Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Rabu, 11 Agustus 2021

Pemuda Nagari Tanjung Lolo, Rian Saldi Fera : Kalau Ada Kejahatan itu Pasti Dilakukan Oleh Oknum, Janganlah Menyudutkan Nama Kampung


Sijunjung (SP)
- Pengerjaaan jalan di lintas sumatera tepatnya di Nagari Tanjong Lolo Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung membuahkan belapetaka, itupun terlihat pada video pendek yang beredar di beberapa media sosial seperti faceebok dan instagram beberapa waktu lalu. 

Karena perbaikan jalan itu dilakukan sebagian, tentu akan dilakukan sistem buka-tutup. Untuk itu, kepada para pengguna jalan agar berhati-hati dan bersabar menunggu kemacetan.

Sebab, salah satu pemicu macet itu karena pengguna jalan tidak taat dan saling mendahului. 

Salah seorang Pemuda Nagari Tanjung Lolo, Rian Saldi Fera berharap jangan ada lagi yang menyudutkan nama suatu nagari, jika ada kejahatan itu pasti dilakukan oleh oknum. 

“Memang itu terjadi di Nagari Tanjung Lolo, cuma janganlah menyudutkan suatu kampung, karena yang berbuat itu oknum, tidak semua masyarakat disini yang jahat,” jelasnya kepada sumaterapos melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (11/8) malam. 

Kemudian, sebutnya, Pemerintah Nagari, Pemuda, Kontraktor dan Pihak Kepolisian telah melakukan musyawarah. 

“Tadi siang, Rabu 11 Agustus 2021 kami sudah melakukan masyawarah di Kantor Wali Nagari Tanjung Lolo,” ungkap Rian.  

Dari hasil musyawarah itu, kata Rian, terkait sebuah video yang viral, sudah di kaji lebih dalam oleh pihak Kepolisian. 

“Itu bukan pemalakan atau masalah mintak uang 2ribu, cuma itu hanya perkelahian yang berlokasi di dekat perbaikan jalinsum,” terangnya. 

Dijelaskannya, nanti jika kedapatan warga  Nagari Tanjung Lolo melakukan premanisme atau lain sebagainya kami siap membantu pihak kepolisian untuk ditangkap. 

“Pemuda dan seluruh unsur masyarakat  Tanjung Lolo sepakat untuk pelaku premanisme di bina oleh pihak kepolisian dan tidak akan pernah melindungi yang bersalah,” ujar Rian. 

Kemudian dari hasil musyawarah, sebutnya, untuk tanda pengenal, pihak kontraktor akan melengkapi atribut bagi penjaga jalan buka-tutup. 

“Kepada para petugas jalan juga diharapkan ramah dan tidak melakukan tindakan paksa dalam mengatur jalan. Begitu juga bagi pengguna jalan, mari saling menghargai, apabila ada pengendara yang tidak patuh dalam kemacetan itu pihak Kepolisian Resort Sijunjung akan melakukan tilang ditempat,” pungkasnya.(Dicko)

0 comments:

Posting Komentar