Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Hentikan Penyebaran Virus Corono

Bupati Kampar Minta Pantuhi Aturan Pemerintah..

Antisipasi Pandemi Corona

Bupati Rohul Kumpulkan OPD untuk penanganan Corona di Rohul

Wali Kota Pekanbaru Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Penanganan Covid-19, Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp80 Miliar

Sebanyak Rp80 miliar anggaran disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk percepatan penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau.

Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasii

Terkait maraknya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang mendunia itu, Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Unsur Forkopimda Sijunjung mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai penanganan penyebaran Covid-19 di daerah itu..

Kamis, 30 September 2021

Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Pengedar Narkoba dengan 28 Paket Shabu Siap Edar


KAMPAR(SP) -
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali menangkap seorang pengedar narkotika jenis shabu, pada Kamis sore (30/09/2021) di wilayah Desa Batang Batindih Kecamatan Rumbio Jaya, Kampar.

Pelaku narkoba yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah AN (38) warga Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Dari pelaku ditemukan barang bukti 28 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening seberat 5,54 Gram dan sejumlah peralatan penggunaan shabu.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis (30/09/2021) sekira pukul 17.00 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di wilayah Desa Batang Batindih Kecamatan Rumbio Jaya.

Dari hasil penyelidikan, Tim mengamankan seorang yang dicurigai berinisial AN warga Desa Sibuak Kecamatan Tapung, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 28 paket narkotika jenis shabu dalam kotak rokok merek On Bold pada saku celana pelaku.

Saat diinterogasi, tersangka AN mengakui narkotika tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang yang kini dalam penyelidikan petugas, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto Pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(RC)

Cegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme, Polres Kampar Sebar Spanduk Himbauan

 


KAMPAR(SP) - 
Jajaran Polres Kampar sebarkan spanduk himbauan untuk mencegah tumbuhnya Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme ditengah masyarakat.

Pada intinya tulisan atau himbauan yang ditulis dispanduk-spanduk tersebut adalah, ajakan agar tidak terpengaruh dengan sikap intoleransi dan paham radikalisme yang merupakan cikal bakal munculnya terorisme.

Sebagaimana penyampaian Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH, bahwa negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar negara Pancasila dan Benderanya Merah Putih, ini sudah final dan jangan sampai ada lagi yang mempersoalkan tentang ini.

Bangsa kita terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya yang semuanya telah disatukan dalam wadah Bangsa Indonesia, sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika. Dan semua anak bangsa memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara.

Untuk itu marilah kita perkuat persatuan dan kesatuan guna mewujudkan kedamaian di negeri kita tercinta ini, jangan terpengaruh dengan paham-paham yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan anak bangsa. 

Mari bersama kita wujudkan keamanan dan ketentraman masyarakat, saatnya kita bangkit dan bekerja keras memajukan negeri untuk mencapai cita-cita bangsa, mewujudkan masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera, demikian pesan Kapolres Kampar.(Rc)

Jadi Saksi Nikah, Catur Sampaikan Nasehat Perkawinan.


Sei Lambu Makmur(sp)  - 
Pernikahan adalah sakral yang wajib tempuh oleh setiap ummat nabi Muhammad Saw yang telah baligh dan berakal, oleh sebab ini merupakan sakral yang wajib dijaga setelah melaksnakan akad nikah. 

Hal tersebut dikatakan oleh Catur Sugeng Susanto SH, MH usai menjadi saksi nikah bersama Prof Yusri Munaf terhadap pasangan NS Weni Wirianti, S. Keb Putri dari Bapak Salamin dan Ibu Hj. Tami dari Tapung dengan Kusnadi, S. Pdi Putra dari Bapak Anwar (Alm) dan Ibu Asnawati dari Kuok yang diadkan di Desa Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung, Rabu, 29/09. 

Mari Kita pegang erat apa yang telah kita ucapkan pada akad nikah dan Sighat Ta'lik yang dibacakan suami dihadapan isteri, wali  dan Saksi " Kata Catur Sugeng yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj. Muslimawati Catur. 

Harapan kita semua semoga ini awal untuk menciptakan keluarga yang berlandaskan islam bahagia di dunia dan akhirat" Katanya lagi. 

Sementara itu Perwakilan Prof. Yusri Munaf menyampaikan bahwa ini merupakan jalinan silaturrahmi yang di pererat dengan hubungan pernikahan semoga menjadi momen untuk mempertemukan dua keluarga besar, semoga ini juga menjadi pelajaran bagi kita yang telah lama menikah untuk menjadikan keluarga Sakinah mawaddah Warahmah " Kata Yusri Munaf yang datang dengan keluarga besar dari Kuok tersebut. ( ontuo daus  )

Kunjungan Kerja ke Polsek Tapung, Kapolres Kampar Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat


TAPUNG(SP)
- Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kampar Ny. Patar Reniva Beatrick Sihite SE, MM, melakukan kunjungan kerja ke Polsek Tapung,Kamis pagi (30/09/2021).

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini Kabag Sumda KOMPOL Maryanta, Kasat Binmas AKP Handono Sujaryanto S.Sos, MH, Kasubbag Humas AKP Deni Yusra, Kasi Propam IPTU Rusman serta Pengurus Bhayangkari Cabang Kampar.

Kapolres Kampar dan rombongan tiba di Mapolsek Tapung sekira pukul 09.00 wib, disambut Kapolsek Tapung KOMPOL Sumarno didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Tapung Ny. Kholida Sumarno serta segenap personel Polsek Tapung.


Mengawali kunjungan kerjanya ini, Kapolres Kampar melakukan pertemuan tatap muka dan silaturahmi dengan Upika, Perwakilan Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan di Kecamatan Tapung.

Hadir dalam pertemuan ini Camat Tapung Drs. Amri Yudo MSi, Danramil Tapung diwakili Babinsa Petapahan Peltu Erizal, Perwakilan Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Ormas FK-PPI, Pemuda Pancasila, GP. Anshor dan Pemuda Batak Wilayah Tapung.

Acara tatap muka ini diawali Kata Sambutan dari Kapolsek Tapung, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres Kampar dan rombongan, serta serta seluruh undangan yang hadir dalam pertemuan silaturahmi ini.

Pada kesempatan ini Kapolsek Tapung menjelaskan tentang situasi kondisi serta geografis dan demografis wilayah hukum Polsek Tapung.

Selanjutnya Kata Sambutan dari Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH, diawali perkenalan singkat dan ucapan terimakasih kepada Upika serta tokoh masyarakat yang telah hadir dalam pertemuan silatuhrahmi tatap muka ini.

"Kami telah berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat, beberapa inovasi juga telah dibuat dalam rangka pemeliharaan kamtibmas, salahsatunya pembentukan Tim TEMBAK Polres Kampar, yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat", ujar Kapolres.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres bahwa Jajaran Polres Kampar serius dalam penanganan narkoba, selama 2 bulan terakhir sudah sekitar 60 pelaku yang diamankan oleh Jajaran Polres Kampar, tentunya hal ini telah berkontribusi pula dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kampar, ujarnya.

Terkait permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat hendaknya diselesaikan secara bijak, Negara kita juga mengakui hukum adat selagi sejalan dan tidak bertentangan dengan hukum negara. Mari bersama kita jaga kerukunan dan toleransi dalam masyarakat, bantu Polri mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, ungkapnya.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar juga membuka Sesi Tanya Jawab dengan tokoh masyarakat dan perwakilan ormas yang hadir, beberapa hal dan permasalahan yang disampaikan terkait Harkamtibmas, ditanggapi langsung oleh Kapolres Kampar.

Usai pertemuan dengan tokoh masyarakat, Kapolres Kampar didampingi Pejabat Utama yang hadir, melakukan pertemuan dengan personel Polsek Tapung untuk memberikan arahan dalam rangka peningkatan kinerja anggota. Pada intinya Kapolres Kampar memotivasi personel agar menjadi Polisi yang baik sesuai harapan masyarakat.


Kegiatan Kunjungan Kerja Kapolres Kampar dan rombongan di Polsek Tapung berakhir sekira pukul 13.00 Wib, seluruh rangkaian acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan berlangsung dengan lancar.

Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerasan Terhadap Pedagang Dipasar Danau Bingkuang

TAMBANG(SP) - Anggota Unit Reskrim Polsek Tambang menangkap tangan seorang pria yang melakukan pemerasan terhadap para pedagang, yang sedang berjualan di Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang pada Rabu siang (29/09/2021).

Pelaku tindak pidana pemerasan yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah JUL Alias TK (44) warga Kampung Lintang Desa Tambang Kec. Tambang Kab. Kampar. Bersama pelaku juga diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 484 ribu yang diduga dari hasil memeras para pedagang.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu pagi (29/09/2021), saat itu Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH mendapat informasi dari pedagang yang berjualan di Pasar Danau Bingkuang, tentang aktivitas yang meresahkan yang dilakukan oleh oknum warga inisial JUL alias TK, melakukan pemerasan terhadap para pedagang. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Tambang perintahkan anggota Unit Reskrim Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. 

Dari hasil penyelidikan ini, sekira pukul 11.30 wib, anggota Unit Reskrim menangkap tangan terhadap tersangka JUL alias TK yang sedang melakukan pemerasan terhadap para pedagang di Pasar Danau Bingkuang. 

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 484 ribu yang diduga dari hasil memeras para pedagang di Pasar Danau Bingkuang, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Tambang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku pemerasan ini, disampaikan bahwa tersangka kini telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Ditambahkan bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal 368 ayat (1) KUH Pidana tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 9 tahun, jelasnya.

Rabu, 29 September 2021

Pesan Kapolri Saat Rakor Kesiapan Pengamanan PON XX Papua : Antisipasi Gangguan Kamtibmas

 


JAKARTA(SP) - 
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua, Rabu (29/09).

Dalam pengarahannya, Sigit menekankan kepada seluruh personel TNI-Polri untuk melakukan upaya antisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah dan venue yang menyelenggarakan PON tersebut. 

"Laksanakan betul pengamanan. Apalagi pada saat 2 Oktober nanti Pak Presiden datang dan kemudian laksanakan Open Ceremony, ini menjadi catatan yang harus kami laksanakan," kata Sigit saat memimpin rapat di Papua.

Untuk mengamankan dan memastikan pelaksanaan even olahraga nasional di Bumi Cenderawasih, setidaknya 21.268 personel gabungan dari TNI-Polri telah dikerahkan guna menghindari adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

Sigit menyatakan, pengamanan maksimal dari TNI-Polri saat pelaksanaan PON XX di Papua, juga dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada kontingen-kontingen yang bertanding.

"Mereka laksanakan kegiatan pertandingan terancam, ketakutan ini yang tidak boleh terjadi," ujar Sigit. 

Selain pengamanan, mantan Kapolda Banten ini juga meminta personel TNI, Polri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk memastikan penguatan pengawasan protokol kesehatan (prokes). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan laju pertumbuhan Covid-19. 

"Kemudian, terkait dengan protokol kesehatan yang harus kami laksanakan terutama rekan-rekan yang ada di dalam venue pastikan terkait penggunaan masker.  Masker harus disiapkan jadi yang terlihat tidak membawa masker maka dberikan masker," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit memaparkan, untuk jumlah penonton sendiri Pemerintah sudah menetapkan hanya 25 persen masyarakat yang diperbolehkan menyaksikan pertandingan secara langsung dan sudah mendapatkan vaksin dua kali. Sebab itu, pengaturan dilapangan harus betul-betul disiapkan. 

Diantaranya, sambung Sigit, dengan memasang aplikasi PeduliLindungi dan menyiapkan ruang-ruang karantina sementara bagi masyarakat. Menurut Sigit, alur dari penanganan warga yang dinyatakan terpapar virus corona harus disiapkan, mulai dari ruang isolasi sementara, kemudian proses menuju fasilitas kesehatan hingga pelayanan karantina.

"Kemudian ruang karantina karena memang saat masuk sebaiknya aplikasi PeduliLindungi juga dipasang. Kemudian terdeteksi dan harus laksnaakn pemeriksaan rapid ada ruang karantina untuk isolasi sementara setelah itu akan ada treatment lanjutan," kata Sigit.

Lebih dalam, Sigit berharap, Pemda dengan dibantu TNI dan Polri harus terus mengejar percepatan vaksinasi di Papua. Pasalnya, sudah disiapkan gerai vaksinasi di venue yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Ini harus diantisipasi kemungkinan penonton akan bertambah. Karena itu venue dan gerai maksimalkan karena ada potensi meningkat. Sehingga pada saat kita batasi 25 persen namun ternyata jumlah masyarakar yang ingin menonton meningkat pastikan mereka sudah laksanakan vaksinasi dua kali. Karena itu terus maksimalkan langkah yang telah dilaksanaakan saat ini," papar Sigit.

Dengan segala upaya tersebut, Sigit menyebut, pelaksanaan PON XX di Papua sekaligus membuktikan bahwa Indonesia bisa di mata dunia. Tentunya hal itu, harus didukung dengan semakin diperkuatnya sinergitas dan soliditas TNI-Polri serta stakeholder lainnya. 

"Soliditas TNI-Polri dan seluruh jajaran pemangku kepentingan adalah kunci utama dalam penangakan operasi," tutur Sigit.

Sementara itu, Panglima dan Kapolri juga memimpin rapat bersama dengan Forkopimda Provinsi Papua. Sigit menyampaikan bahwa, strategi pengendalian Covid-19 harus tetap diterapkan di tengah pelaksanaan PON ke-XX di Papua. 

Strategi pengendalian itu adalah penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi. 

"Ketika PON XX Papua dilaksanakan akan ada 25.000 orang yang datang ke Papua. Diperlukan strategi pengendalian agar jangan sampai lonjakan kasus dan menyebarkan Covid-19 ke dalam dan keluar Papua," kata Sigit.

Dengan diterapkannya strategi pengendalian Covid-19, Sigit menyatakan, hal itu akan sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memperbolehkan venue dihadiri sebanyak 25 persen dengan syarat sudah divaksin dua kali. 

"Protokol kesehatan ketat harus terlaksana baik bagi para atlet, pelatih, official, panitia melalui Bubble System, yaitu membatasi interaksi dengan masyarakat di luar penyelenggara PON XX. Tegakan aturan prokes secara humanis baik sebelum, pada saat dan setelah pertandingan," ujar Sigit. 

Dengan dilakukannya pengamanan dan strategi pengendalian Covid-19, maka hal itu bisa memberikan efek berganda. PON bisa berjalan aman, lonjakan virus corona tak terjadi dan terciptanya pertumbuhan ekonomi di Papua maupun nasional.

"Ditengah pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh sebesar 7,07% di kuartal II-2021. Demikian juga dengan pertumbuhan ekonomi di Papua yang tumbuh sebesar 13,14% pada kuartal II 2021. Hal ini menunjukkan optimisme bahwa Indonesia tangguh dalam menghadapi Pandemi Covid-19 dan siap melakukan lompatan pertumbuhan ekonomi. Momentum pertumbuhan ekonomi ini harus kita jaga dengan Kesehatan sebagai modal dasar. Jika kasus Covid-19 bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi dapat kembali berjalan normal," tutup Sigit.(RC)

Ketua DPRD Pasaman Barat Study Perda Restribusi Tera ke Dinas Koperasi Kampar


Bangkinang Kota(SP) -
  Dengan sedikit membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kampar dalam Penyelenggaraan dan Restribusi Tera/Tera Ulang sesuai dengan Peraturan Daerah nomor tahun 2018,   yang ada UPTD Metrologi Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar. 

Hal ini membuat Ketua DPRD Kabupaten Kampar bersama para anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasaman Barat, melakukan Study Comperative tentang pembelajaran p Penyelenggaraan Restribusi Tera dan Tera Ulang ynag ada di kabupaten kampar. 

Kunjungan yang disambut Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH, MH yang diwakili langsung Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar Hendri Dunan tersebut hadir langsung Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat Parizal Hafni, ST, wakil ketua Endra Yama Putra, S. Pi. 

Selanjutnya Ketua Komisi Nazwar, SH, Sekretaris Komisi Yulhendri, SH, anggota H Herianto, SE, Meilizar, SE, Juniwar, SH, Drs Budi Nasko, Endang Jaya Putra, Suoriono S. S. Tp, M Umar, SE, H Yeprizal, A. Md, Sekwan Dasrial, S. Sos, 

Dalam paparannya Hendri Dunan menyampaikan bahwa dalam hal Tera dan Tera ulang atau biasa disebut timbangan, pemerintah daerah kabupaten kampar bukan memiliki tujuan utama dalam peningkatan PAD melainkan untuk menerapkan timbangan yang ada diperusahaan, SPBU dan dipasar-pasar.

Didampingi Kepala UPTD Metrologi Adi Ismanto, Dunna juga menyampaikan bahwa pendapatan asli daerah dalam Tera hanya nilai plus,  yang utama menetralkan timbangan dan pihak perusahaan dan pihak swastapun tidak bisa merobah ukuran timbangan yang telah di atur dan disegel dinas koperasi. Dalam kerusakan timbangan, dalam satu kali setahun pihak perusahaan sekali setahun harus melakukan Tera ulang yang diketahui dinas koperasi.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat Parizal Hafni, ST mengakui, bahwa Kabupaten Pasaman Barat sejauh ini belum memiliki UPTD Metrologi dan masih bergantung kepada UPTD Pariaman. Untuk itu perlu Koordinasi dan informasi bersama dengan pemerintah daerah kabupaten kampar agar kami juga bisa berbuat untuk Kabupaten Pasaman Barat.( ontuo daus  )

Bupati Kampar Buka Bimtek Penyelenggaraan Pilkades Serentak Bergelombang Tahun 2021.


Bangkinang Kota ( SP )
   -  Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Drs H. Yusri, M.Si  membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Bergelombang bagi Panitia Pemilihan tahun 2021. Acara tersebut di taja Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kampar, hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Ahmad Yuzar, Kepala Dinas PMD Afrizal serta seluruh Panitia pelaksana Pilkades se-kabupaten Kampar. Acara tersebut dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kampar pada Rabu, (29/9)

Dalam arahannya Sekda Kampar menyampaikan, Pemilihan Kepala Desa serentak bergelombang kedua tahun 2021 diharapkan menjadi Pilkades serentak terbaik di Provinsi Riau bahkan mampu terbaik di Indonesia. Hal ini bisa kita wujudkan asal seluruh yang terlibat dalam pemilihan Kepala Desa serentak mampu berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut. 

“Kita semua berharap Pilkades serentak Bergelombang tahap II ini menjadi Pilkades serentak terbaik se-provinsi Riau bahkan se-Indonesia” 

Yusri dalam kesempatan tersebut juga mengatakan pada Pilkades serentak Bergelombang tahap II ini yang dijadwalkan pada tanggal 17 November 2021 dan panitia Pilkades adalah orang-orang yang memang dipilih menjadi pengadil dalam ajang pemilihan Kepala Desa serentak ini. 

Yusri juga menambahkan, panitia harus memiliki jiwa pengadil, tidak berpihak kepada siapapun, panitia Pilkades dipilih untuk menengahi terjadinya konflik-konflik akibat adanya penyimpangan dan Panitia dapat mengambil keputusan yang seadil-adilnya. 

Dirinya juga mengatakan panitia Pilkades juga sebagai wadah pengaduan-pengaduan terhadap terjadinya kecurangan-kecurangan dalam tahapan Pilkades, dan semoga dengan adanya Bimtek ini dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan. 

Yusri juga mengatakan dalam pelaksanaan Pilkades serentak dirinya mengingatkan Panitia untuk tidak melanggar aturan Pelaksanaan Pilkades yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat, mematuhi peraturan yang telah digariskan. 

Sekda Kampar juga mengatakan ada perbedaan khusus dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini, diantaranya ada penetapan khsusus pengurangan masa didalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih 500 orang untuk menghindari kerumunan masa akibat adanya Pandemi Covid 19. 

“Dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini diwajibkan Meminimalisir pengumpulan masa, tidak melakukan acara-acara yang berakibat penumpukan masa dan menjaga Protokol Kesehatan demi menghindari timbulnya cluster baru penyebaran virus Covid 19”ucapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas PMD Afrizal dalam keterangannya mengatakan panitia Kabupaten, Kecamatan dan desa serta sosialisasi Perbub 32 Tahun 2016 perubahan atas Perbup 54 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa serentak bergelombang di Kabupaten Kampar 

Dipaparkan Afrizal dalam Pilkades serentak di Kabupaten Kampar ada beberapa tahapan diantaranya 6 tahun pertama terdiri dari gelombang I tahun 2015 jumlah desa adalah 105 Desa, Gelombang ke II tahun 2017 mengikuti 83 Desa, dan gelombang ke III diikuti 54 Desa. Selanjutnya Afrizal menambahkan pada tahap 6 tahun kedua pada gelombang I pada tahun 2021 diikuti 102 desa, gelombang II pada tahun 2023 diikuti 86 desa dan gelombang III pada tahun 2025 diikuti 54 Desa.( ontuo daus  )

Senin, 27 September 2021

Hari Rabu Besok, Pengurus Dewan Dakwah 5 Kecamatan, Akan Dilantik


Bangkinang Kota (SP) – Insya Allah jika tidak ada aral melintang, hari rabu besok tanggal 29 september 2021, Pengurus Dewan Dakwah dan Pemuda Dewan Dakwah di 5 Kecamatan, akan dilantik. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelantikan yang juga merupakan Sekum Dewan Dakwah Kampar Muhklis SPdI, didampingi Sekretaris Panitia yang juga merupakan Ketum Pemuda Dewan Dakwah Kampar Gustika Rahman SPdI, hari selasa (28/09/2021), diruang kerjanya.


Mukhlis menjelaskan, Pengurus Dewan Dakwah dan Pemuda Dewan Dakwah di 5 Kecamatan yang akan dilantik tersebut adalah Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Kampar, Salo dan Kecamatan Kuok. Selain melantik pengurus di 5 Kecamatan tersebut, kita juga akan melantik Muslimat Dewan Dakwah Kab. Kampar Masa Khidmat 2021-2024.


Lebih lanjut Mukhlis mengatakan, selain melantik Pengurus Dewan Dakwah dan Pemuda Dewan Dakwah di 5 Kecamatan serta Pengurus Muslimat Dewan Dakwah Kab. Kampar, kita juga akan mengadakan Bhakti Sosial dengan membagikan sembako kepada mu’allaf dan fakir miskin, di 5 Kecamatan tersebut. Acara Pelantikan dan Bhakti Sosial ini akan kita laksanakan di Masjid Darul Ikhlas Kantor Kemenag Kampar.


Mengingat kita masih dalam nuansa Covid-19, Pelantikan setiap Kecamatan kita batasi yakni hanya 3 orang saja setiap Kecamatan, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Kemudian untuk pembagian sembako, setiap Kecamatan juga kita batasi menjadi 3 orang saja. Kita berharap dan berdo’a, semoga acara yang akan kita laksanakan ini, bisa berjalan dengan lancar dan sukses, serta diridhoi oleh Allah Swt, pungkas Mukhlis. (Ags)


Minggu, 19 September 2021

Riau Raih Juara II Nasional, Kadis PMD Dukcapil Riau Wakili Gubernur Hadiri Langsung Acara Puncak Gelar TTG Nasional XXII Tahun 2021 di Jakarta


Jakarta (SP) -  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Riau Yurnalis SSos MSi, mewakili langsung Gubernur Riau dalam menghadiri acara puncak Penyerahan Penghargaan Pemenang Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XXII tahun 2021, di Gedung Makarti, Jalan TMP. Kalibata No.17, Jakarta Selatan.


Yurnalis dalam menghadiri acara tersebut mengatakan, bahwasanya Kami diberi amanah langsung oleh Bapak Gubernur Riau H Syamsuar MSi, untuk mendampingi Bapak Suranto yang mendapat Juara pada Pengumuman Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional.


Lebih lanjut Yurnalis yang merupakan salah satu Putra terbaik Kampar ini mengatakan, Bapak Suranto ini berasal dari Kabupaten Pelalawan. Alhamdulillah beliau berhasil mendapatkan juara II dalam Katagori Inovasi Mesin Peraut Lidi. Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Dr. (H.C). Drs. H Abdul Halim Iskandar, M.Pd.


Mesin Peraut Lidi yang dibuat oleh Bapak Sunarto ini mempunyai keunggulan yakni, pertama lidi yang dihasilkan lebih bersih dan dapat menghasilkan lidi 8-10 Kg/jam. Kedua, waktu kerja lebih cepat. Ketiga, terhindar dari tangan kapalan. Keempat, meminimalisir kecelakaan kerja dan yang kelima lidi yang dihasilkan lebih fleksibel dan tahan lama, ungkap Kadis PMD Dukcapil Riau, yang akrab dipanggil Udo ini.


Adapun tema yang diusung pada tahun ini adalah “ Melalui Gelar TTG Nasional, kita tingkatkan pendayagunaan teknologi tepat guna yang ramah dan berkelanjutan menuju daya saing”. Mudah-mudahan dengan mendapat juaranya Bapak Suranto ini di ditingkat Nasional, hendaknya mampu membangkitkan semangat kita untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pendayagunaan teknologi tepat guna yang ramah dan berkelanjutan menuju daya saing. Sehingga pada masa-masa yang akan datang, ada lagi Suranto-Suranto yang lain, harap Kadis PMD Dukcapil Riau.


Kepada Bapak Suranto, Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, mewakili Bapak Gubernur dan atas nama Kadis PMD Dukcapil Riau, sekali lagi kami mengucapkan selamat dan sukses. Semoga prestasi ini bisa lebih ditingkatkan lagi pada masa-masa yang akan datang, pungkas Yurnalis. (Ontudaus)


Kamis, 16 September 2021

Sukses Laksanakan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik, Ketua PWI Kampar Apresiasi Panitia


Kampar (SP) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar Akhir Yani SE, memberikan Apresiasi kepada Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Bukittinggi-Padang Gustika Rahman SPdI, dan kawan-kawan panitia dalam melaksanakan kegiatan pelatihan Jurnalistik yang berlangsung sukses dan lancar. Hal ini disampikannya saat rapat pembubaran Panitia Pelatihan Jurnalistik Bukittinggi-Padang 10-12 September 2021, hari kamis (16/09/2021) di ruang rapat Kantor PWI Kampar.



Akhir Yani mengatakan, selain kegiatan yang dilaksanakan sukses dan lancar, dalam pelaporan Pertanggungjawaban panitia pelaksana juga luar biasa. Laporannya cepat, tepat dan jelas. Hanya berselang 3 hari acara, siap dilaksanakan, Panitia langsung membuat rapat Pembubaran Panitia.




Untuk itu, kita memberikan apresiasi kepada seluruh Panitia, terutama Pak Agus selaku Ketua Panitia. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh buat kita semua dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang terukur dan terencana serta jelas dalam pelaporannya, tegas Akhir Yani.


Sementara itu, H Herman Jhoni MSi dalam rapat tersebut juga memberikan apresiasi kepada Panitia. Dari 3 aspek yang dinilai, mulai dari perencanaan, perjalanan dan pelaporan, semuanya bagus dan luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan yang seperti ini bisa kita laksanakan pada masa-masa yang akan datang.


Apresiasi terhadap Panitia juga diberikan oleh Defrizal SH. Beliau sangat puas dengan apa yang telah dilaksanakan Panitia. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, bisa diatasi oleh Panitia dengan baik, bahkan bisa terukur dan transfaran dalam pelaporan. Ini patut kita berikan apresiasi, pungkasnya. 


Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Bukittinggi-Padang Gustika Rahman SPdI, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan yang telah diberikan. Kegiatan ini tidak akan berjalan sukses, tanpa ada dukungan dari kawan-kawan panitia semuanya, dan dari pihak-pihak yang terkait.


Untuk itu, atas nama panitia, kami sadar banyak kekurangan atau kelamahan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Mulai dari berangkat dari Bangkinang, sampai di Bukittinggi, Padang, dan sampai kembali di Bangkinang. Oleh karena itu kami mohon dimaafkan, harap Agus.


Usai melaksanakan kegiatan rapat pembubaran panitia dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kampar Akhir Yani SE. Dalam rapar tersebut Akhir Yani membacakan program-progam kerja yang telah dibuat, dan ditanyakan langsung kapan program tersebut dilaksanakan. Setelah seselai mengadakan rapat pengurus, dilanjutkan dengan acara Takziah kerumah Fauzi Lalea Saputra, Anggota PWI Kampar yang sedang sakit. (Ontudaus)


Kamis, 09 September 2021

Polsek Tapung Hilir Tangkap 3 Pelaku Narkoba di Dua Lokasi Diwilayah Desa Tandan Sari

TAPUNG HILIR,otdariau.com- Unit Reskrim Polsek Tapung Hilir tangkap 3 orang tersangka pengedar narkotika jenis shabu, ketiga pelaku ditangkap pada 2 lokasi di wilayah Desa Tandan Sari Kecamatan Tapung Hilir, pada Rabu malam (08/09/2021).

Berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada aparat kepolisian, terkait peredaran narkotika jenis shabu di wilayah Desa Tandan Sari. Atas informasi itu Kapolsek Tapung Hilir IPTU Aprinaldi MH perintahkan Kanit Reskrim IPDA Riko Rizki Masri SH bersama Tim Opsnal Polsek lakukan penyelidikan untuk mengungkapnya.

Dari hasil penyelidikan diketahui ada dua lokasi di Desa Tandan Sari yang sering menjadi tempat penyalahgunaan dan transaksi narkoba. Tim kemudian mendatangi satu persatu tempat dimaksud untuk memburu para pelaku narkoba itu.

Penangkapan pertama sekira pukul 22.00 wib terhadap tersangka AN (31) dan BG (25), mereka ditangkap saat berada dirumah AN di Desa Tandan Sari Kecamatan Tapung Hilir.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 3 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening dalam kaleng merk pagoda di saku celana AN. Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya berupa peralatan penggunaan shabu, 2 unit Hp dan uang tunai sebesar Rp 950 ribu.

Berselang sekitar satu jam kemudian tepatnya pukul 23.00 wib, Tim kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka KA (35) di Desa yang sama. Saat digeledah ditemukan barang bukti 2 paket narkotika jenis shabu dan beberapa peralatan penggunaannya.

Saat diinterogasi, tersangka AN mengakui bahwa narkotika tersebut adalah miliknya yang didapat dari temannya F (DPO) di wilayah Mandau. Para pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Tapung Hilir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tapung Hilir IPTU Aprinaldi MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan para pelaku narkoba tersebut, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(Rc)

Rabu, 08 September 2021

Lagi 4 Pelaku Narkoba Disikat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar di Wilayah Tapung


KAMPAR(SP) -
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali menangkapi para pelaku narkoba, kali ini 4 orang tersangka pengedar narkotika jenis shabu ditangkap di wilayah Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung, pada Selasa Malam (08/09/2021).

Para pelaku narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah RN (27) warga Desa Gading Sari Tapung, AD (30) warga Desa Tanjung Sawit Tapung, DM (23) warga Desa Tanjung Sawit Tapung dan ER (21) Desa Indrapuri Kecamatan Tapung.

Dari para pelaku ditemukan barang bukti 4 paket narkotika jenis shabu seberat 1,79 gram, 1 unit timbangan digital, 4 buah Hp yang digunakan para pelaku serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (07/09/2021) sekira pukul 22.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di wilayah Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung.

Dari hasil penyelidikan ini tim mengamankan 3 orang yang dicurigai sebagai pelaku narkoba di Perumahan Flamboyan Desa Tanjung Sawit, yaitu RN (27), AD (30) dan DM (23).

Selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik klip bening pada tersangka RN, selain itu ditemukan 1 unit timbangan digital dan beberapa peralatan penggunaan shabu, serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pada saat proses penangkapan ketiga tersangka ini, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang mencurigakan, yaitu ER diduga sebagai rekanan pelaku yang sedang ditangkap. 

Petugas langsung mengamankan ER dan melakukan penggeledahan terhadapnya dengan didampingi aparat desa setempat, dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti 3 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik klip putih di kantong celana ER. Selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, dari hasil pengecekan urine ke-4 tersangka, 3 diantaranya positif Methamphetamine.

Kini ke-4 tersangka telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(RC)

Polda Riau Ungkap Kasus Penggelapan Rugikan Pengusaha Sembako Senilai Rp 3,7 M


PEKANBARU(SP) -
Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Penipuan Penggelapan yang merugikan pengusaha Sembako sekitar Rp3,7 Milyar. Sejak bulan Mei 2021 lalu, korban ditipu oleh anak buahnya sendiri yang diduga bekerjasama dengan kelompok lain. 

"Ini Kasus Penggelapan atau Penggelapan dalam jabatan, yang dijerat dengan Pasal 374 atau 378 KUHPidana. Korban atas nama Sumarni alias Mimi yang dirugikan sekitar Rp3,7 Milyar. Terlapor, adalah karyawannya sendiri berinisial FT dan teman-temannya," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat Jumpa Pers di Mapolda Riau, Rabu (08/09/21).

Kabid Humas yang menggelar konferensi pers didampingi Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Teddy Ristiawan dan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Riau Kompol Ernis Sitinjak mengungkapkan, kasus ini terkait barang-barang sembako milik UD Jaya Mandiri yang berlokasi di Jalan Dharma Bakti Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. 

"Dimana korban mulai mengetahui adanya kejahatan ini pada tanggal 19 Agustus 2021 lalu. Ketika Supir UD Jaya Mandiri memberitahukan kepada korban tentang kecurigaannya terhadap Sales mereka berinisial FT perihal adanya orderannya fiktif yang dibuat FT," papar Narto, panggilan akrabnya. 

Ternyata, pada tanggal 23 Agustus 2021, FT memesan sembako lagi dari Gudang UD Jaya Mandiri atas Pemesanan dari pihak Toko berinisial Jo yang mengaku dari Kabupaten Siak. Setelah barang sembako dimuat, FT menyuruh supir untuk mengantarkan sembako tersebut ke gudang milik HD. 

Pemesanan berlanjut, pada tanggal 24 Agustus 2021, FT kembali memesan sembako dari gudang UD Jaya Mandiri, juga atas pesanan dari Jo di Siak. Lalu, FT menyuruh supir untuk mengantarkan sembako tersebut ke gudang HD. 

Curiga, suami korban, P Manurung, dan saudaranya, A Manurung, membuntuti mobil truk tersebut menuju gudang HD. 

Ternyata Gudang itu bukan di Kabupaten Siak melainkan di Jalan Riau. Disitu, mereka mendapati beberapa orang sedang membongkar atau memindahkan barang sembako dari 3 (tiga) unit mobil pick up milik korban Sumarni ke dalam gudang milik HD. 

Suami korban pun menyuruh para pekerja Gudang untuk mengembalikan barang-barangnya yang telah dimasukkan ke dalam gudang tersebut ke dalam mobil dan membawa kembali barang-barang tersebut kembali ke gudang UD Jaya Mandiri. 

FT mengaku, selama ini bekerja sama dengan HD untuk menjual barang-barang sembako milik UD Jaya Mandiri kepada HD dengan harga murah (dibawah harga modal, red) dan menyuruh supir UD Jaya Mandiri mengantarkan barang-barang sembako ke gudang HD, sesuai 46 faktur penjualan. 

FT membuat faktur penjualan palsu agar pemilik UD Jaya Mandiri tidak mengetahui barang-barang sembako tersebut dijual kepada HD dengan harga murah. 

Ternyata, FT malah tidak menyerahkan uang pembayaran barang-barang sembako sesuai 46 faktur penjualan sejumlah kurang lebih Rp3,4 Milyar kepada pemilik UD Jaya Mandiri. Ia malah menyuruh HD mengirimkan uang pembayaran barang-barang sembako itu ke rekening orang tuanya, berisinial NS. 

FT mengaku, Ia menggunakan uang hasil pembayaran barang-barang sembako tersebut untuk keperluan pribadi dan keluarganya. 

Hasil pemeriksaan, aksi ini ternyata sudah berlangsung sejak bulan Mei 2021 dimana HD, si Pemilik Gudang Jalan Riau ini lah yang mengajak FT untuk bekerja sama menjualkan barang-barang sembako dari UD Jaya Mandiri kepada dirinya dengan harga murah dan membuat faktur barang fiktif dan akan dibayarkan secara bertahap kepada FT. 

Setelah disepakati kerja sama tersebut, FT memesan/order barang-barang sembako kepada korban untuk diantarkan ke bebarapa toko yang berada di Kabupaten Siak dan Pelalawan. 

Kemudian, FT menyuruh supir mengantarkan barang-barang sembako tersebut ke gudang milik HD di Jalan Riau Ujung Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. 

Setelah menerima barang-barang tersebut, HD menyuruh FT untuk membuat faktur penjualan fiktif agar tidak diketahui oleh pemilik UD Jaya Mandiri bahwa barang sembako tersebut dijual kepada HD dengan harga murah. 

Diketahui, sejak bulan Mei 2021 hingga 24 Agustus 2021, FT telah membuat orderan fiktif sesuai 76 faktur penjualan agar dapat membawa barang-barang sembako dari gudang UD Jaya Mandiri. Lalu, menyuruh supir mengantarkannya ke gudang HD di Jalan Riau. 

Untuk sebanyak 46 faktur pembelian tersebut, HD telah mengirimkan uang secara bertahap ke rekening NS, orang tua FT, yang totalnya kurang lebih sejumlah Rp1,4 Milyar selama periode 01 Juni 2021 sampai dengan 01 Agustus 2021. 

Namun, FT tidak menyerahkan uang tersebut kepada korban baik untuk pembayaran barang sembako sesuai 76 faktur penjualan. 

"Barang Bukti yang kita amankan antara lain: Rekening Koran Bank BRI atas nama NS, Ibu FT. 76 Faktur Penjualan, 1 (Satu) unit Handphone Merk VIVO, 2 (Dua) unit Handphone Merk OPPO, 2 (Dua) buah cincin emas dan 1 (Satu) buah gelang emas," ujar Sunarto mengakhiri konferensi persnya.(RC)

Lakukan Pengembangan, Resnarkoba Polres Kampar Kembali Tangkap 2 Pengedar Shabu

KAMPAR(SP) - Usai menangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis shabu berinisial AS di wilayah Kecamatan Tambang pada Selasa sore (07/09/2021), Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar langsung melakukan pengembangan.

Beberapa jam kemudian petugas berhasil menangkap 2 pelaku lainnya pada dua lokasi berbeda, kedua tersangka yang ditangkap adalah RC alias RI (33) warga Dusun I Desa Kuapan dan TF alias DV (27) warga Danau Bingkuang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Dari kedua tersangka ini ditemukan barang bukti 2 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening seberat 1.27 gram dan 2 unit Hp yang digunakan pelaku.

Penangkapan kedua tersangka ini berawal pada Selasa (07/09/2021) sekira pukul 19.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar melakukan pengembangan atas tertangkapnya tersangka AS alias AN di Desa Kuapan Kecamatan Tambang.

Didapat informasi bahwa narkotika yang ada pada tersangka AS tersebut berasal dari tersangka RC dan TF, atas informasi tersebut Tim langsung mencari keduanya.

Tersangka RC berhasil ditangkap pada malamnya saat berada di Desa Ganting Damai Kecamatan Salo, kemudian tersangka TF ditangkap di Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang.

Saat diinterogasi, tersangka RC mengakui masih menyimpan narkotika jenis shabu yang dikuburkan disamping kandang ayam belakang rumahnya.

Selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dirumah RC di Desa Kuapan, ditemukan 2 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening seberat 1,27 gram. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua tersangka, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine kedua tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Kini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(RC)

Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Pengedar Shabu di Desa Kuapan Tambang

KAMPAR(SP) - Tim Opsnal Satresnarkoba Polres tangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis shabu di wilayah Desa Kuapan Kecamatan Tambang, pada Selasa sore (07/09/2021)

Pelaku narkoba yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah AS alias AN (22) warga Dusun I Desa Kuapan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Dari pelaku ditemukan barang bukti 4 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening dan sebuah Handphone merek iPhone warna silver yang digunakan pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (07/09/2021) sekira pukul 15.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba jenis shabu di wilayah Desa Kuapan Kecamatan Tambang.

Dari hasil penyelidikan, Tim kemudian mengamankan seorang yang dicurigai sebagai pengedar narkoba berinisial AS alias AN warga Desa Kuapan Kecamatan Tambang.

Selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan terhadap AS dan ditemukan padanya 4 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(RC)

Kapolda Riau Beri Penghargaan Untuk 41 Personel Berprestasi


PEKANBARU(SP) -
Sebanyak 41 personel Polda Riau mendapatkan penghargaan atas prestasi dalam bidang tugas operasional Kepolisian tahun 2021. Penghargaan diberikan oleh Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi pada acara yang digelar di aula Tribrata Polda Riau Rabu (8/9/2021).

Penghargaan mereka terima atas keberhasilan pengungkapan kasus kasus yang menjadi perhatian masyarakat. Sebanyak 22 personel direktorat Reserse Narkoba mendapatkan penghargaan atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus tindak pidana Narkotika jenis Shabu sebanyak 108 Kg dengan Tsk Bobby Wiranda Herman Bin Herman. 5 orang personel Direktorat Reserse Khusus mendapatkan penghargaan atas keberhasilan pengungkapan kasus TP. Perbankan oleh Teller Bank Riau Kepri Cab. Pasir Pangaraian Kab. Rohul dengan total kerugian Rp. 1.390.000.000,- dan penyidikan dugaan Tindak Pidana Perbankan oleh perusahaan pialang asuransi kepada Pimpinan Cab. Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan, Cabang Teluk Kuantan dan Cabang Pembantu Bagan Batu Rohil. Serta 14 orang personel Direktorat Kriminal Umum yang mendapatkan penghargaan atas pengungkapan kasus curas, kasus pembunuhan serta keberhasilan pengungkapan pelaku kejahatan tindak pidana UU Darurat No 12 Tahun 1951 dan jaringan narkotika Internasional.

Dalam sambutannya, Irjen Agung menyampaikan ucapan selamat kepada anggota yang telah menunjukkan prestasinya. Hal tersebut menurutnya menunjukkan bahwa Polda Riau bukan kaleng kaleng.

Dirinya juga mengajak semua jajarannya untuk dapat mengisi dinamika bidang tugas kepolisian dengan prestasi.

“Kita mesti bangga dengan institusi Polri, kita harus mampu menunjukkan kemampuan dengan mengeluarkan semua ekspresi sebagai Polisi, perfect untuk berprestasi dalam melaksanakan tugas kepolisian,” ajaknya menyemangati.

Agung berharap Polda Riau dengan kualitas personelnya mampu menunjukan kinerja yang baik sehingga masyarakat merasakan manfaatnya.

Menurut Agung penghargaan merupakan salah satu point penting untuk persyaratan untuk meningkatkan jenjang karir untuk di promosikan.

Oleh karenanya dirinya mengajak seluruh jajarannya agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya.

“Saya harapkan kinerja Polda Riau dapat dirasakan dan mendapatkan respon yang baik ditengah masyarakat, dan kita harus bisa mengambil perubahan positif sehingga kualitas menjadi lebih baik, selalu siap menerima tantangan tugas,” tutupnya.(RC)

Selasa, 07 September 2021

Tim "TEMBAK" Polres Kampar Lansung Beraksi, Amankan Pelaku Judi Togel


KAMPAR(SP)
- Team MamBolo NAgoghi Kampar atau Tim "TEMBAK" bentukan Polres Kampar langsung beraksi, usai Dilounching pada Selasa malam (07/09/2021) mereka langsung melakukan patroli Harkamtibmas dan menyasar para pelaku Pekat (Penyakit Masyarakat) di Kota Bangkinang dan sekitarnya.

Tim TEMBAK Polres Kampar yang dipimpin AKP Ikwan Widarmono ini dalam penugasan pertamanya tadi malam, langsung mengamankan salahsatu pelaku Judi Togel di sebuah warung di Jalan Sudirman Kota Bangkinang. Pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Kampar dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk diproses.

Saat patroli ke wilayah Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang, Tim menemukan sekelompok pemuda tengah berkumpul dipinggir jalan. Melihat kedatangan Tim TEMBAK Polres Kampar ini mereka langsung kabur dan meninggalkan 2 unit sepeda motornya.

Setelah dicek didalam Jok sepeda motor tersebut ditemukan bong sebagai alat hisap shabu, diduga para pemuda ini akan menggunakan narkotika jenis shabu atau akan bertransaksi narkoba, selanjutnya kedua sepeda motor tersebut diamankan petugas dan dibawa ke Polres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa salahsatu tujuan dibentuknya Tim ini adalah untuk Pemeliharaan Kamtibmas, mencegah pelaku kejahatan termasuk memberantas penyakit masyarakat seperti perjudian, pencurian, miras, asusila, narkoba, tawuran dan lainnya.

Kita berharap dengan keberadaan tim TEMBAK Polres Kampar ini akan berkontribusi dalam menekan angka kejahatan dan mewujudkan rasa aman bagi masyarakat, ungkap Kapolres.(RC)

3 Pelaku Pencurian Besi di Lokasi Proyek Tol Pekanbaru Bangkinang Diamankan Polsek Tambang


TAMBANG(SP) -
Tiga orang pelaku pencurian material bangunan Proyek Tol Pekanbaru - Bangkinang pada STA 17+600 di Desa Pulau Birandang  Kec. Kampa diamankan Polsek Tambang, mereka kedapatan mencuri potongan besi dan seng plat milik CV. Central Pratama Jaya, sebagai salahsatu perusahaan yang ikut mengerjakan proyek Tol tersebut.

Ketiga tersangka pencurian yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah HE alias AN (31) asal Tanjung Balai Asahan Sumut, kemudian SU alias ID (46) warga Desa Pajajaran Kec. Rumbio Jaya Kampar, serta MR alias RI (25) warga Bangko Rokan Hilir.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti 12 keping seng plat, 50 potongan besi siku dan 1 unit mobil Suzuki carry warna silver BM-8094-DN yang digunakan para pelaku.

Kejadian ini berawal pada Selasa (07/09/2021), saat itu pelapor bersama saksi-saksi selaku karyawan CV. Central Pratama Jaya, menemukan para pelaku tengah mengangkut material bangunan berupa potongan besi siku dan seng plat milik CV. Central Pratama Jaya.

Para pekerja proyek Tol ini langsung mengamankan pelaku dan kemudian menghubungi pihak Polsek Tambang, atas informasi itu Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes MH langsung perintahkan Unit Reskrim Polsek menuju TKP.(RC)

Tidak lama berselang Anggota Unit Reskrim Polsek tiba di TKP dan kemudian membawa tersangka dan barang bukti ke Polsek Tambang.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan juga para pelaku, setelah cukup bukti lalu ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terhadapnya.

Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, disampaikan bahwa ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(Rc)

Cabuli ABG, Pelaku Diamankan Orang Tua Korban Lalu Diserahkan ke Polsek Tapung

TAPUNG(SP) - Seorang pemuda warga Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung diamankan aparat kepolisian di Polsek Tapung, pelaku diduga telah mencabuli seorang gadis remaja atau Anak Baru Gede (ABG) yang masih berusia 15 tahun.

Pelakunya DS alias DA (21) seorang Buruh Bongkar Muat warga Desa Tanjung Sawit Kec. Tapung, DS diserahkan oleh pihak keluarga korban ke Polsek Tapung pada Senin malam (06/09/2021) untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Berdasarkan pengakuan korban sdri. S kepada pihak keluarganya sesuai dengan yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, bahwa tersangka DS alias DA telah menodai S dengan melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan korban, pada Sabtu malam (04/09/2021) di Jalan Lintas Desa Sumber Makmur, Tapung.

Terkuaknya kejadian ini berawal pada Minggu (05/09/2021) sekira pukul 07.00 wib, saat itu pelapor melihat leher anaknya sdri. S ada memerah pada bagian pangkal lehernya.

Setelah dipertanyakan orang tuanya terkait hal itu, korban lalu bercerita kepada kakak perempuannya bahwa dirinya telah berhubungan badan dengan tersangka DS.

Atas pengakuan anaknya itu, pelapor langsung mencari pelaku dan mengamankannya, kemudian membawa korban beserta pelaku ke Polsek Tapung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno langsung perintahkan Unit Reskrim Polsek lakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut, petugas langsung memeriksa korban, saksi-saksi termasuk tersangka dan juga mengumpulkan barang bukti terkait kejadiannya.

Setelah didapat bukti permulaan yang cukup, petugas kemudian menetapkan DS alias DA sebagai tersangka dan terhadapnya dilakukan penahanan untuk proses penyidikan.

Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, disampaikan bahwa tersangka DS alias DA telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor  17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, Jelas Marno.(RC)

Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur

KAMPAR KIRI HILIR(SP) - Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir amankan seorang tersangka kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku ditangkap pada Selasa siang (07/09/2021) di Desa Koto Damai Kecamatan Kampar Kiri Tengah.

Tersangka kasus pencabulan yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah MS alias MM (56) warga Desa Koto Damai Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar.

Penangkapan tersangka MS ini atas laporan dari TI selaku ibu kandung korban, TI tidak terima anak perempuannya yang baru berusia 11 tahun dicabuli oleh pelaku secara berulang.

Berdasarkan keterangan TI bahwa pelaku ini sebelumnya juga pernah mencabuli korban saat usianya masih 5 tahun, waktu itu TI masih menahan hati untuk tidak melapor karena dia masih punya hubungan kekerabatan dengan pelaku.

Tapi perbuatan bejat pelaku ini kembali diulanginya pada bulan Juli 2021 lalu, sehingga TI melaporkannya ke Polsek Kampar Kiri Hilir untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Asdisyah Mursid SH perintahkan Kanit Reskrim Ipda Hendro Wahyudi SH beserta Tim untuk menyelidiki kasus ini dan mengamankan pelakunya.

Selanjutnya pada Selasa siang (07/09/2021) sekira pukul 14.00 wib, diperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah Kadus III Desa Koto Damai, atas informasi itu Tim segera mendatanginya dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Saat diinterogasi, tersangka MS alias MM ini mengakui perbuatannya telah melakukan pencabulan terhadap korban, selanjutnya tersangka dibawa petugas ke Polsek Kampar Kiri Hilir untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini, disampaikan bahwa tersangka kini telah diamankan di Polsek Kampar Kiri Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut jelasnya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor  17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, Jelas Asdi.(RC)

Kapolres Kampar Didampingi Ketua Lembaga Adat Kampar Lounching Tim "TEMBAK" Polres Kampar


KAMPAR(SP)-
Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH didampingi Ketua LAK (Lembaga Adat Kampar) Drs. Yusri MSi Datuk Bandaro Mudo, Selasa malam (07/09/2021) melounching Tim TEMBAK (Team MamBolo NAgoghi Kampar) Polres Kampar.

Kegiatan ini digelar di Teras Depan Mapolres Kampar, selain dihadiri Kapolres dan Ketua LAK Kampar juga hadir Waka Polres KOMPOL Rachmad Muchamad Salihi SIK MH, Kadis Kominfo Kampar Yuricho Efril S.Stp, Pejabat Utama Polres Kampar serta Dantim "TEMBAK" AKP Ikwan Widarmono beserta seluruh anggota Team yang berjumlah 30 personel.

Acara diawali Sambutan Kapolres Kampar, yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua Lembaga Adat Kampar Drs. Yusri MSi Datuk Bandaro Mudo yang telah berkenan hadir dalam acara ini.

"Hari ini kita akan melounching Team MamBolo NAgoghi Kampar atau yang disingkat Tim "TEMBAK" Polres Kampar". Pemberian nama Tim ini sengaja mengambil bahasa daerah Kampar karena kita menghargai kearifan lokal, sebagaimana peribahasa Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, ujar Kapolres.

Disampaikan Kapolres bahwa tujuan pembentukan Tim ini adalah untuk penopang fungsi Opsnal Kepolisian, dalam rangka Pemeliharaan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kampar.

Anggota Tim TEMBAK ini sudah dibekali dengan berbagai kemampuan termasuk pengetahuan hukum, diharapkan dalam pelaksanaan tugasnya nanti tidak ada keragu-raguan dan juga dapat membeckup seluruh jajaran.

Semoga Tim "TEMBAK" Polres Kampar ini nantinya dapat menjalankan tugas fungsinya secara maksimal, untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kampar, ujar Kapolres.

Sementara itu Ketua Lembaga Adat Kampar Drs. Yusri MSi Datuk Bandaro Mudo, dalam sambutannya mengucapan terimakasih kepada Kapolres Kampar atas undangannya, semoga apa yang kita lakukan ini mendapat Ridho dari Allah SWT.

Kami mengapresiasi terbentuknya Tim TEMBAK Polres Kampar ini, karena akan sangat bermanfaat dalam rangka mewujudkan rasa aman bagi masyarakat. "Atas nama Ketua Lembaga Adat Kampar kami ucapkan Selamat atas terbentuknya Tim ini", ujar Yusri.

Pada kesempatan ini Ketua Lembaga Adat Kampar juga mengapresiasi Jajaran Polres Kampar yang sangat serius dalam memberantas peredaran narkoba, kita sudah lihat hasil kerja keras dari Jajaran Polres Kampar terkait hal ini, ungkapnya.

Lounching Tim TEMBAK Polres Kampar ini ditandai dengan Pemotongan Tumpeng oleh Ketua LAK didampingi Kapolres Kampar, selanjutnya potongan tumpeng diserahkan kepada Dantim TEMBAK AKP Ikwan Widarmono.

Usai Dilounching, Tim "TEMBAK" Polres Kampar langsung melaksanakan Patroli Harkamtibmas di Kota Bangkinang yang dilepas langsung oleh Kapolres Kampar.(Rc)

Gelar Vaksin Merdeka, Polda Riau Targetkan Seluruh Jajaran 19 Ribu Dosis Perhari


PEKANBARU(SP)
- Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengoptimalkan pemberian vaksin kepada masyarakat. Salah satu upaya dengan vaksinasi massal. Selasa (7/9/2021) digelar serentak vaksinasi diempat lokasi, yakni tiga diantaranya di Kota Pekanbaru dan satu lagi di Kabupaten Kuansing dengan total 5.150 dosis vaksin disediakan dan melibatkan 210 tenaga vaksinator baik dari Polri, TNI dan Dinas Kesehatan. Upaya percepatan ini dilakukan agar vaksin yang disalurkan dari pusat bisa segera dihabiskan atau disalurkan kepada masyarakat.

Vaksin yang dilangsungkan hari ini, diantaranya di Masjid Raya Agung Annur di Kota Pekanbaru. Di sini ada 2.000 dosis disediakan. Warga pun sudah antre dengan tertib sejak pagi. Proses vaksinasi di sana ditinjau langsung Gubernur Syamsuar, Kapolda Irjen Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031 Wirabima Brigjen M Syeich Ismed, Kajati Riau, DPRD Kota dan Provinsi serta Walikota Pekanbaru dan Kapolresta.


Disela vaksinasi serentak ini, dilaksanakan pula video conference dengan Presiden RI Joko Widodo. Dalam arahannya, presiden meminta agar setiap daerah melakukan percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat dan segera berkoordinasi kepada kementerian kesehatan, bila kekurangan distribusi vaksin. Seluruh daerah juga digesa agar memenuhi target vaksin 75 persen dari jumlah warga yang ada.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menguraikan, dari 6.394.087 jumlah penduduk Provinsi Riau, yang menjadi target vaksinasi sebanyak 4.478.860 orang. 

“Adapun sampai saat ini yang sudah diberikan vaksin sebanyak 1.886.969 orang atau telah mencapai 42 persen dari total jumlah masyarakat. Ini terus kita optimalkan agar pencapaian target bisa dipercepat," yakin Agung

Dengan demikian, maka terbentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity) sehingga angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Selain itu, patokan lainnya adalah angka positivity rate, di mana perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Kita lihat tren positif Covid-19 di Provinsi Riau dengan positivity terus menurun dari 31 persen di awal Agustus dan menurun sampai awal September menjadi 6 persen," optimisnya.

Diyakini Irjen Agung, kegiatan vaksinasi akan terus dimaksimalkan pelaksanaannya, dimana capaian target harian yaitu sebanyak 19.000 dosis setiap harinya, yang akan dilakukan oleh Polda Riau dan jajaran. Bahkan di gedung vaksinasi center milik Polda Riau, bisa melayani 3.000 orang yang ingin divaksin setiap harinya.

Selain cara itu, juga dilakukan vaksin dengan sistem antar jemput bagi kalangan lanjut usia (Lansia), vaksin door to door serta kegiatan vaksinasi kolaborasi dengan paguyuban, Ormas dan universitas serta mendorong pelaksanaan vaksinasi gotong royong di perusahaan. Vaksinasi juga dilakukan hingga ke lapisan masyarakat pedalaman yang tersebar disejumlah kabupaten di Riau seperti suku Talang Mamak, suku Sakai dan suku Bonai.

Sedangkan pada vaksinasi serentak hari ini, ada 5.150 dosis disediakan, di mana 2.000 vaksin di Masjid Raya Annur, di Gereja GBI Rayon 11 sebanyak 2.000 dosis, di Ponpes Al Mujtahadah Pekanbaru sebanyak 650 dosis, serta di Ponpes KH Ahmad Dahlan Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 500 dosis.(RC)

Senin, 06 September 2021

Cabuli Anak Tirinya yang Masih Dibawah Umur, Pelaku Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambang

TAMBANG(SP)- Unit Reskrim Polsek Tambang ungkap kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku yang merupakan ayah tiri korban ditangkap pada Senin sore (06/09/2021), saat berada di rumah orangtuanya di Dusun I Desa Kualu Nenas Kec. Tambang.

Tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah AH alias HM (54) seorang buruh warga Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. 

AH ditangkap atas laporan NL selaku ibu kandung korban, karena AH diduga telah mencabuli S selaku anak kandung pelapor yang baru berusia 16 tahun, yang sekaligus juga sebagai anak tiri dari pelaku.

Terkuaknya peristiwa ini berawal pada Sabtu (04/09/2021) sekira pukul 21.00 wib, saat itu pelapor (ibu korban) baru bangun tidur hendak sholat isya, lalu pergi ke belakang untuk berwudhu.

Ketika pelapor berjalan dan melihat ke kamar belakang, tampak korban dan ayah tirinya (terlapor) sedang berhubungan badan. Pelapor yang kaget lalu berkata "Apa yang kau lakukan dengan anakku yang kurang akal ini dan apa kurangnya aku sama kamu?", ujarnya.

Pelaku yang juga suaminya itu hanya terdiam, kemudian pelapor mengusir suami bejadnya itu lalu melapor ke Polsek Tambang untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH perintahkan Unit Reskrim Polsek lakukan penyelidikan terkait kejadian itu serta menangkap pelaku.

Selanjutnya pada Senin (06/09/2021), diperoleh informasi bahwa terlapor sedang berada di rumah orang tuanya di Dusun I Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang, atas informasi itu Kanit Reskrim IPDA Melvin Sinaga SH bersama tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka, lalu membawanya ke Polsek Tambang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku pencabulan ini, disampaikan bahwa tersangka telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, ungkap Kapolsek Tambang.(RC)


Duet Menarik Pembarong Devil dan Penari Celeng di Kalangan SKB


Dumai(SP)
- Group Kesenian Jaranan Sapto Krido Budoyo (SKB) mendapat kehormatan tersendiri dengan kedatangan Tamu dari Komunitas Pemburu Jaranan Pekanbaru, pada saat mengisi acara di Jalan Bunga, Mampu Jaya, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Kedatangan Tamu Satu Seni tersebut disambut ramah oleh Ketua Group Kesenian Jaranan SKB, Mbah Ngatino, Para Sesepuh Group Kesenian Jaranan SKB, Para Gambuh Group Kesenian Jaranan SKB, Para Penari dan Penggamel Group Jaranan SKB.

Tepuk tangan riuh Penonton spontan terdengar saat Penari Celeng dan Pembarong Devil berduet di Kalangan/Gelanggang Group Jaranan SKB pada hari Minggu, 05/09/2021. Para Penggamel/Pemain Alat Kesenian di Group Jaranan SKB yang memang sudah cekatan dalam memainkan Gamelan segera merubah versi Banyumasan menjadi versi Pegonan untuk mengiringi Atraksi tersebut.

Ketua Komunitas Pemburu Jaranan Pekanbaru, Wagimun, mengatakan bahwa mereka tertarik dengan Gendingan yang dimainkan oleh Penggamel Group Kesenian Jaranan SKB sampai selesai, semua memakai Not, tidak asal tabuh, tidak di cut atau separo jalan. Ditambah lagi dengan Personel Group yang ramah dan saling melindungi satu sama lainnya, ujarnya.

Ketua Group Kesenian Jaranan SKB, Mbah Ngatino, yang lebih akrab disapa Mbh Ngat, menyambut hangat apa yang disampaikan oleh Ketua Komunitas Pemburu Jaranan Pekanbaru dengan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya dan sebagai sesama Seniman Kesenian Jaranan, sesama Pecinta Kesenian Jaranan, hendaklah kita saling menjaga dan saling berbagi Ilmu Pengetahuan untuk memajukan Kesenian Jaranan ini. Mari kita sama sama guyup rukun dalam tujuan melestarikan Budaya Bangsa Indonesia, sambutnya. (Red)

Polres Kampar Expos Ungkap Kasus Penganiyaan dan Pembakaran Mobil Terkait Sengketa Lahan


KAMPAR(SP) -
Polres Kampar Expos ungkap kasus penganiayaan disertai pembakaran mobil terkait sengketa lahan perkebunan sawit, yang terjadi di wilayah Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, pada Jumat siang (03/09/2021) sekira pukul 13.30 wib.

Expos ungkap kasus ini dilaksanakan pada Senin sore (06/09/2021) sekira pukul 16.00 wib, bertempat di halaman Mapolsek Bangkinang Kota Polres Kampar di Jalan Lingkar Desa Ridan Permai Kec. Bangkinang Kota.

Dipimpin Waka Polres Kampar KOMPOL Rachmad Muchamad Salihi SIK, MH, mewakili Kapolres Kampar yang pada waktu bersamaan sedang mengikuti kegiatan lain di Polda Riau, Juga hadir Kasat Reskrim yang diwakili Kaur Bin Ops IPDA Ismadi dan Kasubbag Humas AKP Deni Yusra.

Pada kesempatan ini juga dihadirkan ke-6 tersangka yang telah diamankan pihak Kepolisian terkait kejadian tersebut, mereka adalah SS alias UDIN (30) warga Desa Tanjung Sawit Kec. Tapung, MS alias MAN (39) warga Desa Karya Indah Kec. Tapung, SB alias SR (54) warga Desa Sukaramai Kec. Tapung Hulu, AH alias ARI (31) warga Desa Bukit Kemuning Tapung Hulu, HA alias AB (45) warga Desa Tanjung Sawit Kec. Tapung dan AR alias ARIS (34) Warga Desa Sukaramai Kec. Tapung Hulu.

Juga digelar barang bukti terkait kejadian dimaksud, antara lain 1 Unit mobil Daihatsu Taft Nopol BM-1601-AI yang dibakar oleh tersangka, 3 bilah parang yang digunakan saat kejadian dan 6 unit Hp yang digunakan para tersangka serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Kronologi Kejadian berawal pada hari Jumat (03/09/2021) sekira pukul 13.30 Wib, saat itu para pelaku dan kelompoknya mendatangi lokasi perkebunan sawit milik Makmur Surbakti di wilayah Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir. Adapun tujuannya adalah untuk mengusir para pekerja disana, karena kelompok ini merasa memiliki lahan kebun kelapa sawit yang dimaksud.

Saat pengusiran ini para pelaku menggunakan tindak kekerasan melalui pengancaman dengan senjata tajam dan beberapa peralatan lainnya, hingga berujung dengan tindak penganiayaan terhadap korban hingga 1 orang mengalami luka berat dan saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. Selain itu para pelaku juga membakar 1 unit mobil Taft milik pekerja kebun.

Atas kejadian tersebut Pihak Kepolisian dari Polsek Tapung Hulu dibackup Satreskrim Polres Kampar melakukan penangkapan terhadap 6 tersangka / pelaku, serta menyita sejumlah barang bukti terkait kejadian tersebut

Disampaikan Waka Polres bahwa terhadap para pelaku akan diterapkan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang penggunaan senjata tajam serta pasal 170 dan pasal 160 KUHP.

Pada kesempatan ini Waka Polres Kampar menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar dalam menyelesaikan permasalahan tidak menggunakan cara-cara kekerasan ataupun perbuatan melawan hukum. Silahkan bermusyawarah ataupun menempuh jalur hukum sesuai mekanisme yang ada, himbaunya.(Rc)

Tutup KKN di Balai Gadang, Mahasiswa/i Universitas Ekasakti Padang Serahkan Cendramata ke Lurah


Padang, (SP) -
Mahasiswa/i Universitas Ekasakti yang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang mengakhiri masa pengabdiannya di tengah masyarakat dengan memberikan cendramata kepada lurah. Cendramata tersebut sebagai ucapan terima kasih atas dukungan dari kelurahan sehingga  semua program yang dilaksanakan mahasiswa/i Universitas Ekasakti menjadi sukses.

Dalam penyerahan cendaramata kepada Lurah Balai Gadang diwakili Antonius yang merupakan salah satu mahasiswa KKN di kelurahan tersebut, karena mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Alhamdulilah mahasiswa/i KKN Universitas Ekasakti cukup memberikan kontribusi positif dalam melaksanakan kegiatannya di Kelurahan Balai Gadang," kata Lurah Balai Gadang Yufrizal Maas di Kantor Lurah Balai Gadang, (Senin, 6/9/2021).


Menurut Lurah Balai Gadang Yufrizal, dalam melaksanakan kegiatan KKN di Kelurahan Balai Gadang, mahasiswa/i Universitas Ekasakti cukup banyak program yang dilaksanakan.

" Ya, Mahasiswa Unes Padang melaksanakan penyemprotan disinfektan di kantor lurah, masjid dan sekolah. Pembagian handsanitizer, gotong royong dan pemasangan spanduk imbauan jagalah kebersihan dan protokol Covid-19. Bahkan ikut piket dikantor lurah dan membantu membagikan bantuan beras dari Pemko Padang ke masyarakat," katanya.

Sementara itu ketua kelompok 36 mahasiswa KKN Universitas Ekasakti Tommy Dwi Wahyudi menyebut, dalam pelaksanaan KKN tahun 2021 ini, kelompoknya melaksanakan di dua tempat, yakni Kelurahan Parupuk Tabing dan Kelurahan Balai Gadang.

"Di Kelurahan Parupuk Tabing kami membantu kelurahan itu dalam kegiatan lomba gerakan hatinya PKK tingkat Kota Padang," katanya.

Ditambahkan Tommy, dalam lomba  hatinya PKK di Kelurahan Parupuk Tabing, mahasiswa/i memiliki kontribusi yang cukup tinggi. Di Kelurahan itu mahasiswa/i Universitas Ekasakti melaksanakan pembuatan gapura, pembuatan taman dan pengecatan jalan, serta membuat pot bunga dari ban bekas yang dicat.

"Selain itu, untuk di Kelurahan Balai Gadang kami juga banyak memiliki kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada hari ini kami telah memberikan cendramata kepada lurah, RT dan akan melaksanakan perpisahan kepada masyarakat dengan melaksanakan 'balanjuang' makan bersama masyarakat," katanya.

Ketua RT 02/ RW 04 Yasril berharap, setelah melaksanakan KKN, mahasiswa/i Universitas Ekasakti tetap melakukan pengabdian kepada masyarakat dimanapun tempatnya berada.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Ekasakti. Setelah selesai KKN ini tetap kunjungi kami di RT 02/RW 04 ini," harap Yasril. (TDW).(Tmy)

Babinkamtibmas Binawidya Bersinergi dengan Semua Pihak Laksanakan Vaksinasi

● Upaya Percepatan Penanggulangan Covid 19


Pekanbaru(SP)-
Dalam upaya percepatan penanggulan covid 19 dan pemulihan ekonomi masyarakat, Bhabinkamtibmas kelurahan Binawidya bersinergi bersama karang taruna Binawidya, RT/RW dan SMP- SMK Telkom laksanakan vaksinasi di Kawasan Kantin SMK Telkom Pekanbaru, Senin(06/09/2021).

Antusias masyarakat dalam giat vaksinasi terlihat sangat luar biasa,hal ini terlihat dari ramainya masyarakat yang datang pada kegiatan tersebut.

Bhabinkamtibmas Binawidya Diko mengatakan kegiatan vaksin ini diselenggarakan atas sinergitas bersama karangtaruna, RT/RW dan SMP-SMK Telkom Pekanbaru. 

" Alhamdulillah pelaksanaan vaksin bagi masyarakat di kelurahan Binawidya terlaksana dengan lancar dan semua ini bersinergi semua pihak", kata Diko.

Lebih lanjut Diko mengatakan dosis vaksin yang didapat dari Polresta Pekanbaru corona vac dan sinovac berjumlah 51 pyal dengan 111 orang yang di vaksinasi baik vaksin pertama mau pun kedua. " hari ni kita laksanakan vaksinasi bagi masyarakat berjumlah 111 orang". Lanjut Diko.

Diko berharap dengan adanya vaksinasi ini  percepatan penanggulangan covid 19 serta pemulihan ekonomi masyarakat di Kelurahan binawidya khususnya dan Pekanbaru umumnya segera terlaksana. " saya berharap dengan adanya vaksinasi ini semoga pandemi covid 19  segera berakhir dan ekonomi masyarakat kembali normal " harap Diko.(RC)

Jumat, 03 September 2021

Kedapatan Kantongi Narkotika Jenis Shabu, Pria ini Ditangkap Polsek XIII Koto Kampar

XIII Koto Kampar(SP)- Seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek XIII Koto Kampar karena kedapatan mengantongi 2 paket narkotika jenis shabu, pelaku ditangkap pada Jumat malam (03/09/2021) saat berada di kamar mandi sebuah surau di Desa Binamang Kec. XIII Koto Kampar.

Pelaku narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah AR alias YU (26) warga Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar.

Dari pelaku ditemukan barang bukti 2 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, 1 set bong, sepotong kaca pirex berisi sisa shabu, 6 lembar plastik bening ukuran kecil dan sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Jumat (03/09/2021) sekira pukul 18.00 Wib, saat itu anggota Unit Reskrim Polsek XIII Koto Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di wilayah Desa Binamang.

Tim kemudian mengamankan seorang pria inisial AR yang dicurigai sebagai pengedar narkoba, saat itu AR sedang berada di kamar mandi sebuah Surau.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan padanya 2 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, 1 set bong sebagai alat hisap shabu, sepotong kaca pirex berisi sisa shabu dan sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan dirumah orang tua tersangka dengan didampingi aparat desa setempat, disana ditemukan sebuah timbangan merk Pocket Scale yang biasa digunakan untuk menimbang shabu.

Pada saat dilakukan interogasi, tersangka AR mengakui bahwa narkotika jenis shabu tersebut didapat dari temannya AN (DPO) yang tinggal di wilayah Tapung.

Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek XIII Koto Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, jelasnya.(RC)

DPD SPRI Riau dan CSO Pekanbaru Kembali Berbagi Makanan


PEKANBARU,  ( sp )
-- Program Jum'at Barokah DPD SPRI Provinsi Riau Bekerja Sama dengan Cofi Semua Orang ( CSO ) Pekanbaru Kembali lakukan aktifitas sosial dalam bentuk Jumat barokah yang merupakan kegiatan Rutin untuk berbagi makanan untuk orang yang membutuhkan 

Menurut Ketua DPD SPRI Provinsi Riau Feri Sibarani, Saat dikonfirmasi melalui Sekjen DPD SPRI Riau Saidina Umar di dampingi Kabid Investigasi DPD SPRI Riau Rio Saputra, Mengatakan bahwa kegiatan ini memang sudah dalam program kami di Organisasi SPRI yang berkiprah di Provinsi Riau Khususnya di Indonesia Umumnya, Jum'at 03/09/21 

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat tiba, dengan momen berbagi rejeki berupa nasi kotak alang kadarnya, namun bisa dimanfaatkan oleh orang orang susah yang membutuhkan bukan orang miskin, Jelas Umar

Karena Miskin belum tentu susah bisa saja karena malas bekerja dan membuat dia sendiri menderita, 

Namun jika susah itu sudah pasti Miskin karena dia sudah berupaya berusaha untuk menggapai rejeki dari hari ke hari, tetapi tetap serba tidak mencukupi Imbuh  Sekjen DPD SPRI Riau Umar saat dikonfirmasi Awak media saat membagikan nasi Kotak

Kegiatan tersebut berlangsung di jalan Subrantas panam Simpang lampu merah pasar pagi Arengka, kemudian menuju ke Jalan Kartama yang terhubung menunu Jl Khairudinnasution Pekanbaru, dengan membawa seratus Nasi Kotak setiap hari Jumat bekerja sama dengan pemilik Cofi Semua Orang ( CSO ) Suyanto als Pak Chang juga merupakan Pembina di DPD SPRI Provinsi Riau

Disisi lain Pak Suyanto als Pak Chang juga mengatakan bahwa dalam kehidupan ini yang paling terpenting bisa berbuat sosial kepada masyarakat banyak yang betul Susah, mestipun tidak seberapa tetapi bisa membantu orang tersebut disaat dia membutuhkan, Bebernya.

Jangan takut miskin.karena berbagi kepada sesama, rejeki itu tak berpintu jika kita ihklas membantu orang susah pasti ada imbalan dari yang maha kuasa, Tambahnya

Acara dimulai setiap jumat dari pukul 11.00 Wib kemudian dilanjutkan siap Ikomah Jumat sampai pukul.15.20 Wib

Dalam.agenda tersebut Tim SPRI dan CSO tetap menerapkan Prokes dan Melaksanakan 3 M, 

Disisi lain Kabid Investigasi DPD SPRI Provinsi Riau Rio Saputra sampaikan bahwa berbuat baik itu mestipun sedikit lebih baik dari pada tidak sama sekali, Tutupnya. ( ontuo daus/rls  )

Kapolri : Semua Lokasi Pusat Aktivitas Warga Agar Dipasangi Aplikasi PeduliLindungi


JAKARTA(SP) -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta semua wilayah atau tempat yang menjadi aktivitas masyarakat, untuk dipasangi aplikasi PeduliLindungi, yang digunakan sebagai screening vaksinasi. Tujuannya, agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku. 

Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri peninjauan vaksinasi, penyerahan bantuan sosial (bansos) dan voucher isi ulang oksigen yang diprakarsai oleh Akpol 1995 atau Patriatama di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021).

"Kemudian wilayah-wilayah yang diberikan pelonggaran terkait aktivitas ekonomi akan dipasang aplikasi PeduliLindungi. Sehingga masyarakat yang telah memiliki aplikasi tersebut kemudian bisa di tempelkan di Barcode, sehingga kemudian akan muncul disitu apakah sudah divaksin atau belum. Ini tentunya akan memjadi kebiasaan kita kedepan untuk masyarakat boleh laksanakan aktivitas tapi paling tidak sudah divaksin," kata Sigit.

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini kasus aktif harian terus mengalami penurunan. Menurutnya, hal ini terjadi karena kerja keras dan sinergitas seluruh elemen serta antusias masyarakat yang meningkat untuk melakukan kegiatan vaksinasi dan menerapak protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

Dengan menurunnya angka aktif harian, Sigit menyebut, tentunya akan berdampak pada asesmen di beberapa wilayah untuk turunkan level PPKM-nya. Seperti di DKI Jakarta, wilayah aglomerasi, Semarang, Solo raya dan beberapa wilayah lainnya. 

"Dengan diturunkan level tentunya akan ada pelonggaran terhadap fleksibilitas masyarakat dalam rangka laksanakan aktivitas harian. Kita jaga bagaimana dari kasus covid yang terus menurun, angka kematian terus menurun dan angka kesembuhan terus meningkat ini harus kita pertahankan. Sehingga mau tidak mau kegiatan pelonggaran ini harus diikuti oleh prokes. Tentunya strategi tingkatkan imunitas kekebalan tubuh dengan laksanakan vaksinasi," papar mantan Kabareskrim Polri ini. 

Lebih dalam, Sigit berharap, kedepannya di sentra aktivitas tersebut, masyarakat yang sudah disuntik vaksin dapat menunjukan Barcode di aplikasi itu sebagai syarat untuk melakukan kegiatan.  

"Yang tidak muncul akan diminta kembali. Ini menjadi kegiatan kedepan yang harus selalu melekat kepada masyarakat. Ini untuk jaga laju pertumbuhan Covid-19, bisa kita jaga. Di satu sisi pertumbuhan ekonomi pelonggaran masyarakat untuk melaksanakan aktivitas bisa berjalan," ucap Sigit. 

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, Sigit kembali mengajak kepada masyarakat untuk segera melaksanakan vaksin, agar terciptanya peningkatan imunitas dari paparan virus corona. 

"Dalam kesempatan ini saya serukan setelah vaksin tetap pakai masker dan yang belum vaksin ayo kita segera vaksin," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Akpol 1995 yang telah menggelar atau melakukan akselerasi vaksinasi massal untuk membantu mewujudkan target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) satu hari dua juta vaksin. 

Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 41.400 dosis jenis sinovac. Kemudian, paket bansos yang diserahkan sebanyak 27.000 paket sembako, bantuan 1.000 porsi dapur umum dan 2.200 voucher isi ulang oksigen (PT. Samator) yang akan diberikan kepada masyarakat.(RC)