan Positif nol" Tambahnya lagi.

Kami juga telah terima rapid tes dari provinsi Riau, akan segera kita fungsingkan, untuk ODP dan Para medis. Kami juga telah melakukan berbagai langkah diantaranya  sosialisasi, penyemprotan, penyediaan logistik jika kondisi makin memburuk begitu juga atas persiapan APD bagi tenaga medis" Kata Catur lagi.

Selain itu tambah catur kami juga memanfaatkan gedung PMI dengan 39 tempat tidur, Kerja sama dengan 6 RS swasta dan 8 puskesmas rawat inap" Tambahnya lagi.

Sementara untuk Anggara Pemkab Kampar akan menyesuaikan, kita berharap semoga dapat kita lalui dan segera berakhir" Harap Catur lagi

Sebelumnya Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar. M. Si dalam teleconfrense menyatakan bahwa berbagai langkah dan antisipasi harus terus dilakukan apalagi Provinsi Riau menjadi gerbang masuknya WNI yang ada di Malaysia. Kewaspadaan dan pemantauan terus di tingkatkan" Kata Gubri yang didampingi forkopimda Riau Tersebut.

Selain itu Gubernur meminta untuk disediakan anggaran dalam menghadapi mewabahnya Covid-19, terutama pemantauan TKI dari luar negeri, penyediaan alat pelindung diri, logistik bagi masyarakat maupun berhadap penanganan dan pencegahan meluasnya Covid-19 sehingga terputusnya mata rantai penyebarannya" Pinta Gubri lagi. Sementara untuk penyediaan logistik beras Bulog akan disediakan sebanyak 100 ton perkabupaten" Tambahnya lagi.

Terakhir Gubri meminta kepada para Bupati untuk menunda berbagai acara seperti Ziarah kubur, balimau kasai maupun menunda mudik.(ontuo daus)

Babinsa Koramil 11 Tambusai dan Bhabinkabtibmas Kompak Dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Desease

Foto Babinsa Koramil 11 Tambusai Serda E.Simbolon bersama Bhabinkabtibmas Polsek Tambusai Utara bersama masyarakat saat melaksanakan kegiatan Pencegahan Corona Virus Desease atau Covid-19 di Mahato batas Sumatera Utara.
ROKAN HULU(SP) - Babinsa Desa Mahato Koramil 11/Tambusai bersama Bhabinkantibmas Polsek Tambusai Utara serta masyarakat binaan kompak dalam  melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemantauan Penyebaran Virus Corona di Desa Mahato km 24 Kec.Tambusai Utara Kab.Rokan Hulu Senin (30/03/2020).

"Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI dan Polri sebagai aparat 3 pilar di desa Wilayahnya, guna kepada masyarakat dalam memutus Mata rantai covid-19 / virus Corona agar tidak menyebar /berkembang kemana-mana dengan Segala Cara dan Upaya Akan Kami Lakukan Bersama,”Terang Serda E.Simbolon Selaku Babinsa Desa Mahato didampingi Bhabinkabtibmas Polsek Tambusai Utara.

Di konfirmasi terpisah, Danramil 11/Tambusai Kapten Inf Fadhil,mengatakan, Kegiatan anggota Babinsa ini diharapkan dapat bekerjasama dengan aparat desa dan Masyarakat.

"Babinsa juga diharapkan dapat mengambil peranan dalam bidang kesehatan terkait pencegahan penyakit Covid-19/ virus Corona yang telah menjadi bencana Nasional dan pandemi Dunia,”. Ungkap Danramil 11/Tambusai Kapten Inf Fadhil.

Di akhir kegiatannya salah satu Warga Masyarakat yang di kunjungi mengucapkan banyak terima kasih kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta pemerintah Desa Mahato dalam pelaksanaan kegiatan yang mulia ini. (Fah).


Cegah Covid 19, RSIA Norfa Husada Semprotkan Disinfektan di Seluruh Ruangan

BANGKINANG KOTA(SP) - Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan upaya untuk mensterilisasi fasilitas umum, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Norfa Husada Bangkinang melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh ruangan.

Hal ini mencegah berkembangnya virus yang dapat ditularkan melalui tempat-tempat yang menjadi sarana umum dan tempat yang digunakan banyak orang seperti ruangan pelayanan di RSIA Norfa Husada.

Selain itu fasilitas yang ada diluar ruangan seperti kursi tunggu, ruangan genset dan ambulance juga tak luput dari penyemprotan disinfektan.

"Saat ini RSIA Norfa Husada setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan untuk membunuh virus yang mengakibatkan menjadi Covid 19" ungkap Humas Norfa Husana Weni Julianti Rosa S.Hum. Senin (30/03/2020)

Lebih lanjut Weni menjelaskan, bahwa RSIA Norfa Husada akan terus melakukan penyemprotan disinfektan ini.

Sebagai salah Rumah Sakit rujukan RSIA Norfa Husada mengedepankan pelayanan terbaik kepada para pasien maupun keluarganya.

"Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini, dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini. Dan marilah kita sama-sama berdoa agar bencana ini cepat usai dan kembali normal seperti sediakala" Tutup Weni (ontuo daus)

APD Face Shield Dibagikan RSIA Norfa Husada ke Sejumlah Puskesmas dan Klinik

KAMPAR(SP) - Ditengah maraknya pandemi Covid 19 yang menyerang hampir seluruh daerah di ditanah air, tentu membuat masyarakat menjadi khawatir. Tak terkecuali juga para tenaga medis yang menangani para pasien di Rumah Sakit.

Namun, minimnya Alat Pelindung Diri (ADP) membuat para petugas medis harus extra hati-hati dalam menangani pasien baik keluhan sakit biasa maupun yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Untuk itu, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Norfa Husada Bangkinang berinisiatif untuk membuat sendiri salah satu APD berupa Face Shield atau alat pelindung wajah yang nantinya bisa dipakai para tenaga medis saat menangani pasien Covid 19.

Hal itu disampaikan Direktur RSIA Norfa Husada dr. Ratih Sari Putri So.OG M.H.Kes melalui Kabid Pelayanan Medis dr Patriot Fajri Raka Siwi dan Kabid Penunjang Medis dr Harun didampingi Humas Norfa Husana Weni Julianti Rosa S.Hum saat membagikan APD Face Shield di sejumlah Puskesmas dan Klinik. Senin (30/03/2020).

"Hari ini kami mewakili RSIA Norfa Husada membagikan APD berupa Face Shield ke beberapa Puskesmas induk, Pustu dan Klinik. Karena ketersediaannya masih terbatas, maka untuk sementara pendistribusiannya juga masih terbatas"Ungkap dr Raka

Lebih lanjut dr Raka menjelaskan bahwa kedepannya mungkin akan dibuat lagi APD Face Shield oleh RSIA Norfa Husada dengan produksi sendiri menggunakan bahan yang sudah seteril dan aman digunakan para tenaga medis dalam menangani pasien.

Dikatakannya lagi, bahwa untuk sementara pembagian APD Face Shield buatan RSIA Norfa Husada ini sudah dibagikan secara gratis di Puskesmas Bangkinang Kota, Puskesmas Kuok, Puskesmas Salo, Pustu Binuang, Puskesmas Kampar Timur, Klinik Junaidi Kampar dan Poliklinik Batalyon 132 Bima Sakti Pungkasnya.(ontuo daus )

Hari ini update data covid -19, sebanyak 1818 orang (ODP) 7 orang (PDP) di Kabupaten Kampar

Bangkinang Kota(SP) - Data Penanganan covid-19 di Kabupaten Kampar saat ini dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1818 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebnyak 7 Orang dan positif 0 yang bersumber dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kampar dr. Nurzammi, S.Kes yang juga sebagai juru bicara dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Kampar saat dijumpai di ruang kerjanya di Dinas Kesehatan Kabupten Kampar, senin (30/3/2020).

Nurzammi juga sampaikan, dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupten Kampar ada 7 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berasal dari 7 Puskesmas yang da di Kabupten Kampar yaitu Puskesmas Bangkinang 1 (satu) orang, Puskesmas  Salo satu orang, Puskesmas Tapung satu orang, Puskesmas Tapung Hulu I satu orang, Puskesmas Tapung Hilir I satu orang, Puskesmas Siak Hulu I satu orang, Puskesmas Siak Hulu III satu orang.

Dihimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengn cara senentiasa rutin mencuci tangan dengan sabun di air yng mengalir sebelum dan setelah melakukan aktifitas,  menjaga jarak 1 - 2 Meter setiap individu, menghindari kerumunan massa dan menerapkan  pola hidup sehat untuk menjaga daya imun tubuh, tutup Nurzammi(ontuo daus)

Tinjau Program Ocu Mapan, Bupati Kampar Berharap dapat Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga dan masyarakat.

Bangkinang(SP)- Program Ocu Mapan atau Optimalisasi Cara Untuk Mandiri Pangan yang d iluncurkan Pemkab Kampar beberapa waktu lalu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sendiri maupun kebutuhan masyarakat lainnya, apalagi dalam menghadapi makin langkanya peredaran persediaan pangan di pasar yang disebabkan oleh makin merebaknya kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia yang juga berimbas di Kabupaten Kampar.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili oleh Sekretaris daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri. M. Si saat meninjau program Ocu Mapan di kelurahan Langgini kecamatan Bangkinang Kota pada hari Senin, 30/03/20.

Selain akan terpenuhi kebutuhan Rumah tangga juga diharapkan akan dapat memenuhi akan kebutuhan masyarakat yang saat ini tidak dapat kita prediksi" Kata Yusri yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Cokroaminoto dan staf, Kadis Kominfo Arizon, Kadis Perhubungan Kabupaten Kampar Amin Filda.

Semoga program Ocu Mapan yang merupakan upaya kita untuk pengendalian Inflasi Daerah, semoga program ini juga dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat, apalagi saat makin merebaknya Virus Corona Covid-19 ini, sehingga kondisi tidak menentu segingga program ini sangat membantu dalam memenuhi kelangkaan pangan, tentunya kita tidak berharap akan kondisi ini" Tutup Yusri yang dilanjutkan dengan peninjauan Pertanian, peternakan dan perikanan.  (ontuo daus)

Perusahaan Harus Berkontribusi Pada Penanganan Pendemi Covid-19 Dan Putuskan Mata Rantainya.

Foto Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Nono Patria Pratama, SE.
ROKAN HULU(SP) - Wakil Ketua DPRD Nono Patria Pratama, SE minta seluruh perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) dan Perusahaan lainnya di Rokan Hulu untuk turut serta berkontribusi dalam penanganan pendemi Corona Virus Desease atau Covid-19.

Hal ini dinyatakan yang akrab disapa Nono kepada reporter media ini Senin, (30/3/2020), menanggapi lagi dari Pemerintah Pusat memperpanjang waktu darurat Pendemi Corona Virus Desease atau Covid-19 hingga bulan Mei mendatang.

Menurutnya Nono khusunya di Rokan Hulu perlu dilakukan langkah yang tepat sasaran memutuskan mata rantai virus itu, Pemda Rohul harus capat tanggap pada anggaran  mana  yang perlu di geser dengan mempedomani aturan Pemerintah Pusat  dan Surat Menteri Keuangan RI.

"Anggaran Kegitan di DPRD juga di Geser , namun dengan duduk dan dibahas bersama mereka dari legislatif dengan cara apa yang baik nya, karena saat ini juga ada larangan untuk berkumpul-kumpul atau membuat rapat, acara melibatkan banyak orang," katanya.

Peran serta perusahaan sangat perlu kontribusinya, ditambah lagi kurangnya Alat Pelindung Diri atau APD yang digunakan tim medis untuk penanganan pasien virus corona disease atau COVID-19, meski di Rohul tidak ada yang terjangkit sesuai data Tim Gugus Tugas Pemkab Rokan Hulu.

Namun pada data itu ada 1280 Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 5 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang ditunggu hasilnya, sehingga katanya lagi diperlukan kontribusi semua pihak termasuk pihak swasta untuk turut mengulurkan bantuan pengadaan alat tersebut.

"Kita imbau seluruh perusahaan pengelola sumber daya alam di Rokan Hulu, perusahaan perkebunan, pengelola hutan tanaman industri (HTI), tambang batu bara, perminyakan, dan perusahaan yang bergerak di bidang lainya untuk berkontribusi dalam penanganan wabah COVID-19 ini," ujar Nono Patria Pratama di Pasirpengaraian.

Dia mengatakan, para petugas medis berada di garda terdepan dalam penanggulangan virus ini. Mereka merupakan pahlawan yang berinteraksi langsung dengan risiko tinggi tersebut. Untuk itu, mereka perlu dibekali dengan senjata yakni alat pelindung diri yang memadai.

Politisi dari Partai Golkar ini  menjelaskan, jika ada perusahaan yang tergerak hatinya untuk menyalurkan bantuan, dimintanya untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

"Kan bisa membantu dari Corporate Social Responsibility (CSR) nya melalui Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Pemkab Rokan Hulu untuk bisa diarahkan kepada kebutuhan yang lebih urgen, seperti mengadakan langsung APD dan kebutuhan lainnya. Peran dunia usaha sangat dibutuhkan," ucapnya.

Bencana penyakit yang diakibatkan dari wabah COVID-19 ini, ucapnya, berdampak luas melumpuhkan berbagai sektor kehidupan baik secara internasional maupun nasional hingga daerah Untuk itu, segala kekuatan harus dikerahkan agar rantai penyebaran virus ini dapat diputus.

"Otoritas pemerintah di berbagai sektor sudah dikerahkan dan melakukan evaluasi agar lebih proaktif menekan kasus ini, aparat TNI dan Polri Tim Gugus juga sedang bekerja. Nah sekarang giliran dunia usaha yang ditunggu konstribusinya," ucapnya.

"Dunia usaha juga tentu terganggu apabila keadaan ini tidak sesegera tuntas," sambung wakil rakyat Dapil IV Rokan Hulu ini.

Dia mengatakan, semua untuk bersinergi dengan tujuan yang sama menghentikan COVID-19 hingga pada level zero kasus. Kerjasama masyarakat juga dibutuhkan dengan membatasi pergerakan di luar rumah atau social distancing. Diperbatasan juga teres dilakukan pemantauan pergi datangnya masyarakat dan petugasnya dilengkapi peralatan yang memadai.

"Marilah semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat disiplin turuti arahan pemerintah dengan mendukung social distance, istirahat di rumah dan selalu jaga kebersihan tangan, pakai masker dan memeriksakan diri bila ada gejala. Semoga dunia global dan Indonesia segera terbebas dari wabah ini," ucapnya.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar juga mengapresiasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rohul, Polri, TNI dan Petugas Kesehatan yang terus bekerja dari berbagai keterbatasan dengan siang dan malam melakukan sosialisasi himbauan kepada masyarakat dan Polri yang bersama menyimprotkan disinfectan untuk Pencegahan penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 tersebut.

"Untuk itu, kami juga himbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Rokan Hulu, mari kita mempedomani aturan dan Himbaun dari Pemerintah, Polri dan TNI dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 ini untuk tidak sampai di daerah kita ini," imbau Anggota DPRD Rokan Hulu periode 2019-2024 menutup. (Fah).



Bupati Kampar Laporkan Kondisi Terkini Penangangan Covid-19 ke Gubernur Riau.

Advertorial Diskominfo Kampar
Bangkinang(SP)- Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH didampingi Forkompimda Kampar melaporkan kondisi Terkini terhadap penanganan dan pencegahan Covid-19 kepada Gubernur Riau. Yang mana untuk saat ini data Korona di Kabupaten Kampar  berjumlah sebanyak 1818 orang ODP, 7 orang PDP dan postif nol.

Teleconfrense Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH  yang didampingi oleh Forkompimda, Ketua Pengadilan Bangkinang Tri Unggul, SH. MH, Kepala Kejari Kampar Suhendri, SH, MH, Dandim 0313/KPR Letkol. Inf. Aidil Amin, S. Ip, Kapolres Kampar AKBP Muhammad Kholid, Sik yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Ricky Ricardo, dan sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kampar di Bangkinang pada hari, Senin 30/03/2020.

Kami akan Segera tindak lanjuti terhadap seluruh arahan dan Instruksi yang telah Bapak Sampaikan" Kata Catur berbicara dengan Gubernur Riau.

"Kondisi saat ini Kampar memilki sebanyak 1818 orang dalam pengawasan, PDP 7 orang  dan Positif nol" Tambahnya lagi.

Kami juga telah terima rapid tes dari provinsi Riau, akan segera kita fungsingkan, untuk ODP dan Para medis. Kami juga telah melakukan berbagai langkah diantaranya  sosialisasi, penyemprotan, penyediaan logistik jika kondisi makin memburuk begitu juga atas persiapan APD bagi tenaga medis" Kata Catur lagi.

Selain itu tambah catur kami juga memanfaatkan gedung PMI dengan 39 tempat tidur, Kerja sama dengan 6 RS swasta dan 8 puskesmas rawat inap" Tambahnya lagi.

Sementara untuk Anggara Pemkab Kampar akan menyesuaikan, kita berharap semoga dapat kita lalui dan segera berakhir" Harap Catur lagi

Sebelumnya Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar. M. Si dalam teleconfrense menyatakan bahwa berbagai langkah dan antisipasi harus terus dilakukan apalagi Provinsi Riau menjadi gerbang masuknya WNI yang ada di Malaysia. Kewaspadaan dan pemantauan terus di tingkatkan" Kata Gubri yang didampingi forkopimda Riau Tersebut.

Selain itu Gubernur meminta untuk disediakan anggaran dalam menghadapi mewabahnya Covid-19, terutama pemantauan TKI dari luar negeri, penyediaan alat pelindung diri, logistik bagi masyarakat maupun berhadap penanganan dan pencegahan meluasnya Covid-19 sehingga terputusnya mata rantai penyebarannya" Pinta Gubri lagi. Sementara untuk penyediaan logistik beras Bulog akan disediakan sebanyak 100 ton perkabupaten" Tambahnya lagi.

Terakhir Gubri meminta kepada para Bupati untuk menunda berbagai acara seperti Ziarah kubur, balimau kasai maupun menunda mudik.(ontuo daus)

Minggu, 29 Maret 2020

Penyemprotan Desinfektan Upaya Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19

Pekanbaru(SP)- Coronavirus-19 (Covid-19) saat ini dinyatakan sebagai pandemic dunia oleh WHO, Coronavirus merupakan zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Seperti kita ketahui virus ini berawal dari kota Wuhan, Cina sejak Desember 2019.

Dr. Firmansyah SpPD, Kaur Kesmapta Bid Dokkes Polda Riau menjelaskan bahwa sampai saat ini jumlah kasus semakin meningkat, per-tanggal 29 Maret 2020 mencapai 683. 694 kasus di Dunia dan di Indonesia mencapai 1285 kasus, dengan angka kematian 114 orang (7-9%).

Indonesia termasuk dalam deretan negara-negara dengan angka kematian tertinggi di dunia. Laju kematian  global sebesar 4,3% sebagian besar mengenai kelompok usia lanjut 8-15% dan pasien dengan penyakit penyerta, hal ini dapat menjadi suatu ancaman gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dalam rangka penanganan cepat COVID-19 sesuai dengan Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan nasional dibidang kesehatan diperlukan langkah-langkah cepat yang dapat mengurangi dan memutus penyebaran COVID-19, sehingga angka kasus dan kematian dapat berkurang.

Langkah-langkah cepat dalam pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran diharapkan dilakukan di level individu dan level masyarakat, yaitu berupa:
1. Mencuci tangan setiap saat dengan sabun dan air mengalir setidaknya 20 detik
2. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci
3. Menerapkan etika batuk dan bersin
4. Jaga jarak fisik dan pembatasan sosial
5. Bersihkan dan berikan desinfektan secara berkala pada benda-benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot.

Banyak orang belum paham tentang karakteristik virus Corona, kewaspadaan belum terbangun sepenuhnya di tengah masyarakat. Pola pikir yang menganggap remeh COVID-19 menjadi ancaman makin meluasnya penyebaran virus Corona. Tak heran penyebaran virus Corona mengalami percepatan hingga dua kali lipat. Satu orang positif Covid-19 mampu menularkan minimal pada 2 orang.

Penelitian tentang pola penyebaran Covid-19 masih terus berlanjut, penyebaran virus Corona kebanyakan terjadi antar manusia melalui cairan yang keluar saat batuk atau bersin.
“Upaya  preventif perlu dilakukan. Cairan yang mengandung virus Corona yang keluar melalui batuk atau bersin dapat menempel di permukaan media dan bagian mulut atau hidung seseorang, kemudian terhirup saat mengambil napas dan masuk ke paru-paru, ini yang perlu kita pahami bersama”, ungkapnya.

Lebih lanjut Firman mengatakan lingkup penyebaran virus Corona melalui tiga proses, yaitu local transmission, imported cases only, dan community spread (penyebaran komunitas). Coronavirus bersifat sensitif terhadap panas dan secara efektif dapat diinaktifkan oleh desinfektan dan suhu 56℃ selama 30 menit, dan Desinfektan adalah zat kimia yang digunakan membunuh mikroorganisme pada benda mati.

Sesuai dengan karakteristik virus Corona yang dapat hidup pada permukaan media,  pemberian desinfektan saat ini merupakan salah satu langkah penting dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Permukaan benda mati merupakan alat paling cepat dalam proses penyebaran.

Hal ini sangatlah penting kita ketahui, sehingga masyarakat diharapkan sadar akan pentingnya langkah-langkah cepat dalam memutus rantai penyebaran COVID-19”, paparnya.

Disinggung tentang pangkal efektif untuk dilakukan pencegahan, dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang ini mengatakan “Pencegahan pada level individual adalah kunci dari keberhasilan pemutusan rantai penyebaran.

Saat ini Teori Herd immunity dapat digunakan bagi masyarakat tanpa gejala COVID-19, artinya membiarkan imunitas alami tubuh hingga terbentuk daya tahan terhadap virus. Kesadaran Pola Hidup Bersih dan Sehat oleh masyarakat sangatlah penting agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.

Salah satu upaya penting saat ini adalah masyarakat dapat melakukan secara mandiri dalam penggunaan desinfektan sehingga sesuai dengan sifat virusnya akan segera diinaktifkan dan proses penyebaran akan segera terputus.

Penggunaan desinfektan dapat kita lakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan cara penyemprotan maupun pembersihan menggunakan kain. Harapan kita semua, wabah ini akan segera berakhir dan keamanan, ketertiban dapat selalu terjaga”, ungkapnya.(SP)