Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Hentikan Penyebaran Virus Corono

Bupati Kampar Minta Pantuhi Aturan Pemerintah..

Antisipasi Pandemi Corona

Bupati Rohul Kumpulkan OPD untuk penanganan Corona di Rohul

Wali Kota Pekanbaru Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Penanganan Covid-19, Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp80 Miliar

Sebanyak Rp80 miliar anggaran disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk percepatan penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau.

Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasii

Terkait maraknya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang mendunia itu, Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai penanganan penyebaran Covid-19 di daerah itu..

Kamis, 30 April 2020

3 Spesialis Pembobol Brangkas Lintas Provinsi Diringkus Dit Reskrimum Polda Riau

PEKANBARU(SP) - Ditengah penanganan penyebaran wabah Covid 19, Polda Riau terus bekerja menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Baru-baru ini 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) lintas provinsi berhasil diringkus Dit Reskrimum Polda Riau, para pelaku Curas yang diringkus Aparat Kepolisian ini adalah HMP, HKS, dan MWM.

Mereka merupakan komplotan pelaku curas lintas provinsi yang sangat meresahkan masyarakat dengan mengincar pabrik/perusahaan yang bergerak di bidang niaga bahan pokok yang berada dipinggir jalan dan jalur sepi.

Dua lokasi di Pekanbaru menjadi sasaran aksinya, yaitu di pergudangan PT. FA Karya Niaga Jalan Siak II Rumbai Pekanbaru  tanggal 31 Januari 2020 dan PT Alam Jaya Wira Sentosa, Rumbai Pekanbaru tanggal 9 Maret 2020.

Dalam aksinya HMP berperan sebagai otak aksi,  mengancam sekuriti dg sajam dan mengikat sekuriti bersama HKS, MVM dan ES (Buron). Setelah berhasil melumpuhkan sekuriti mereka merusak dan membuang recorder CCTV agar aksinya tdk terekam. Setelah dirasa aman, mereka  menuju tempat penyimpanan brankas utk ambil isinya secara paksa menggunakan alat linggis dan mesin gerindra yang dibawa AB (DPO), bahkan sampai membobol tembok utk memperlancar aksinya.

Dalam aksinya pelaku  berhasil mengambil uang sebesar Rp. 78 juta, laptop, HP 12 unit. “Pada saat melakukan aksinya tersangka selalu membawa sajam, bahkan tdk segan-segan melukai korbannya,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Sunarto, Kamis (30/4/2020).

Begitu mendapatkan laporan dari korban, Dit Reskrimum dengan cepat mengungkap kasus ini dan berhasil menangkap para pelakunya. Bahkan pada saat melakukan penangkapan, petugas dg terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 3 pelaku, karena mencoba melawan petugas dan melarikan diri pd saat menunjukan tersangka dan barang bukti lainnya.

Menurut Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Zain Dwi Nugroho. HMP ditangkap pada Pertengahan bulan April 2020 di Tapanuli Tengah, sedangkan HKS dan MWM ditangkap di Pekanbaru beberapa hari kemudian.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti mobil xenia sbg sarana angkut, laptop, sejumlah handphone hasil curian, linggis, gerinda, gergaji, martil, parang, alat bor, dan kacamata las.

Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka HMP, merupakan residivis Curas dg sasaran Brankas perusahaan yang pernah ditahan di LP di Medan tahun 2006. Selain melakukan aksi di 2 lokasi di Pekanbaru, komplotan ini juga melakukan aksi di Provinsi lain, yaitu merampok pabrik karet PT Bangkinang di Medan menggondol uang Rp. 900 juta.

Kemudian pada tahun 2019 pelaku merampok brangkas di Kota Banjarmasin bersama pelaku D, asal Kalimantan, dan mendapatkan Rp. 50 juta dan satu buah laptop warna putih.

Selanjutnya pada Maret 2020 bersama pelaku D, S, A dan M berangkat ke Padang, Sumatera Barat merampok di sebuah pergudangan cat, namun dalam aksinya ini hanya mendapat 2 (dua) unit laptop.

Para pelaku di persangkakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan pelaku yg belum tertangkap masih dilakukan pengejaran dan dimasukkan dalam Daftar Pencurian Orang (DPO).(rc)

Ketua DPRD Rohul Sambut Warga Tergabung PMI Perjuangan Berbagi Sembako Covid-19, Wakil Ketua Tidak Terima

Foto Sejumlah masyarakat tergabung PMI Perjuangan bagi sembako 12,6 R ke Ketua DPRD Rohul Novliwanda, sebagai sindiran tudingan lambannya eksekutif dan legislatif menangani COVID 19 di Rohul dan Wakil Ketua  M.Syahril Topan saat protes
ROKAN HULU(SP)-  Sebagai bentuk menyampaikan kritik juga sindiran sebagai tudingan, atas lambannya kinerja pemerintah juga legislatif dalam penanganan Corona Virus Desease atau Covid-19 di Rokan Hulu (Rohul), Riau, sejumlah beberapa warga juga aktifis  datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohul Kamis (30/4/2020) sore.

Kedatangan sejumlah masyarakat tersebut tergabung Persatuan Masyarakat Indonesia (PMI) Perjuangan diKantor DPRD yang beralamat di jalan Panglima Sulung Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah untuk berbagi paket sembako, mereka pun disambut dengan tenang dan ramah oleh Ketua DPRD Rokan Hulu Novliwanda Ade Putra, ST.

Perwakilan PMI Perjuangan Umri Hasibuan menegaskan, bantuan sembako yang mereka bawa untuk dibagikan itu, sudah diberi nama masing-masing anggota DPRD juga penerima lainnya, berisi beras tiga sendok, masker satu helai, telur puyuh dua butir dan mie instan merek Intermie satu bungkus.

Menurut mereka, berbagi sembako yang disampaikan itu, sebagai bentuk kritikan juga sindiran, atas lambannya kinerja pemerintah dan legislatif dalam penanggulangan dampak  Covid-19, padahal Pemerintah sendiri khususnya Pemkab Rokan Hulu terus menyampaikan himbauan, sedangkan dampak ekonomi dan penghasilan masyarakat tidak serius untuk dipikirkan.

"Kita datang ke DPRD Rohul untuk beri sumbangan sembako, ini bentuk kritikan karena lambannya kinerja pemerintah baik eksektutif, yudikatif dan legislatif di Rohul," kata Umri.

Bantuan yang sudah dibungkus pelastik , diberi tulisan 'biaya Anggaran Rp12,6 R  atau Rupiah tanpa mark Up". Juga adanya pesan bertuliskan "Dari Anggaran Dapur Rakyat, Jangan Rebutan, Malu Kita". Bantuan  simbolis diserahkan ke Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra.

Tegas Umri, sumbangan tersebut simbol serta bentuk keresahan lambannya kinerja pemerintah dalam merespon kebutuhan masyarakat.

Dirinya juga menilai, Pemkab Rohul sudah mencairkan anggaran penanganan COVID-19 tahap 1 Rp12,6 miliar, namun bagaimana penggunaannya masih belum jelas dan belum dirasakan masyarakat terdampak COVID-19 di Rohul.

"Anggaran sudah disiapkan, kepala daerah juga sudah menyampaikan anggaran untuk membantu kesulitan masyarakat,"

"Tapi sampai saat ini, masyarakat masih kesulitan dan bertanya bantuan dari pemerintah, jangan sekedar omongan saja," tegas Umri.

PMI Perjuangan akan datang lagi ke kantor dewan untuk menyalurkan kritik selanjutnya, hingga ada kejelasan mengenai penggunaan anggaran tersebut.

Sumbangan sembako juga diberikan ke Bupati Rohul H.Sukiman dan Sekda Abdul Haris, dititipkan melalui Sekwan DPRD Budhia Kasino.

Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra saat menerima Masyarakat PMI Perjuangan mengatakan, dirinya mengapresiasi kritik oleh PMI Perjuangan tersebut. Sepanjang itu masih dalam koridor yang tepat, dirinya akan menerima kritikan dalam bentuk apapun dari masyarakat Rohul.

"Sampai saat ini, memang kita akui penanganan COVID 19 di Rohul lamban karena terkendala aturan dari pusat yang berbelit-belit," ucapnya.

Ditambahkan Novliwanda, DPRD Rohul sudah mendorong kinerja Pemkab Rohul untuk mempercepat penanganan masalah tersebut. Diakuinya, secara regulasi pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa dengan alasan karena itu merupakan domain pemerintah pusat.

"Kita tidak bisa mengotak-atik masalah aturan, karena aturan itu dari pusat dan pembahasannya di pusat dan tidak bisa dilakukan di daerah," tegasnya.

Namun berbagi sembako dari warga PMI Perjuangan tersebut mendapat protes  keras dari Wakil Ketua DPRD Rohul M.Syahril Topan. Dirinya sempat marah dan mengaku dirinya tidak terima dengan sumbangan yang diberikan itu, bahkan ada ditulis disembako nama langsung anggota DPRD Rohul.

Topan menganggap itu bukan kritikan, namun penghinaan. Bila mau mengkritik jangan ditulis nama di bungkus sumbangan. Karena Itu sama saja menganggap semua anggota dewan tidak berbuat, sementara dirinya dan sejumlah anggota DPRD sudah berbuat, hanya saja tidak dibesar-besarkan di Media meski ada beberapa dewan dari Fraksi sudah Ekspose.

"Seharusnya kritikan disampaikan dengan baik, saya tidak terima diperlakukan seperti ini, saya merasa jika hal tersebut adalah penghinaan bagi diri saya selaku anggota legislatif," ungkapnya dengan kesal

Aksi akhirnya selesai, setelah rombongan PMI Perjuangan pergi meninggalkan ruangan DPRD juga M.Syahril Topan pergi meninggalkan PMI Perjuangan walaupun sempat terjadi adu argumen.(Fah/Tim/Rls)


Data Tim Gugus Covid-19 Pemkab Rohul 30 April 2020. PDP Dirawat 9 Orang dan 1 PDP Meninggal Hasil Swab Negatif

Foto Tim Gugus Tugas Covid-19
 Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu
.
ROKAN HULU(SP) -  Tim Gugus Tugas Covid-19 atau Corona Virus Desease Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus ekspose data  Pandemi Covid-19 diwilahnya.

Data ini sesuai Rekap Surveilens Covid 19 RSUD, Dinas Kesehatan, berasal dari laporan Kepala Puskesmas se Kabupaten Rokan Hulu dari  data seluruh Dokter, Bidan dan Petugas Kesehatan di Kecamatan dan Desa.

Disampaikan Bupati H. Sukiman melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pemkab Rokan Hulu Drs. Yusmar, M.Si, Orang Dalam  Pemantauan (ODP) Kamis (30/04/2020) pukul 15. 59 wib, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 5.194 orang, dengan status masih dipantau 1.748 selesai pemantauan  3.446 orang.

"ODP ini warga yang kembali dari luar Rokan Hulu, atau warga lain yang datang ke Rokan Hulu dari daerah yang sudah terinveksi Covid 19. Status masih pemantauan  877," kata Yusmar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Rokan Hulu.

Yusmar menjelaskan total ODP hari ini adalah 5.194 sebelummya 5.074, ODP baru120 orang.ODP di pantau, hari ini, 1.748 orang sebelummya 1.773 orang, berkurang ODP di pantau 25 orang.
ODP selesai di pantau atau sehat,
hari ini 3.446 orang, sebelummya 3.301 atau bertambah ODP sehat 145 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
Jumlah PDP Rokan Hulu, hari ini
Kamis tanggal 30 April 2020, menurut Tim Medis, melalui Direktur RSUD Rokan Hulu tidak ada penambahan tetap 29 orang.

Hari ini ada 1 PDP meninggal, dengan hasil swab 1 dan 2 Negatif, an.Nasikah, perempuan, umur 46 tahun, wargaKecamatan Pendalian IV Koto. Riwayat sakit sesak nafas,
batuk, pilek dan jantung serta HD.
Artinya tidak covid 19

PDP lain nya, secara klinis dalam
kondisi baik, semua PDP
sudah dilakukan swab di kirim ke
Laboratorium Biomolekuler RSU
Arifin Ahmad dan masih menunggu
hasil PCR.

"Untuk pasien PDP yang meninggal hasil swab ( PCR) masih menunggu hasilnya," jelasnya.

Urai Yusmar, tempat perawatan PDP, di rawat 9 orang, di RSU Arifin Ahmad 1, RSUD Rohul 5 Awal Bros A. Yani 1, RS Ibnu Sina 1, RS Tandun 1. PDP yang sudah sehat 15 orang dan sudah pulang ke rumah masing masing.


"PDP yang meninggal dunia 5 orang, 2 orang statusnya Negatif, yaitu NS, 46 tahun, perempuan, Kecamatan Pendalian IV Koto, ER, perempuan, Kecamatan Pagaran Tapah PTPV. Sedangkan 3 orang masih menunggu hasil swab untuk memastikan Pasien apakah apa hasil swabnya dan Pasien positif tidak ada.

Masih juru bicara Covid-19 Rohul, Tim gugus terus berupaya bekerja sesuai tugas dan fungsinya dalam pencegahan penularan Covid-19.

Sesuai laporan dan dokumentasi serta Vidcon yang disampaikan, semua tingkatan hingga di daerah perbatasan tetap melaksanakan pemeriksaan suhu badan warga yang datang dari luar ke wilayah Rokan Hulu.

"Pemerintah Kecamatan dan Desa kerjasama dengan TNI dan Polri serta elemen masyarakat termasuk pihak swasta, terus kompak dan saling bersinergi bahu membahu, sampai mengembangkan tradisi kearifan lokal, termasuk mendirikan Posko, pengadaan  masker, desinfektan dan bantuan lain kepada masyarakat secara mandiri," pungkasnya. (Fah/Tim/Diskomifo Rokan Hulu).


Keseriusan pemdes koto Damai, untuk memutuskan mata rantai wabah virus covid 19.

KAMPAR(SP) – Pemerintah Desa Koto Damai dalam hal ini Kepalan Desa, M. Saikhu bersama Babinkamtibmas Koto Damai, Babinsa Koto Damai, juga Perangkat Desa, BPD, LPM, RT/RW, Bidan Desa,  Kader Posyandu dan Team Covid 19 Koto Damai melakukan penyemprotan disinfektan di area-area publik yang berada di wilayah desa Koto damai Kecamatan Kampar kiri tengah Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Kamis(30/04/2020).

Sejumlah area publik yang disemprot cairan disinfektan ini, diantaranya Kantor Desa Koto Damai, masjid- masjid dan area publik lainnya.

Disamping melakukan penyemprotan disinfektan, Pemerintah Desa Koto Damai juga membuat Posko Penanggulangan Covid 19 di sertai dengan menyediakan sarana mencuci Tangan, juga di sejumlah mesjid disana dan menyediakan Masker bagi Warga. Adapun Pemerintah Desa juga menyampaikan Himbauan dengan cara memasang sejumlah spanduk di beberapa titik tertentu, yang bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan diri dan gaya hidup sehat.

Kepala Desa Koto Damai, M. Saikhu kepada awak media mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan pada area-area publik dan penyampaian himbauan ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Desa Koto Damai.

Dikatakan M. Saikhu, disamping melakukan penyemprotan disinfektan di area publik, selanjutnya Posko Penanggulan Covid 19 juga dijaga selama 24 Jam dan dibagi waktu penjagaan dengan 3 shif.

M. Saikhu, juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar mematuhi semua himbauan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19.

“Budayakan gerakan masyarakat hidup sehat rutin cuci tangan pakai sabun, jangan berkumpul-kumpul/hindari kerumunan massa, kurangi aktivitas di luar rumah, mari bersama-sama kita cegah penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Desa Koto Damai,” imbaunya.

Serta dalam penjelasannya, juga menyampaikan sebuah harapan" bahwa harapannya tentu kondisi bisa segera pulih kembali semua seperti sedia kalanya dan kita pun kedepan bisa beraktivitas seperti biasanya". imbuhnya. (Ikhsan)

Bupati Kampar Ikuti Musrenbangnas Tahun 2020 melalui Vidcon

Bupati Kampar  H. Catur Sugeng Susanto, SH  mengikuti Musrenbang nas Tahun 2020, RKP Tahun 2021,   melalui Vidcon di  ruang kerja Kepala  Bappeda Kabupaten  Kampar, Kamis  (30/4/20).  (Herman Jhoni)
BANGKINANG(SP)-Bupati Kampar  H. Catur Sugeng Susanto, SH  mengikuti rangkaian  kegiatan  Musyarawah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2020, untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021,   melalui Video  Conference  (Vidcon) di  ruang kerja Kepala  Bappeda Kabupaten  Kampar, Kamis  (30/4/20).  Ikut mendam pingi Bupati Kampar,  Kepala Bappeda Kabu paten Kampar Ir. Azwan, M.Si.

Pelaksanaan Musrenbangnas  Tahun 2020 ini memang berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Pelaksanaan Musrenbangnas Tahun 2020  dilakukan secara virtual karena digelar disaat pendemi Covid-19.

Musrenbangnas RKP  ini merupakan forum tahunan yang diselenggarakan  Kementerian PPN/Bappenas bertujuan  untuk menyampaikan  informasi arah prioritas  pembangunan nasional  satu tahun  kedepan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Musrenbangnas ini dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo. Bupati  Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH dan Kepala Bappeda Kabupaten Kampar, Ir. Azwan, M.Si,  fokus  dan cermat mengikuti rangkaian  kegiatan Musrenbangnas dari awal hingga  akhir.

Musrenbang ini diikuti seluruh Kepala Daerah di Indonesia, Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Bappeda Provinsi dan Kepala Bappeda Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Pada saat membuka Musrenbangnas ini Presiden RI Joko Widodo  menyampaikan  bahwa tahun 2021  merupakan  tahun pemulihan ekonomi. Oleh sebab  itu Presiden meminta kepada semua jajaran untuk  bekerja keras dan cepat agar nantinya tahun 2021  Indonesia sudah pulih kembali.

Presiden mengingatkan selain kecepatan  mengatasi  Corona, pemulihan juga harus menjadi prioritas. Menurutnya, hal itu penting agar ekonomi bisa berjalan dengan normal seperti sedia kala. ”Selain kecepatan mengatasi Covid-19, kita perlu kecepatan untuk pemulihan,” katanya.

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH  usai mengikuti  rapat  Musrenbangnas melalui Vidcon tersebut kepada pers  menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar  berkomitmen  untuk mendukung  tema  RKP Tahun 2021  yaitu, Mempercepat Pemulihan  Ekonomi dan  Reformasi  Sosial,  dengan  fokus pembangunan  yaitu  Pemulihan Industri,  Pariwisata,  Investasi,  Reformasi Sistem  Kesehatan Nasional, Reformasi Sistem  Jaring Pengaman Sosial dan  Reformasi Sistem Ketahanan Bencana. “Selanjutnya kita berkomitmen mensukseskan agenda  pembangunan yang disusun dalam RKP tahun 2021,” jelas  Bupati.

Sementara itu  Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, M.Si didampingi Sekretaris Bappeda Kampar M. Fadli Mukhtar, S.Pi, MSc dan Kabid LPP Bappeda Kampar  Yusdiyen Hadinata, S.Si, M.Si  menyampaikan bahwa sesuai arahan  Menteri Dalam Negeri perlu dilakukan singkronisasi dan penyesuaian   tema dan prioritas  daerah pada RKPD Kabupaten/ Kota tahun 2021. “Oleh sebab itu kita memformulasikan  prioritas dan target  pembangunan 2021 dengan melakukan refokusing terhadap pasca pendemi Covid-19 terutama  untuk sektor yang terdampak, kesehatan, ekonomi dan sosial,” jelas Azwan. (Herman JhoniJhoni/ontuo daus)

Mulai Besok, Posko Gugus Kampar Covid-19 di Gedung LPTQ

Bangkinang Kota(SP) - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Kampar sedikit terlihat menurun, hal ini terliht dari pasien terinpeksi Covid-19 di Rumah Sakit Daeah Bangkinang saat ini sudah tidak ada lagi.

Walaupun demikian, pemda kampar khususnya tim Gugus Covid-19 kampar terus melakukan upaya penaganan dengan membuka Pos Gugus di gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) kabupaten kampar, Bangkinang Kota.

Hal tersebut disampaikan ketuangugus civid-19 melalui wakil ketua gugus covid-19 Drs Yusri,M.Si saat memimpin rapat evaluasi penanganan covid-19 di ruang rapat lantai III kantor bupati Bangkinang Kota, kamis (30/4/20).

Yusri yang juga merupakan selaku Sekretaris Daerah kampar menyampaikan, bahwa mulai besok (red) posko gugus covid-19 kampar telah berada di gedung LPTG. Dimana setiap hari disana akan ada personil dari Dinkes kampar, BPBD, Dinsos,TNI, Polri serta dilengkapi dengan tenaga teleconperence Diskominfo kampar.

Terkait covid-19 di kampar hari ini kamis 30 april 2020, dama yang ODP sebanyak 1005 orang dan pulang sebanyak 4179, sedangkan PDP sebanyak 81 orang, masih dirawat 47, pulang 22 dan meninggal 12 orang. Sementara laporan dari Kadis Kesehatan kampar yang meninggal 12 orang tersebut tidak positif corona.

Kemudian untuk pemutusan mata rantai penyebaran covid-19, pemda kampar atau gugus covid-19 telah melakukan dan akan melakukan terus berbagai upaya sesuai protokol kesehatan. Walaupun saat ini kampar belum PSBB, akan tetapi aturan dalam PSBB telah kita dijalankan." ungap Yusri".

Terkait dilapngam memang banyak hal kendala bagi petugas, khusus tim medis saat ini banyak Kepala Puskesmas mengeluhkan ketidak jujuran masyarakat yang pulanag dari saerah terjangkit covid-19.

Makanya sampai saat ini, Bupati kampar telah bajyak mengelurkan Surat Keputusan seperti SK terhadap pendirian dan pengoperasian posko wilayah perbatsan Sumbar-Riau di XIII Koto Kampar, SK posko perbatasan Pku-Kampar SK apabila di RSUD tidak tertampung lagi korban cobi-19, pemda kampar juga telah siapkan Gedung PMI dan stanum untuk isolasi mandiri.

Kemudian terkait bantuan kepada masyarakat,  pemda kampar telah membagikan beras candagan pemerintah sebanyak 100 ton setiap tahun untuk bencanana non alam dan dibantu melalui Baznas kampar. Dimana sampai saat beras ini sudah dibagikan di 17 kecamatan tinggal 4 kecamatan yakni kec. Tapung Hulu, Tapung Hilir, Gunung Sahilan dan Kampar Kiri Hulu. Adapun total Anggaran untuk covid-19 pemda kampar terhitung mulai tanggal 6 maren memposting anggran lebih kurang 43 milyar.(ontuo daus )

Kemenag Kampar Terbitkan Qimat Zakat Fitrah 1441 H

Kampar (SP) – Dalam rangka memudahkan masyarakat dalam menentukan besaran Qimat Zakat Fitrah dan untuk kesregaman, Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar telah menerbitkan Qimat Zakat Fitrah Tahun tahun 1441 H / 2020 M. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, didampingi Staf Penyelenggara Syari’ah Henderi Meyeldi MSy, hari kamis (30/04/2020) di ruang kerjanya.

Alfian mengatakan, Qimat Zakat Fitrah ini kita diterbitkan dalam bentuk Surat Edaran Nomor :B-692/Kk.04.4/6/BA.03.2/04/2020, tentang Qimat Zakat Fitrah Tahun tahun 1441 H / 2020 M. Yang mana zakat fitrah ini dilaksanakan menurut ketentuan hukum Fiqh yaitu 1 (satu) Sha’ (Gantang) makanan yang mengenyangkan.

Lebih lanjut Alfian mengatakan, Untuk satu Sha’ ini sama dengan 11 kaleng susu cap nona, apa bila diukur dengan timbangan sama dengan 2,5 kg, dan apabila diukur dengan uang, maka dibayar seharga beras dipasaran waktu zakat fitrah ditentukan.

Sebagai patokan, Tim dari Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar telah memantau harga beras pasaran dalam kota Bangkinang pada minggu pertama bulan juni 2017 sebagai berikut : Untuk beras PW/42C  @ Rp 15.000 x 2,5 kilogram = Rp 37.500, 00. Untuk beras Sokan @ Rp 14.000 x 2,5 kilogram = Rp 35.000, 00. Untuk beras Anak Daro Solok/42C @ Rp 13.500 x 2,5 kilogram = Rp 33.750, 00.

Untuk beras Kuriuk Kusuik/mundam @ Rp 13.000 x 2,5 kilogram = Rp 32.500, 00. Untuk beras Belida/Topi Koki @ Rp 12.000 x 2,5 kilogram = Rp 30.000, 00. Untuk beras Bulog Vietnam @ Rp 11.000 x 2,5 kilogram = Rp 27.500, 00. Dan Untuk beras Bulog Raskin @ Rp 10.000 x 2,5 kilogram = Rp 25.000, 00, jelas Alfian.

Kepada seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kab. Kampar, Pengurus Masjid dan Musholla serta para Da’i untuk dapat mensosialisasikan Qimat Zakat Fitrah ini dan memantau pelaksanaan pengumpulan dan pendistribusian di Wilayah kerja masing-masing.

Pengumpulan dan Pendistribusian wajib mentaati protokoler kesehatan covid-19, dengan mengedepankan physical distancing ( menjaga jarak) dan memakai masker.

Kemudian pada tanggal 5 Syawal 1441 H, diharapkan kepada seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kab. Kampar, Pengurus Masjid dan Musholla serta para Da’i untuk dapat melaporkan secara tertulis hasil pengumpulan dan pendistribusian Zakat Fitrah tersebut kepada Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar untuk diteruskan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pungkas Alfian. (Ags/ountuo daus)

Bupati Kampar sampaikan LKPJ sidang Paripurna di gedung DPRD Kampar

Bangkinang Kota(SP) - Ketua DPRD Kampar Faisal ST pada pukul 14.05 WIB secara resmi membuka sidang Paripurna Laporan Keterangan PertanggungJawaban (LKPJ) Bupati Kampar yang dilaksanakan melalui Teleconference yang didukung penuh DiskominfoKampar sebagai Host dengan menggunakan aplikasi zoom yang dapat diakses oleh seluruh anggota DPRD Kampar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis (30/4).

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto secara resmi membacakan materi LKPJ tentang kondisi dan kejadian yang telah dilakukan pemerintah daerah. Penyelesaian konflik tapal batas Kabupaten antara Kampar dengan Kuansing, Siak dan Rokan Hulu.

"Kita laporkan hasil pencapaian tahun 2019, penghargaan yang telah kita raih, juga tentang sengketa tanah konflik antara Kampar dengan Siak, Rokan Hulu dan Kuansing. Serta realisasi anggaran APBD realisasinya hampir 100% dan Capaian pendapatan asli daerah realisasinya lebih dari target" ungkap Catur

Berbagai penghargaan yang berhasil diraih oleh Kabupaten Kampar dipaparkan langsung oleh Catur dalam Sidang Paripurna LKPJ 2019 ini seperti Kementerian Keuangan, Opini WTP, Kementerian lingkungan hidup tentang Adipura, dengan harapan akan mencapai peningkatan ditahun yang akan datang.

"Semua pencapaian kita sampaikan dan menunggu hasil keputusan pembahasan yang dilakukan pansus, Mudah-mudahan dengan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD Kampar hal ini dapat diselesaikan dengan segera dan sebaik-baiknya untuk membangun kabupaten Kampar lebih baik lagi." Ungkap Catur

Akhirnya setelah terbentuknya pansus dan pada pukul 14.54 WIB secara resmi sidang Paripurna DPRD Kampar resmi ditutup oleh ketua DPRD Kampar Faisal ST.(ontuo daus)

Rabu, 29 April 2020

Polres Kampar dan Jajarannya Terus Upayakan Bantu Bahan Pangan Bagi Warga Terdampak Covid-19

KAMPAR(SP) - Jajaran Polres Kampar terus berupaya membantu masyarakat terdampak Covid-19, hari ini Kamis (30/4/2020) sejumlah anggota Polres Kampar dipimpin Panit I Resnarkoba Ipda Sutarno, mendatangi sejumlah keluarga kurang mampu untuk membagikan bantuan bahan pangan dari Polres Kampar.

Ada 10 keluarga kurang mampu yang diberikan bantuan dari Polres Kampar hari ini yaitu sdr. Muslim, Ismiati dan Miwa di Desa Ganting Salo. Kemudian Ibu Subang, Siti, Wandi, Hasan dan Umi Kalsum di Dusun Sialang Desa Salo, selanjutnya sdr. Tumin dan Ani di Desa Pulau Belimbing, Kuok.

Masing-masing keluarga ini diberikan bantuan bahan makanan terdiri dari beras 10 kg, Telur 1 papan, Mie Instant 1 karton, minyak goreng 1 kantong dan 1 kaleng Sarden.

Para penerima bantuan ini tampak senang mendapat bantuan dari Jajaran Polres Kampar, mereka menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian ini yang dinilai sangat membantu mereka ditengah kesulitan yang dihadapi saat merebaknya wabah Covid-19.

Selain membagikan bantuan, para personel Polres Kampar ini juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kontak langsung dengan orang lain, serta membudayakan hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Pemberian bantuan untuk warga terdampak Covid-19 ini juga dilakukan seluruh Polsek Jajaran Polres Kampar, dengan melibatkan para personel termasuk para Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek-Polsek.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Deni Yusra saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini menyampaikan, bahwa sejak terjadinya Pandemi Covid-19 jajaran Polres Kampar telah berupaya membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19, bantuan ini merupakan donasi dari anggota dan Bhayangkari serta pihak lain yang dikumpulkan secara sukarela untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semoga hal ini dapat membantu meringankan sebagian beban masyarakat yang terdampak Covid-19, dan tentunya kita berharap atas kepedulian kita bersama wabah ini cepat berakhir, jelas Deni.(rc)

Pemkab Sijunjung Terima Kopi Anti Virus Dari HPA Internasional Kelantan Malaysia

Sijunjung (SP) - Ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung mendapatkan bantuan 50 Poc kopi radix dari HPA Internasional Kelantan Malaysia.

Kopi tersebut selain anti virus, juga bisa buat penguat stamina bagi tenaga medis dalam melakukan penanganan Covid-19.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Divisi Kerjasama HPA Internasional, Yohandrizon Syamsu, SP kepada Bupati Yuswir Arifin di Kediamannya di Pasar Inpres Muaro, Rabu (29/4) sore.

Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung didampingi Asisten III sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sijunjung, Edwin Suprayogi.

Bupati Yuswir Arifin mengucapkan terimakasih kepada pihak HPA Internasional atas bantuan yang diberikan tersebut. “ Kami sangat bersyukur sekali atas bantuan ini dan akan kami gunakan sebaik mungkin,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya bantuan kopi radix bagi tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, sehingga dapat membantu meningkatkan stamina dalam melaksanakan tugas dengan baik.

Sementara itu, Divisi Kerjasama HPA Internasional, Yohandrizon Syamsu menjelaskan Black Radix adalah kopi herbal yang boleh diminum oleh semua umur baik laki-laki maupun perempuan, terutama diperuntukkan bagi tenaga medis yang bertugas melawan Covid-19.

“Yang mudah lemah tak bertenaga bisa kembali segar bugar setelah meminum ini ,dan bagi yang lagi batuk, flu, masuk angin maka ini bisa jadi solusi terbaik,” jelasnya.

Selain itu, Black Radix merupakan herbal panas untuk anti virus dan boleh ditambahkan jahe saat diminum.

“Untuk bahan dasar kopi ini yaitu tongkat ali/pasak bumi, teja lawang, tebu gajah, mengkudu hutan, halban, larak hutan dan mata pelanduk sebagai anti virus,” urainya.

Ia berharap semoga bantuan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi tenaga medis dalam melaksanakan tugas penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Sijunjung.(Dicko)

Situasi Covid-19 Belum Membaik, Pemkab Sijunjung Kembali Perpanjang Masa Libur Sekolah

Sijunjung (SP) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi peserta didik atau pelajar di Ranah Lansek Manih mulai 02 Mei hingga 30 Mei 2020. Perpanjangan itu berlaku untuk pelajar dari jenjang PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB dan lembaga pendidikan non-formal.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Instruksi Bupati Sijunjung Nomor 421/1587/DIKBUD-2020 tanggal 29 April 2020 perihal perpanjangan waktu belajar di rumah akibat dampak covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

Langkah ini diambil karena situasi akibat wabah Covid-19 belum juga membaik. Pemerintah juga masih menerapkan social distancing atau physical distancing.

“Setelah memperhatikan dan mencermati kondisi saat ini, maka diputuskan untuk memperpanjang kembali masa belajar di rumah,” ungkap Bupati Yuswir Arifin kepada Sumaterapos.co.id, Kamis (30/4).

Menurutnya, walaupun di sijunjung masih Nol Positif Covid-19, tentunya kita perlu lebih waspada dalam antisipasi penyebaran virus corona tersebut.

Bupati berharap kepada orang tua agar meningkatkan pendampingan dan memberikan dorongan kepada anak selama kegiatan belajar di rumah.

Sementara dari sisi guru, diimbau tidak banyak memberikan tugas yang dapat menimbulkan kepanikan dan rasa khawatir bagi siswa.

“Akan tetapi lebih fokus pada memotivasi siswa untuk tetap berada di rumah, serta mengembangkan bakat dan minat yang bisa dilakukan di rumah,” pungkasnya.(Dicko)

Masyarakat Rohul Antri Buka Rekening Prakerja di BNI Pasar Modren Pasirpengaraian Kampung Padang

Foto Warga yg antrian di BNI Pasar Modren Kampung Padang Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu, Riau yang membuka rekening untuk Prakerja.
ROKAN HULU(SP) - Seratusan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, Riau, terlihat antrian di Bank Negara Indonesia (BNI) yang berada di Kampung Padang, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah Kamis, (30/4/2020).

Antrian tersebut masyarakat yang membuka rekening untuk dana kartu Prakerja yang diberikan pemerintah dalam rangka penanggulangan dampak Corona Virus Desease atau Covid-19 yang sedang melanda dunia dan Indonesia saat ini.

Salah satu Satpam di BNI di Pasar Modren tersebut yang selalu mengetes suhu panas badan warga yang memasuki ruangan tunggu mengatakan, antrian tersebut sudah sejak hari Senin lalu hingga hari ini sedangkan yang bisa dilayani paling 30-50 orang perhari.

"Ya bang antrian ini sejak hari Senin lalu, mereka masyarakat buka rekening prakerja,"katanya.

Terlihat Warga di BNI itu, didalam penuh begitu juga diluar, sambil duduk dilantai ada yang memakai masker dan kebanyakan yang tidak memakai masker Protokol Kesehatan Pencegahan pandemi Corona Virus Desease atau Covid-19 yang terus disampaikan upaya Pemerintah memutus mata rantai penularan Corona Virus tersebut.

Beberapa warga juga sangat mengharapkan penambahan pelayanan untuk tidak terlalu lama antrian untuk mereka buka rekening Prakerja tersebut.

"Antrian bang, semoga ada penambahan pelayanan masyarakat membuka rekening Prakerja ini," kata sejumlah warga.(Fah/Tim).


Kegiatan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19. Polsek Kabun Bersama Upika Antar Buka Puasa ODP dan Warga Kurang Mampu.

Foto Kapolsek Kabun AKP Didi Antoni, SH, MH bersama Upika dan Tim Relawan Covid-19 saat siapkan makanan buka puasa OPD Covid-19 dan masyarakat kurang mampu.
ROKAN HULU(SP) - Guna Mendukung Kegiatan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19 Polsek Kabun Bersama Upika, ada Personil Koramil 08/TDN, Pemerintah Desa dan Relawan Covid-19 Desa Bencah Kesuma melaksanakan giat dapur umum memasak pengadaan Nasi Kotak serta Menu Berbuka Puasa untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan masyarakat yang kurang mampu di Desa Bencah Kesuma.

Kegiatan itu dilaksanakan Rabu, (29/4/2020) bersama Kapolsek Kabun AKP Didi Antoni, SH.,MH dan personil Polsek Kabun, Camat Anang Perdana, Anggota TNI Koramil 08/TDN, Kepala desa Bencah kesuma Sruslan dan staff dan Relawan Covid-19 Desa Bencah Kesuma.

"Ya, kita peduli Masyarakat ODP Covid-19 danMasyarakat yang Kurang Mampu di Desa Bencah Kesuma Kecamatan Kabun," kata Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Kapolsek Kabun AKP Didi Antoni

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kabun mengarahkan Bhabinkamtibmas Bersama Pemerintah Desa Bencah Kesuma untuk mendata ODP Covid-19 dan masyarakat yang kurang mampu, sertau memberdayakan  Dapur Umum Polsek Kabun, dengan melibatkan Team Relawan memasak pengadaan Nasi Kotak, serta menu untuk berbuka Puasa Ramadhan 1441 H.

Terlihat Kapolsek Kabun, Camat Kabun, Personil Polsek Kabun, Personil Koramil 08/TDN bersama team Relawan Covid-19 Desa Bencah Kesuma langsung mengantarkan nasi Kotak menu buka puasa kepada ODP dan masyarakat kurang mampu di Desa Bencah Kesuma.

"Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19 ini, mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran
wabah Covid-19, selama kegiatan tersebut aman dan kondusif, warga yang menerima makanan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polsek dan Upika Kabun,"pungkasnya. (Fah/Tim).



Forkopimda Kabupaten Kampar Tinjau Aktivitas Pasar Ramadhan di Kawasan Pasar Atas Bangkinang

BANGKINANG KOTA(SP) - Forkopimda Kabupaten Kampar Tinjau Aktivitas Pasar Ramadhan di Kawasan Pasar Atas Kota Bangkinang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 pada Rabu sore (29/4/2020).

Forkopimda yang hadir adalah Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Aidil Amin SIP dan Kajari Kampar Suhendri SH, MH.

Juga hadir sejumlah pejabat lainnya yaitu, Kasatpol PP Nurbit S.Sos, Kadishub Amin Filda, Kadis Perdagangan Afrizal S.Sos, Waka Polres Kampar Kompol Ricky Ricardo SIK dan Kasat Lantas AKP Fauzi SH, MH.

Rombongan Forkopimda Kampar ini meninjau langsung aktivitas pedagang dan pembeli di Pasar Ramadhan, yang berlokasi di Jalan Datuk Tabano Bangkinang mulai dari perempatan Sisingamangaraja hingga perempatan Agussalim.

Bupati Kampar dan rombongan juga menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dan bertatap muka dengan para pedagang, serta mengingatkan mereka untuk selalu memakai masker dan menerapkan physical distancing (jaga jarak) saat beraktivitas di pasar Ramadhan ini.

Beberapa pedagang dan pengunjung pasar yang belum memiliki masker, juga diberikan masker oleh rombongan dan mereka diminta untuk langsung memakai maskernya.

Dari hasil peninjauan ini para pedagang terlihat telah mengikuti arahan tentang penerapan physical distancing yang telah disosialisasikan oleh tim gabungan diawal Ramadhan lalu, dimana dilakukan rekayasa dengan memberi tanda garis putih untuk lapak pedagang dan tanda antrian untuk pembeli agar mereka bisa menjaga jarak sesuai anjuran protokoler kesehatan.

Kegiatan peninjauan Pasar Ramadhan oleh Forkopimda Kampar ini berakhir sekitar pukul 17.30 wib dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.(RC)

MIRIS, SEORANG DIREKTUR PASCASARJANA STIE-BANGKINANG DITERLANTARKAN

Bangkinang (SP)- Mungkin pepatah "Habis Manis Sepah Dibuang" sangat cocok dengan nasib yang menimpa salah Seorang  Direktur Pasca Sarjana di salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Kota Bangkinang.

Dia adalah Dr. Muhammad Yusril, M.Sc, pria kelahiran Terusan, 25-11-1957 ini  kini telah diterlantarkan oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Kampar (YLPK) setelah kampus yang bernama Program Pasca Sarjana STIE-Bangkinang  berdiri dan memiliki  mahasiswa.

Cerita berawal dari pendirian program pasca sarjana STIE Bangkinang yang dinaungi Yayasan Lembaga Pendidikan Kampar (YLPK) dan yang menjadi Ketua Drs.H.Zulher, M.S.

Pada tanggal 15 Mei 2018,  Dr. Muhammad Yusril, M.Sc ditelpon oleh seseorang yang bernama Tarmizi yang juga merupakan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara meminta untuk membantu saudaranya mendirikan Pascasarjana di STIE-Bangkinang. Dengan berbagai pembicaraan akhirnya  Muhammad Yusril bersedia membantu dan berjumpa dengan  ketua YLPK.

"Waktu itu saya kedatangan Telepon dari sahabat saya Prof. Dr.H.B. Tarmizi, M.S. (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara) untuk minta saya agar membantu saudaranya untuk mendirikan Pascasarjana di STIE-Bangkinang.  Dam saya menjawab Insha Allah saya bisa bantu asal Pihak STIE Bangkinang bersedia membuat perjanjian kerja yang jelas" ungkap Muhammad Yusril.

Seiring perjalanan waktu, setelah adanya pertemuan dan kesepakatan kedua belah pihak. Muhammad Yusril  pada tangga 1 Oktober 2018  menerima SK Direktur Pascasarjana Nomor: 091/Kpts/002/X/2018/056 tentang Pengangkatan Direktur Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang, periode 2018-2023.

Sejak itulah Muhammad Yusril mulai bekerja menyusun draf awal borang pendirian program pasca sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang  dengan berbagai kendala namun akhirnya izin  pasca sarjana tersebut tersebut akhirnya keluar dengan SK MENTERI TENTANG IJIN PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN STIE-BANGKINANG TERBIT DENGAN NOMOR: 943/KPT/I/2019 TANGGAL 10-10-2019.

" Pengajuan izin itu tidak mudah tiga kali kita mengajukannya akhirnya pengajuan yang ketiga Hasil Evaluasi tanggal 11 September menunjukkan bahwa “Dokumen Borang Terintegrasi”, dan 12 September 2019 boleh Proses Lanjut, kemudian “Usulan direkomendasi dan Memenuhi Syarat” pada tanggal 26 September 2019." Katanya.

Ternyata pekerjaan sang Direktur tidak sampai disitu saja. Setelah izin keluar Ia bersama tim harus bekerja keras kembali untuk penerimaan mahasiswa baru. Disinilah sang Direktur mulai tak dihargai oleh ketua YLPK.

Target Awal dalam pengajuan proposal pendirian Pascasarjana ke YLPK pada tanggal 29 Juni 2018 dinyatakan bahwa target penerimaan mahasiswa S2 periode 2019/20 (Semester Ganjil) adalah 40 orang dan ternyata mahasiswa yang diterima sebanyak 70 orang, berarti efektivitas pencapaian target 175 persen. Artinya, penerimaan mahasiswa periode ini melampaui 75 persen dari target. Namun, hal ini dalam rapat Yayasan, STIE, dan Pascasarjana 09 Januari 2020 pukul 08:30 Ketua Pembina YLPK sekaligus ketua STIE (dengan emosi) menuding penerimaan mahasiswa belum mencapai Target.

" saya tidak tahu target yang mana ?. Direktur Pascasarjana dipersalahkan dalam hal tidak minta ijin ke lapangan, uang transport berlebihan, terlalu lama di lapangan, malah Bapak Drs. Zamhir Basem menuding sudah menggunakan uang Pascasarjana seenaknya. (ini terkesan tendesius). Seolah-olah saya sangat tidak berakhlak dalam mengelola Pascasarjana. Perlu diingat" katanya lirih.

Penderitaan Direktur Pascasarjana semakin hari semakin berlanjut diantaranya :  Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Kampar (YLPK) dan Ketua STIE Bangkinang dengan tidak membayarkan kontrak tempat tinggal atau Posko Pendirian Pascasarjana di Jl. Nusa Indah, Pasar Bawah, Bangkinang Kota dan tidak membayarkan Tunjangan Jabatan pada hal Pascasarjana telah menerima mahasiwa baru.

" sesuai Perjanjian Kerja antara YLPK dengan MY (Akta No: 05 tanggal 24 Juli 2018), selama pendirian dan pengelolaan  Pascasarjana STIE-Bangkinang, saya akan diberi Gaji dan Tunjangan Jabatan, Akomodasi , dan kenderaan jabatan direktur.  Namun, Gaji dan Tunjangan Jabatan hanya dibayar untuk Oktober 2018-Februari 2020, setelah itu (mulai bulan Maret 2019) yang dibayarkan hanya Gaji Pokok Dosen Tetap, sedang Tunjangan Jabatan tidak dibayarkan". Ungkapnya lagi

Pada hal  hingga saat ini secara “deyure” dan “defacto” masih menjabat sebagai Direktur Pascasarjana. Sebagai Direktur tidak menuntut tempat tinggal yang mewah, cuma minta Ruko sewa Rp.6,5 juta per tahun asalkan dekat dengan Masjid, itupun belum dilanjutkan oleh YLPK.

Dengan demikian, secara sengaja “wan prestasi” sudah mulai dilakukan oleh Ketua YLPK dan Ketua STIE-Bangkinang . Muhammad Yusri tentunya sebagai pendiri dan pejuang pendirian pasca sarjana STIE-Bangkinang tidak tinggal diam dengan berbagai derita yang dialaminya. Nantikan kisahnya diberuta selanjutnya...   . (Ountuo daus)


Tinjau Pasar Ramadhan, Catur Ingatkan Jaga Jarak.

Bangkinang(SP)- Pasar Ramadhan merupakan salah satu tradisi bagi masyarakat, namun ditengah Pendemi Virus Corona (Covid-19) menjadi kerisauan bagi pemerintah maupun element masyarakat terhadap penyebaran Virus yang sangat berbahaya ini. Oleh sebab itu Bupati langsung melakukan peninjauan terhadap pedagang dan pembeli untuk nenerapkan protokol kesehatan ditengah Virus dengan sosial Distancing (Atau Jaga Jarak).

Untuk penjualan kita telah lakukan penempatan lapak yang sudah menerapkan protokol kesehatan, namun untuk pembelian kita himbau agar dapat menpedomani protokol kesehatan.

"Jaga jarak baik pembeli dengan penjual maupun antara pembeli dengan pembeli lainnya" Himbau Bupati Kampar sembari mempraktekkan tata cara pembayaran dan pengambilan barang dengan jarak 1 meter" Himbau Bupati Kampar pada hari, Rabu 29/04.

Didampingi oleh Dandim 0313/KPR Letkol Inf. Aidil Amin S, IK, Kajari Kampar Suhendri, SH, MH, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Khalid, S IK, Dan beberapa kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Catur Sugeng Susanto, SH  menghimbau Kepada pengunjung dan penjual agar terus menghindari penyebaran Covid-19. Kita tahu dengan perkumpulan seperti ini menjadi rentan terhadap penyebaran Virus ini" Kata Bupati Kampar.

Disisi lain Bupati Kampar juga melakukan belanja langsung kepada pedagang sekaligus sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja maupun yang sedang berada dijalan. (Ontuo daus)

Jubir Gugas Covid-19, Rizal Efendi ; Diharapkan Tidak Adalagi Informasi Corona Simpang Siur di Sijunjung

Sijunjung(SP) - Pos Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sijunjung. Selain melibatkan anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Anggota Tim Medis Dinas Kesehatan, terlihat personil Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sijunjung dibawah Pimpinan Rizal Efendi, SE ikut mensupport dalam menyampaikan informasi terkait pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) melalui Mobil Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (m-Pustika).

Mobil Pustika tersebut berdiri disebelah Pos Check Point di Jalan M Yamin Muaro Sijunjung dari jam 16.00 WIB hingga 18.00 WIB sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sijunjung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sijunjung, Rizal Efendi menyebutkan pihaknya  telah melakukan berbagai cara untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mobil Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (m-Pustika) sudah diarahkan turun kelapangan semenjak pandemi Covid-19, mulai dari memberikan himbauan di pasar-pasar, tempat fasilitas umum hingga Nagari- Nagari di Delapan Kecamatan yang tersebar di Ranah Lansek Manih,” kata Rizal saat dikonfirmasi MC Sijunjung diruang kerjanya, Rabu (29/4) sore.

Dikatakannya, selain memberikan himbauan kepada masyarakat, pihaknya juga telah membuat website resmi khusus Covid-19, bisa dicek di https://covid-19.sijunjung.go.id/.

“Untuk mengetahui perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun Negatif dan Positif Corona di Kabupaten Sijunjung bisa dilihat pada website tersebut,” jelasnya.

Ia berharap tidak adalagi informasi simpang siur yang berkembang mengenai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Sijunjung Ranah Lansek Manih.

“Untuk memberikan informasi Covid-19, Pemerintah Daerah telah membentuk tim gugus tugas, yang mana informasi disampaikan melalui satu pintu, juru bicara terkait Corona yaitu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,” pungkasnya.(Dicko)

Demi Solidaritas, PLAT Besuk Sahron, Atlit Sepeda Berprestasi Yang Alami Kecelakaan

BANGKINANG(SP)- Sebagai bentuk solidaritas pada sesama anggota komunitas, Persatuan Pedal Liar Adventure atau PLAT Kabupaten Kampar menjenguk Sahron (19), atlit muda potensial Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Riau di rumahnya yang barada di Desa Ridan Permai, Kelurahan Bangkinang Kota, Minggu (26/4/2020) malam.

Sahron baru saja kembali ke rumahnya, usai dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang pasca mengalami kecelakaan hebat beberapa waktu lalu.

Menurut Idrus, Kordinator  PLAT, kedatangan mereka untuk memberikan dukungan moril kepada rekan mereka yang tengah mengalami musibah.

''Kita ingin memberikan perhatian dan dukungan moril kepada rekan kita. Kita menganjurkan Sahron untuk disiplin meminum obat. Mematuhi saran dokter. Kita berdo'a agar Sahron legas sembuh sehingga bisa beraktivitas seperti sediakala,'' ujar Idrus kepada wartawan, Senin (27/4/2020) via seluler.

Dikatakan Idrus, sebelumnya komunitas telah menggalang dana untuk membantu Sahron.

Sahron adalah pemuda penuh telanta di bidang olahraga sepeda sport. Meski usianya belum 20 tahun, ia telah menyabet berbagai gelar bergengsi di tingkat Lokal, Regional hingga prestasi di tingkat Nasional.

Di antara prestasi yang ia raih adalah:

-Juara 3 Enduro Padang Sidempuan
-Juara 2 Agam Gravity Race 2018 di Patar
-Juara IV Junior Enduro Kayu Kolek 2019
-Juara 2 Babus Reborn 2019
-Finisher 1 Event Sepeda Kuansing 2019
-Meraih Perunggu pada ajang Riau Championship 2016.
-Menyabet Perunggu Piala Walikota Pekanbaru 2017.
-Meraih Perak di (Kejurda) Riau 2017 XCE.
-Mewakili Riau di (Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pra Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dan masih banyak lagi prestasi membanggakan yang telah diraih oleh anak muda Bangkinang Kota ini.(sanusi)

14 Hari Karantina Mandiri, Belasan Santri Asal Sijunjung Dinyatakan Negatif Corona

Sijunjung, (SP) - Setelah mengikuti karantina mandiri selama 14 hari di Jorong Batu Gandang, Nagari Limo Koto, sebanyak 14 orang santri asal Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat yang pulang dari Pesantren Tamoro, Jawa Timur (Jatim) dinyatakan Negatif Corona Virus Disease (Covid-19).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, drg. Ezwandra didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika selaku juru bicara gugus tugas pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sijunjung, Rizal Efendi di Jorong Batu Gandang, Rabu (29/4).

“Mereka semua aman. Para santri dinyatakan sehat dan tidak ada satupun yang terjangkit Covid-19, sekarang (Kamis, 29/4/2020), sudah bisa dikembalikan ke rumah masing-masing, setelah mengikuti isolasi mandiri selama 14 hari,” terang Ezwandra.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi para santri ini. ”Mereka (santri) dikarantina itu bukan berarti terinfeksi virus corona, tapi memastikan mereka terpapar atau tidak. Hasilnya mereka semua sehat dan tidak ada yang terpapar," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo selaku Jubir Gugas Covid-19, Rizal Efendi meminta agar masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi hoaks yang beredar seputar virus corona.

"Intinya Kabupaten Sijunjung saat ini aman dan tidak ada yang Positif Corona. Jangan sampai ada informasi yang menyesatkan masyarakat," katanya.

Rizal juga meminta agar masyarakat tidak membuat stigmatisasi atau persepsi negatif terhadap santri yang menjalani karantina itu.

"Tidak boleh ada stigmatisasi terhadap mereka yang dikarantina. Orang-orang yang dikarantina itu tidak terkontaminasi Covid-19. Mereka selama di karantina, diobservasi dan dipantau oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan," pungkasnya.

Hadir kesempatan itu, Camat Koto VII, Aprisal dan Unsur Forkopimcam Koto VII serta Tokoh Masyarakat Jorong Batu Gandang.(Dicko)

Selasa, 28 April 2020

2 Begal Jambret Diringkus Warga dan Diserahkan ke Bhabinkamtibmas Desa Teratak Buluh

SIAK HULU(SP) - Dua orang begal diringkus warga usai menjambret Hp seorang wanita, peristiwa ini terjadi pada Selasa sore (28/4/2020) di Jalan Raya Pekanbaru - Teratak Buluh depan Rumah Makan Kota Patin Desa Teratak Buluh, Siak Hulu.

Beruntung kedua bajingan ini tidak dihakimi massa karena diamankan anggota Bhabinkamtibmas Desa Teratak Buluh Brigadir David Gusmanto, selanjutnya ke-2 pelaku oleh David dibawa ke Polsek Siak Hulu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ke-2 pelaku jambret (Curas) yang berhasil diringkus ini adalah OM alias OK (38) warga Jl. Suka Karya Kec. Tampan Kota Pekanbaru dan FP alias AN (18) warga Perumahan Puri Indah Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kampar.

Peristiwa ini bermula pada Selasa (28/4/2020) sekira pukul 15.00 wib, saat korban sdri. Richa tengah mengendarai sepeda motor untuk mengantarkan pesanan baju ke Desa Teratak Buluh, diperjalanan tepatnya di depan rumah makan Kota Patin, korban dipepet kedua pelaku yang mengendarai motor Vario warna hitam.

Salah satu pelaku langsung merampas Hp milik korban, selanjutnya korban beserta beberapa warga yang menyaksikan kejadian ini langsung mangejarnya namun karena kalah cepat korban kehilangan jejak.

Tidak berapa lama didapat informasi bahwa pelaku yang menjambret Hp korban sudah diamankan warga Desa Teluk Kenidai, kedua pelaku dan barang bukti diantarkan oleh masyakarat ke kantor Babinkamtibmas Desa Teratak Buluh.

Untuk menghindari amukan massa terhadap pelaku ini, Bhabinkamtibmas Desa Teratak Buluh Brigadir David Gusmanto segera membawa kedua pelaku dan barang bukti ke Polsek Siak Hulu untuk dilakukan proses hukum terhadapnya.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain SE saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan bahwa kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Siak Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(rc)

Kapolsek Tambang Kunjungi dan Bantu Seorang Pria Sakit-sakitan, Hidup Terpencil Sebatang Kara

TAMBANG(SP) - Ditengah merebaknya Wabah Covid-19 yang menimbulkan dampak bagi semua kalangan, banyak hal memilukan yang tak sengaja kita temukan ditengah kehidupan masyarakat, yang membuat batin kita menangis melihat kondisi ini.

Pengalaman ini ditemukan sendiri oleh Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH pada Senin sore (27/4/2020), saat itu ia bersama beberapa anggota Polsek mendatangi seorang pria paroh baya yang hidup sebatang kara dengan kondisi sakit-sakitan, tinggal di daerah terpencil dipinggir hutan wilayah Desa Padang Luas Kecamatan Tambang.

Awalnya Kapolsek Tambang ini mendapat informasi dari warga yang menyampaikan, bahwa ada seorang pria yang perlu dibantu karena hidup sendiri dipinggir hutan dalam kondisi sakit-sakitan.

Mendengar hal ini Kapolsek Tambang yang dikenal sebagai sosok yang murah hati ini, langsung mengajak anggotanya bersama warga yang menginformasikan untuk menemaninya mengunjungi orang yang dimaksud.

Sebelum berangkat, Iptu Jurfredi menyiapkan bantuan 1 karung beras, 1 papan telur ayam, 1 kantung minyak goreng, sarden, teh dan susu untuk diberikan kepada warga yang akan dikunjungi ini.

Setelah melewati jalan desa hingga sampai diperkebunan karet warga dekat pinggiran hutan wilayah desa Padang Luas, rombongan Kapolsek Tambang ini akhirnya sampai disebuah gubuk yang ditempati Arisman (50 th) yang hidup sendirian dan mengalami sakit ginjal dan penyempitan saraf.

Melihat rombongan Kapolsek Tambang yang mendatanginya, Arisman menangis terharu karena akhirnya ada orang yang peduli padanya, Iptu Jurfredi inipun ikut larut dalam kesedihan melihat kondisi warga ini yang hidup sendiri dalam keprihatinan ditengah maraknya wabah Covid-19 saat ini.

Iptu Jurfredi langsung menyerahkan bantuan yang dibawanya, sambil memberikan motivasi kepada Pak Arisman agar beliau semangat untuk sembuh dan menjalani kehidupannya.

Dalam kesedihannya Pak Arisman menceritakan kondisinya kepada Kapolsek Tambang dan beberapa anggota yang menyertai rombongan ini, Iptu Jurfredi berusaha menenangkan dan memberi semangat kepadanya.

Kepada penulis, Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Pak Arisman ini, beliau berharap adanya perhatian dari pihak lain yang peduli untuk dapat membantu warga ini yang sangat butuh pertolongan, ungkapnya.(rc)

Bhabinkamtibmas dari Polsek Siak Hulu Brigadir David Gusmanto Bantu Warga Terdampak Covid-19

SIAK HULU(SP) - Peduli dengan masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Binaannya, Brigadir David Gusmanto selaku anggota Bhabinkamtibmas Desa Teratak Buluh, Selasa siang (28/4/2020) memberikan bantuan kepada beberapa warga kurang mampu terdampak Covid-19.

Brigadir David sosok Bhabinkamtibmas yang dikenal dekat dengan warganya ini, terlihat memberikan bantuan sedikit uang belanja untuk membeli barang kebutuhan pokok kepada dua warga yang tergolong kurang mampu.

Warga yang dibantu David ini adalah Tek Yeti (58) seorang janda dan Murni (34) seorang buruh kasar yang mengalami cacat ditangan kanannya, keduanya warga Dusun II Terusan kocik Desa Teratak Buluh.

Selain itu Brigadir David juga memberikan bantuan sembako kepada warga lainnya yaitu Tek Baya (57) seorang janda warga Dusun II Terusan Keramat Desa Teratak Buluh, bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng dan gula.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir David juga menyampaikan protokoler kesehatan tentang pencegahan penyebaran Covid-19, antara lain mengingatkan masyarakat untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kontak langsung dengan orang lain serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Para penerima bantuan tampak senang atas pemberian dan kepedulian Brigadir David Gusmanto, mereka mengucapkan terimakasih atas bantuan ini yang dinilai sangat membantu ditengah kesulitan yang dihadapi masyarakat saat merebaknya wabah Covid-19 ini.

Brigadir David saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa bantuan yang tidak seberapa ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan akibat dampak wabah Covid-19 ini, selain itu Brigadir David juga berharap agar makin banyak orang yang peduli dan membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan, ungkapnya.

Kadis Kominfo, Rizal Efendi ; Sampai Saat Ini Sijunjung Masih Nol Positif Covid-19

Sijunjung (SP) - Semenjak mewabahnya Covid-19 hingga Selasa (28/4/2020), tidak ada kasus positif Covid-19 di wilayah Ranah Lansek Manih.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rizal Efendi, SE selaku juru bicara gugus tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sijunjung menyebutkan, bahwa di Ranah Lansek Manih per hari ini (Selasa 28 April 2020, red) pukul 12.00 WIB keadaan pasien positif Covid-19 sebanyak 0 (Nol) orang.

"Dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung dengan 13 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah, Kabupaten Sijunjung dinyatakan dalam kondisi nol positif Covid-19," ungkap Rizal Efendi kepada Sumatrapos.co.id, Selasa (28/4).

Rizal juga menyampaikan bahwa perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sijunjung diambil dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung pada hari Selasa 28 April 2020, sekira pukul 12.00 WIB.

“Total orang notifikasi sebanyak 5293 orang, total dari notifikasi tersebut yang selesai dipantau sebanyak 3772 orang. Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 26 orang yang mengisolasi diri di rumah namun tetap dalam pemantauan Puskesmas,” urainya.

Total 4 orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP), satu lagi dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Dr Achmad Mochtar Bukittinggi dengan hasil Lab Negatif. Serta satu orang PDP dirujuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang, dan dua orang PDP ringan dilakukan isolasi di RSUD Sijunjung. Dan 3 orang OTG (Orang Tanpa Gejala) dalam pemantauan tim kesehatan dilakukan karantina rumah.

Dengan belum ada Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Sijunjung, Rizal mengajak untuk senantiasa berdoa semoga Allah SWT agar menjauhkan wabah Covid-19 dari Kabupaten Sijunjung, dan kasus ini dapat segera diatasi.

"Semoga saudara kita yang dirawat diberikan kesabaran dan dan kekuatan untuk segera disembuhkan Allah SWT," pungkasnya.(Dicko)

Terkait Anggaran Covid-19, KPK IIngatkan Pemerintah Daerah tepat sasaran.

Bangkinang Kota(SP)-  Terhadap Anggaran yang diarahkan dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh kabupaten kota yang ada di profinsi Riau agar penggunaan dana penanganan covid-19 dilakukan secara efektif, transparan, dan akuntabel demi mencegah terjadinya korupsi.

"Kepala daerah tidak perlu kawatir yang berlebihan dalam menggunakan anggaran penanganan Pandemi Covid 19, dan jangan sampai nantinya menghambat eksekusi pengadaan barang dan jasa terkait penanganan wabah Covid -19 Sepanjang itu dilakukan secara akuntabel dan trasparan."

Begitu di sampaikan Kakorwil IX Budi Waluya saat Vidio Confren bersama Gubernur Riau Syamsuar Dan Seluruh Bupati Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Riau, untuk membahas Penggunaan Dana dalam Penanganan pandemi Covid -19 Selasa, 28/04 di Rumah dinas Bupati Kampar di Bangkinang.

Sementara itu Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH yang didampingi Sekretaris Daerah Drs.Yusri M.Si dan beberapa kepala OPD juga langsung hadir di Rumah Dinas Bupati untuk menanggapi apa yang di sampaikan Budi Waluya terkait anggaran penanganan virus Cirona.

"Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Kampar selalu siap dalam bentuk apa pun dalam menangani pendemi Virus Corona, baik dari segi anggaran maupun penanganannya" Kata Catur Sugeng Susanto,

Untuk itu kami akan terus bekerja agar mata rantai penyebaran virus ini cepat berlalu dan kami juga akan selalu meminta pendapat kepada Gubernur Riau maupun Pihak KPK agar kabupaten kampar tidak salah nantinya dalam menggunakan dana.

Diacara yang sama Gubernur Riau Syamsuar juga menghimbau kepada seluruh 12 kabupaten kota yang ada di Provinsi Riau agar melalui Vidcom ini diharapkan pemerintah Provinsi Riau dapat memahami apa itu korupsi dan indikasi perilaku korupsi sehingga dapat meminimalisasi praktik korupsi di masa mendatang,

"Kami akan terus mewanti wanti dan menghimbau kepada seluruh kabupaten kota agar alokasi anggaran yang telah di tentukan nantinya benar benar di gunakan untuk penanganan Virus Corona ". ( ontuo daus)

Bentuk Perhatian Atas Dampak Covid-19, PKK dan DWP Kembali Serahkan Sembako di Muara Jalai.

Muara Jalai(SP)- Bentuk Kepedulian dan rasa kebersamaan dan bentuk kehadiran pemerintah, atas Nama TP PKK  dan Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar Hj. Muslimawati menyerahkan Secara simbolis sebanyak 169 Paket dari Baznas Kampar dan  Cadangan Beras
Pemerintah dari Dinas Sosial Kabupaten Kampar yang diperuntukkan Kecamatan Kampar Utara yang di pusatkan di Kantor Desa Muara Jalai Kampar Utara pada hari Selasa, 28/04.

Dikatakan Muslimawati Catur bahwa bantuan ini kami yakin belum dapat menyentuh seluruh masyarakat Kampar Utara, dan kita terus berupaya agar seluruh masyarakat kebagian, karena saat ini seluruh masyarakat sangat membutuhkan, kita prioritaskan dulu bagi masyarakat yang sangat patut dan dan masyarakat yang terdampak langsung dengan Covid-19 19" Kata Muslimawati. kesabaran dalam mengahadapi Bencana non alam ini adalah modal terkuat dalam melawan Covid-19 tentunya pemerintah tidak akan berdiam diri.

Tentunya kita terus berupaya dengan seluruh instansi terkait dalam  mengurangi dampak yang disebabkan Oleh Covid-19 terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat" Pinta Muslimawati Catur yang didampingi oleh Ketua DWP Kabupaten Kampar Juli Mastuti, Kapala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Hj. Rosmiati, SH, pengurus PKK dan DWP Kabupaten Kampar dan PKK Kecamatan dan Desa.

Sementara itu Jamilus Camat Kampar Utara didampingi Ibu Camat Murti Jamilus mengatakan pada situasi seperti ini tentunya bantuan yang diberikan belum dapat menyentuh seluruh masyarakat, namun bantuan dari dana desa belum lagi keluar dan insyaallah setelah seluruh administrasi telah selesai dan Inya Allah seluruh masyarakat dapat tersentuh" Kata Jamilus. Dan kami Bersama jajaran Forkopimcam dan seluruh desa telah melakukan berbagai pencegahan penyebaran Covid-19 di Kampar Utara" Tambahnya lagi.

Namun untuk sekarang bantuan dari Dinas Sosial dan Baznas Kampar diperuntukkan bagi yang sangat miskin dan yang terdampak langsung Covid-19 seperti ODP (Orang Dalam Pantauan) dan keluarga" Kata Jamilus.

Terakhir Muslimawati menyatakan di bulan yang mulia bulan Ramadhan ini, mari kita terus bermunajat kepada Allah SWT semoga kita diberikan kekuatan dan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjauhkan segala bentuk bala dan bencana dari Kabupaten Kampar" Kata Muslimawati Catur.(ontuo daus )

Satresnarkoba Polres Kampar Kembali Ringkus 2 Pelaku dengan Barang Bukti 52 Gram Shabu

KAMPAR(SP) - Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali mengungkap kasus narkoba dan mengamankan 2 orang pelaku yang masih mengedarkan narkotika ditengah merebaknya wabah Covid-19, keduanya ditangkap di 2 TKP (tempat kejadian perkara) di wilayah Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Bangkinang pada Senin sore (27/4/2020).

Kedua pelaku yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah ZL (32) warga Desa Binuang Kecamatan Bangkinang dan AN (29) warga Desa Bukit Payung Kecamatan Bangkinang.

Dari para pelaku ini petugas mendapatkan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 52,91 gram, 1 unit timbangan digital, 2 unit Hp dan sejumlah peralatan penggunaan shabu.

Penangkapan pertama terhadap tersangka ZL sekira pukul 15.00 wib, berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu di salahsatu wisma yang berlokasi di  Jalan Sei Kampar Kecamatan Bangkinang Kota.

Menindaklanjuti Informasi tersebut Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka inisial ZL dengan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 4,25 gram.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka ZL didapat informasi bahwa ZL ini ada menitipkan narkotika jenis shabu kepada temannya AN yang beralamat di Desa Bukit Payung Kecamatan Bangkinang.

Sekira pukul 18.00 wib, petugas berhasil menangkap AN saat berada di Jalan Lingkar Pasar SP2 Desa Suka Mulya, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan 2 paket narkotika jenis shabu dalam kaleng minyak rambut yang disimpan pada kantong celana pelaku.

Dari hasil introgasi AN mengaku masih menyimpan narkotika jenis shabu dirumahnya di Desa Bukit Payung, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 4 paket narkotika jenis shabu yang disimpan di belakang rumahnya.

Total barang bukti narkotika yang ditemukan sebanyak 52,91 gram, selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Daren bahwa kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(rc)

Kapolres Kampar Cek Pospam Ops Ketupat Lancang Kuning 2020 di Lapangan Merdeka Bangkinang

BANGKINANG KOTA(SP) - Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK didampingi Waka Polres Kompol Ricky Ricardo SIK dan beberapa Pejabat Utama Polres Kampar melakukan pengecekan di Pospam Ops Ketupat Lancang Kuning 2020 di Lapangan Merdeka Kec. Bangkinang Kota pada Selasa siang (28/4/2020).

Kedatangan Kapolres Kampar dan rombongan disambut Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Era Maifo selaku Pawas Pospam dan Kapospam Iptu Lambok Hendriko, serta para personel yang bertugas pada Pospam Operasi Ketupat 2020 ini.

Selanjutnya Kapolres Kampar memberikan arahan kepada Kapospam dan anggota, tentang pelaksanaan tugas Pospam terkait antisipasi penyebaran Covid-19, dan juga tentang pelaksanaan Permenhub Nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Idul Fitri 1440-H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut Kapolres Kampar mengarahkan para petugas Pospam agar terus memberikan himbauan larangan mudik kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar juga menyerahkan bingkisan untuk personel yang bertugas di Pospam termasuk bingkisan dari Bhayangkari, hal ini untuk memotivasi personel agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas.

Kegiatan pengecekan Pospam Ops Ketupat Lancang Kuning 2020 oleh
Kapolres Kampar ini berakhir pada pukul 13.15 wib, dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.(rc)

Bentuk Perhatian Atas Dampak Covid-19, PKK dan DWP Kembali Serahkan Sembako di Muara Jalai.

Muara Jalai (SP) - Bentuk Kepedulian dan rasa kebersamaan dan bentuk kehadiran pemerintah, atas Nama TP PKK  dan Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar Hj. Muslimawati menyerahkan Secara simbolis sebanyak 169 Paket dari Baznas Kampar dan  Cadangan Beras Pemerintah dari Dinas Sosial Kabupaten Kampar yang diperuntukkan Kecamatan Kampar Utara yang di pusatkan di Kantor Desa Muara Jalai Kampar Utara pada hari Selasa, (28/04).

Dikatakan Muslimawati Catur bahwa bantuan ini kami yakin belum dapat menyentuh seluruh masyarakat Kampar Utara, dan kita terus berupaya agar seluruh masyarakat kebagian, karena saat ini seluruh masyarakat sangat membutuhkan, kita prioritaskan dulu bagi masyarakat yang sangat patut dan dan masyarakat yang terdampak langsung dengan Covid-19 19" Kata Muslimawati. kesabaran dalam mengahadapi Bencana non alam ini adalah modal terkuat dalam melawan Covid-19 tentunya pemerintah tidak akan berdiam diri.

Tentunya kita terus berupaya dengan seluruh instansi terkait dalam  mengurangi dampak yang disebabkan Oleh Covid-19 terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat" Pinta Muslimawati Catur yang didampingi oleh Ketua DWP Kabupaten Kampar Juli Mastuti, Kapala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Hj. Rosmiati, SH, pengurus PKK dan DWP Kabupaten Kampar dan PKK Kecamatan dan Desa.

Sementara itu Jamilus Camat Kampar Utara didampingi Ibu Camat Murti Jamilus mengatakan pada situasi seperti ini tentunya bantuan yang diberikan belum dapat menyentuh seluruh masyarakat, namun bantuan dari dana desa belum lagi keluar dan insyaallah setelah seluruh administrasi telah selesai dan Inya Allah seluruh masyarakat dapat tersentuh" Kata Jamilus. Dan kami Bersama jajaran Forkopimcam dan seluruh desa telah melakukan berbagai pencegahan penyebaran Covid-19 di Kampar Utara" Tambahnya lagi.

Namun untuk sekarang bantuan dari Dinas Sosial dan Baznas Kampar diperuntukkan bagi yang sangat miskin dan yang terdampak langsung Covid-19 seperti ODP (Orang Dalam Pantauan) dan keluarga" Kata Jamilus.

Terakhir Muslimawati menyatakan di bulan yang mulia bulan Ramadhan ini, mari kita terus bermunajat kepada Allah SWT semoga kita diberikan kekuatan dan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjauhkan segala bentuk bala dan bencana dari Kabupaten Kampar" Kata Muslimawati Catur.(ontuo daus )

Positif Corona Di Sumatera Barat Bertambah, Kabupaten Sijunjung Masih Nol Posotif

Sijunjung (SP) - Pasien positif akibat corona virus disease (Covid-19) kini terus bertambah di Provinsi Sumatera Barat. Dari 121 orang pada Senin 27 April 2020, saat ini Selasa 28 April 202 menjadi 144 orang.

Namun, di Kabupaten Sijunjung hingga senin 27 April 2020 kemaren masyarakatnya belum ada yang dilaporkan positif akibat virus corona.

Meskipun demikian perkembangan situasi terkini di Ranah Lansek Manih, seluruh petugas kesehatan baik itu, puskesmas maupun rumah sakit umum daerah agar tetap siaga. Warga tidak usa panik dan tetap mengikuti anjuran pemerintah.

Hal itu ditegaskan Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin didampingi Sekdakab, Zefnihan, serta beberapa kepala OPD terkait pada saat jumpa pers di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Setempat, Senin (27/4) lalu.

Disebutkan Yuswir, berdasarkan data yang masuk, sampai sekarang korban yang dinyatakan positif dalam kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Sijunjung masih nol (0). Sementara total ODP dan PDP telah mencapai 5.099 orang.

Untuk itu, diminta kepada seluruh skateholder bersama masyarakat agar tetap solid menjaga situasi saat ini.

“Batasi akses sosial sampai kondisi nanti dinyatakan stabil. Bila ada orang baru datang dari luar, harus mengikuti proses karantina selama 14 hari, guna memutus matarantai penularan Covid-19,” jelasnya.

Kemudian dikatakannya, penularan virus Corona saat ini memang sangat mengkhawatirkan, namun rasa kecemasan jangan sampai berlebihan.

“Semuanya dapat diantisipasi dengan cara membatasi akses sosial, serta perbanyak berdiam di rumah jika tidak ada urusan penting,” tuturnya.

Seiring dengan diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terhitung sejak 22 April lalu hingga 5 Mei mendatang.

“Bagi petani yang hendak ke ladang, ke sawah, seyogyanya tetap dapat dilakukan. Karena itu justru penting guna membiayai kebutuhan hidup keluarga. Cuma saja akses sosial seperti biasa perlu dibatasi,” pungkasnya.

Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan menyebutkan terkait program pendistribusian bantuan bagi warga terdampak wabah virus Corona. Semenjak diberlakukannya lock down, berlanjut ke PSBB, membuat ekonomi masyarakat mengalami penurunan.

Oleh sebab itu, pihak pemerintah telah merencanakan program pemberian bantuan.

Dikatakannya, sesuai data jumlah keseluruhan diluar masyarakat PKH, mencapai 13.000 KK. Sehingga, total masyarakat yang masuk kategori layak menerima bantuan dalam musibah Covid-19 saat ini mencapai 23.214 KK.

“Pemkab Sijunjung sendiri juga telah mengalokasikan anggaran APBD sekitar Rp22 milliar untuk menghadapi wabah ini, namun sifatnya berupa dana cadangan,” pungkasnya.(Dicko)

Senin, 27 April 2020

Cegah Corona, Dinas Perkim LH Sijunjung Libatkan Relawan Nagari Dalam Penyemprotan Disifektan

Sijunjung (SP) – Virus Corona saat ini marak diperbincangkan, dalam upaya pencegahan penyebaran corona virus disease (Covid-19) tersebut, Dinas Perkim LH Kabupaten Sijunjung terus berupaya melakukan hal-hal yang positif.

Yakni melakukan penyemprotan disinfektan di nagari-nagari yang ada di Ranah Lansek Manih.

“Hal tersebut dilakukan sejak sepekan belakangan ini,” kata Kepala Dinas Perkim LH Kabupaten Sijunjung melalui Sekretarisnya , Dainis Suryani ST kepada Sumatrapos.co.id, Selasa (28/4).

Dikatakannya, penyemprotan disinfektan ini sebenarnya sudah sejak bulan kemaren dilakukan. Namun, kali ini kita melibatkan tim relawan dari nagari-nagari.

“Dengan tujuan, agar bisa terjangkau kerumah-rumah warga dan fasilitas umum yang ada di nagari-nagari tersebut,” jelasnya.

“Hal ini dianggap perlu, karena mengingat korban dari adanya Virus Corona ini sudah banyak, di Negara-Negara lain termasuk juga diantaranya Indonesia. Untuk itu pula kita melakukan pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan,” urainya.

Ditambahkan Dainis Suryani, sebelumnya Kepala Dinas Perkim LH Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, pada Rabu dan Kamis (22-23 April 2020 lalu) juga melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Koto VII dan Sumpur Kudus.

Tak hanya itu, Sekretaris Perkim LH, Dainis Suryani,ST juga melakukan penyemprotan disinfektan.

“Saya melakukan penyemprotan ke Kupitan sama IV Nagari dan besok (Minggu, 26 April 2020 lalu) penyemprotan dilaksanakan di Kecamatan Sijunjung dan Lubuktarok,” terangnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, sering cuci tangan pakai sabun.

“Apabila batuk atau pilek gunakan masker, rajin olahraga dan istirahat cukup serta mengurangi aktifitas diluar yang dirasa kurang penting,”pungkasnya.(Dicko)

Seorang Pelaku Begal Ditangkap Polsek Kampar Kiri, Seorang Lagi Masih Buron

KAMPAR KIRI(SP) - Tim Opsnal Polsek Kampar Kiri berhasil meringkus salahsatu pelaku Begal (pencurian dengan kekerasan), yang terjadi di Jalan Poros SP2 Desa Suka Makmur Kecamatan Gunung Sahilan, pada Minggu malam (26/4/2020) sekira pukul 19.30 wib.

Tersangka kasus Curas / begal yang ditangkap Aparat Kepolisian ini adalah MJ alias J (19) warga Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, MJ ditangkap pada Senin siang (27/4/2020) sekira pukul 11.00 wib di wilayah Desa Sungai Lipai, seorang pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas.

Peristiwa ini bermula pada Minggu malam (26/4/2020) sekira pukul 19.30 wib, saat itu korban Siti Mulyani warga Desa Suka Makmur Kecamatan Gunung Sahilan bersama adik sepupunya Lidya, pergi ke jalan Poros SP2 dengan mengendarai Sepeda Motor untuk membeli semangka.

Diperjalanan, sepeda motor korban dipepet oleh dua orang pria yang mengendarai motor Honda Vario Warna Putih, tiba-tiba pelaku yang dibonceng langsung merampas HP korban dari tangan kanannya, sementara pelaku yang mengendarai motor memegang stang motor korban.

Selanjutnya terjadi tarik menarik HP antara korban dan pelaku, akhirnya pelaku berhasil merampas HP tersebut lalu menendang motor korban hingga terjatuh, korban mengalami luka pada tangan dan kepala, sementara pelaku langsung kabur ke arah Desa Kebun Durian.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka-luka dan kehilangan Hp-nya yang dirampas pelaku, keesokan harinya korban baru melaporkan kejadian ini ke Polsek Kampar Kiri untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan ini, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman perintahkan Panit Reskrim Iptu Ferry Martianus F. bersama Tim Opsnal Polsek untuk melakukan penyelidikan.

Selanjutnya didapat informasi dari masyarakat bahwa ada 2 orang yang dicurigai sebagai pelaku tengah mengalami kerusakan motor di wilayah Desa Sungai Lipai, atas informasi itu Tim Opsnal Polsek Kampar Kiri langsung mendatangi lokasi.

Setiba di lokasi salahsatu pelaku inisial MJ telah diamankan warga dan langsung diserahkan kepada petugas, kemudian dilakukan interogasi dan MJ mengakui perbuatannya telah melakukan perampasan Hp terhadap korban di Jalan Poros SP2 Desa Suka Makmur, bersama temannya yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan bahwa tersangka MJ telah diamankan di Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ditambahkan Yulisman bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap seorang tersangka lainnya, termasuk barang bukti sebuah Hp milik korban yang dibawa kabur oleh pelaku ini, jelasnya.

ACT-MRI Sijunjung Berikan Bantuan APD Kepada Pihak RSUD Setempat

Sijunjung (SP) - Tenaga medis RSUD Sijunjung mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Padang dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sijunjung.

Sebanyak 50 paket Alat Pelindung Diri (APD) diserahkan oleh Ketua ACT-MRI Sijunjung, Falerino Tanjung kepada Plt. Direktur RSUD Sijunjung, Edwin Suprayogi   di RSUD setempat, Senin (27/4) lalu.

Falerino Tanjung mengatakan, APB ini diserahkan untuk tenaga medis, Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Sijunjung dan beberapa puskesmas, diantaranya Puskesmas Koto VII,Puskesmas  Sijunjung, dan Puskesmas Gambok.

“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa menyalurkan bantuan 50 paket APD diantaranya 30 paket untuk RSUD Sijunjung dan 20 paket lainnya kita sebar untuk tenaga medis di puskesmas,”ungkapnya.

Ia berharap semoga bantuan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi tenaga medis kita dalam melaksanakan tugas penanganan Covid-19 ini hendaknya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Sijunjung, dr. Edwin Suprayogi, M.Kes yang didampingi oleh tim penanganan tugas Covid -19 RSUD Sijunjung mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut.

” Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan ini. Seperti diketahui, APD kita memang sangat kurang sekali, oleh karena itu kami sangat bersyukur sekali atas bantuan ini dan akan kami gunakan sebaik mungkin,” pungkasnya.(Dicko)

Wisata Pancing Desa Mentulik Ditutup Sementara, Untuk Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19

Kampar(SP) - Antisipasi penyebaran dan memutus rantai virus Corona atau Covid-19 pemerintahan desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau menutup sementara wisata pancing.

Sebelumnya, Kades Mentulik sudah banyak berbuat untuk membantu masyarakat dalam menghadapi covid 19 ini, dengan cara seperti membagikan sembako, masker, posko dan rumah isolasi untuk ODP bersama perusahaan yang ada di wilayah Desa Mentulik.

Kades Mentulik, Raja Afrizal Zein, kepada awak media Selasa (28/4/2020) mengatakan, Jika pada hari sabtu dan minggu 40 pompong milik warga biasanya habis tersewa oleh para Pemancing, dan yang kebanyakan datang dari Pekanbaru hari ini kita tutup untuk sementara wisata tempat pancing ini.

" Untuk penutupan wisata pancing sudah Memusyawarahkan dengan Pokdarwis Desa dan pemilik pompong kita panggil dan disampaikan tujuan penutupan sementara, Alhamdulillah mereka memahami nya, dan tempat wisata Memancing ini kita tutup untuk Sementara, selama pandemi covid 19 berlalu."paparnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, kita juga memperlakukan setiap tamu yang masuk wilayah Desa Mentulik harus di periksa di posko relawan Covid-19 yang ada di Desa Mentulik,"tegas Kades.

Dan selanjutnya awak media konfirmasi kepala dinas pariwisata kabupaten Kampar, Zulia Dharma mengatakan kepada awak media, Semua Destinasi Wisata ditutup sesuai dengan kebijakan pemerintah.

" Kita sangat prihatin karena banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupannya disana, namun untuk kesehatan orang banyak hal ini terpaksa dilakukan, dan penutupan bersifat sementara menjelang Covid 19 berakhir, Semoga masyarakat sabar dan ikhlas serta kita semua diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalaninya, Aamiin yaa Rabbal Alamin" ungkapan nya.(SP)

Belasan Ibu-Ibu di Rohul Diduga Jadi Korban Tipu Daya Bunga dan Fee Uang Hingga Rp 1 M Lebih, Mereka Pun Akan Bawa di Polisi.

ilustrasi
ROKAN HULU(SP) - Belasan Ibu- ibu warga Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, diduga menjadi korban tipu daya hingga mencapai Rp 1 Miliar lebih atas  iming-iming dari dua wanita diduga pelaku minjam uang dengan untung besar berbagi persen dan fee dan alasan ada juga alasan proyek.

Bahkan permasalahan uang ibu-ibu yang sudah didapat dua wanita berinisial L yang biasa di panggil M.E dan A itu, sempat mereka  bawa di Pos Penerimaan Laporan
Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Rihul dijalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian, setelah dari mediasi di Pemerintah Desa Suka Maju tidak ada hasil penyelesaian.

Namun sayangnya laporan dari ibu-ibu itu juga  belum diterima resmi, sepetinya karena terkait utang, namun mereka ibu-ibu sudah ditanyakan satu-persatu secara lisan, kata mereka, dari Ka SPKT Polres Rohul hari ini Selasa tanggal 28 April untuk mereka kembali ibu-ibu melaporkan dengan tidak ramai-ramai karena situasi Covid-19.

Dari pengakuan belasan ibu-ibu yang jadi korban itu, mereka seperti terhipnotis, setiap L alias M E datang minjam uang modal atas ia Iming-Iming keuntungan dalam.hal ini "bunga dan Fee proyek" kepada mereka yang ada uang yang dipinjamkan kedua pelaku ada sejak bulan September tahun tahun  2019 lalu. Bahkan mereka tuding ada dugaan pihak lain yang bersengkokol pada uang mereka itu.

Namun saat ditanya wartawan ini, apa nama usaha atau bisnis nya kedua diduga pelaku itu?  Namun sayangnya ibu itu, tak mengetahui uang tersebut di jadikan untuk modal apa. Hanya untuk dijalankan dan ada juga untuk proyek.

"Kami juga tidak tahu bagai mana caranya  ia memutar - mutar uang itu, kalau dihitung semua lebih dari Rp 1 miliar uang kami kepada mereka berdua, hingga hari ini tak ada lagi dibayar dan Mediasi di Pemdes Suka Maju juga tak ada penyelesaian, kami bawa mereka langsung untuk ditangani di peegak hukum juga belum ada ditanggapi, mudah-mudahan hari ini laporan kami bisa diterima," kata Ibu-ibu itu yang juga enggan menyebut nama mereka kepada awak media ini satu persatu. Tapi  kalau dari data dikutip yang dikumpulkan Pemdes Suka Maju mereka ada korban 15 orang.

Beber ibu-ibu itu lagi, dari awal A alias M.E datang untuk minjam pakai uang mereka untuk modalnya itu, contoh dari Rp 20 juta, bunga dan fee dibagi, ada kepada L alias  M E ada untuk A dan ada juga untuk mereka yang punya uang.

Tapi awalnya L jujur, Fee pertama , kedua dan ketiga diserahkannya, namun ia minta penanambahan modal lagi, dan seperti itu terus belum lunas modal awal, nambah pimjam dan pinjam lagi, alasan ada yang memakai, sehingga uang itu  mereka ibu-ibu itu mencapai, dari bernisial MW Rp 22. 500.000, dari R  Rp 17.450.000, dari MD Rp 60.000.000, dari MR Rp 169. 720.000, dari MD Rp 44. 300.000.

Dari ML Rp 161.700.000, dari RP 329.240.000 tambah 89.400.000, dari J Rp 65.0000.000 tambah 33.000.0000, dari BMS Rp 109.000.000, dari FF Rp 162.000.000, dari MM 200.000.000, dari RM Rp 32.000.000 dari BM Rp 50.000.000, dari BM Rp 35.000.000 dan dari M Rp 175.000.000.

"Uang ini sebagian sudah mulai di cicil dari kedua diduga pelaku, namun sebulan terakhir ini bermasalah, kedua pelaku sepertinya tak bertanggung jawab, dengan berbagai alasan, sehingga kami bawa ke Pemdes Suka Maju dan kami Laporkan secara resmi di Polres Rokan Hulu," kata mereka ibu-ibu tersebut.

Sebelumnya para ibu-ibu korban dugaan penipuan menyebut, sebelum terjadi transaksi uang kepada pelaku. L alias ME sempat dibawa kemereka makanan daging ayam. Makanan yang disuguhkan L alas ME untuk mereka makan, dari situ para korban merasa terhipnotis.

"Ada sebelum dan sesudah pakai uang kami pelaku L alias ME datang ke rumah kami bawa makanan daging ayam. Kami tak ada curiga orang sudah lama kenal. Setelah itu di mintai duit kami  masing-masing diwaktu yang berbeda-beda, kami  kasi dulu yang ada, tapi besok-besoknya, L alis M.E bisa saja dia tau ada juga uang kami di bank bila ia minta penambahan uang pinjam untuk modal lagi, sehingga bukti dari kami ada transfer bank atas nama suami L alias ME itu," ujar ibu-ibu ini membeberkan. (Fah/Tim).