Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Rabu, 01 Juli 2020

Diselenggarakan Dinas Perkim LH Sijunjung, Bupati Yuswir Arifin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah 3R

Sijunjung (SP) - Edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Sijunjung terus di galakkan. Jika sebelumnya keberadaan Bank Sampah Lansek Manih berpeluang sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Kini, pembangunan tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle (TPS3R) akan segera hadir.

Terlihat, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin meletakkan batu pertama pertama pembangunan tempat pengolahan sampah reuse, reduce, recycle (3R) di Jorong Kamang Makmur Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Selasa (30/6) lalu.

Program tersebut sebagai langkah untuk mengurangi, menggunakan dan mendaur ulang sampah. Kemudian pengelolaan 3R mulai dari menjemput sampah dari tiap rumah, pemilah sampah, pengelolaan sampah organik yang akan dijadikan kompos atau didaur ulang.

Pada kesempatan itu, Bupati Yuswir Arifin menyebutkan peletakan batu pertama itu dalam rangka membangun tempat pengelolaan sampah.

“Pembangunan tempat pengolahan sampah 3R ini merupakan  satu-satunya di Sumatera Barat yakni di Jorong Kamang Makmur Sijunjung,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya program itu mudah-mudahan dapat mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah menjadi bernilai ekonomi.

Kadis Perkim dan Wali Nagari Kamang
Secara terpisah, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Sijunjung, Riki Maineldi Neri mengatakan pembangunan TPS3R itu memanfaatkan dana APBN tahun 2020 sebesar Rp600 juta.

"Keberadaan TPS3R ini diharapkan mampu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat," ujar Riki kepada sumatrapos.co.id, Rabu (1/7).

Langkah itu merupakan salah satu upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan dari pencemaran sampah. "Ini salah satu dari upaya kita dalam memfasilitasi serta mengedukasi masyarakat. Memanfaatkan sampah menjadi hal yang bernilai ekonomi, sekaligus mencegah pencemaran lingkungan," jelasnya.

Kegiatan pembangunan TPS3R di Kamang Baru tersebut sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sijunjung, dan pembangunan sudah bisa dijalankan. Insayallah diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat.

“Jika sudah selesai, kita akan adakan sosialisasi dan bimtek tentang pengelolaannya. Kegiatan pembangunan TPS3R itu dilakukan secara swakelola. Artinya masyarakat langsung yang mengerjakan,” pungkasnya.(Dicko)

0 comments:

Posting Komentar