Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Selasa, 26 Oktober 2021

Disaksikan Bupati Benny Dwifa, Ketua Badan Wakaf Indonesia Sumbar Kukuhkan Pengurus BWI Kabupaten Sijunjung


Sijunjung(SP)
- Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sumatera Barat, Japeri Dt. Rajo Mudo melantik dan kukuhkan Pengurus BWI Kabupaten Sijunjung periode 2021-2024. Pelantikan itu disaksikan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir di Ruang Operation Room Kantor Bupati setempat, Selasa (26/10). 

Pada kesempatan itu juga dihadiri Asisten I Setdakab, Yenuarita, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kemenag Kabupaten Sijunjung, Kepala ART/BPN Sijunjung, Pimpinan Bank Nagari serta undangan lainnya. 

Adapun pengurus BWI priode 2021-2024 yang dikukuhkan itu sebagai berikut, Ketua Syarul Husni, S. Pdi. Wakil Ketua H Samsidir, S. Ag. M. Pdi. Sekretaris Jahatudin, SE. MM dan Bendahara Husnawati, S. Pdi serta Divisi lainnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada pengurus Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Sijunjung yang sudah dikukuhkan. 

“Semoga mampu menggali dan memanfaatkan potensi wakaf didaerah kita ini, sehingga dapat memberikan manfaat besar kepada masyarakat, baik dalam bentuk pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur publik,” ujarnya. 

Kemudian, Bupati mengajak Pengurus BWI dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program BWI, terutama dalam mengawal penyelesaian sengketa atas hak kepemilikan yang diwakafkan serta kiranya dapat dan mampu menjadi wadah bagi masyarakat dalam berwakaf secara amanah.

“Kita harapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat di Kabupaten Sijunjung agar menjadi masyarakat yang sadar berwakaf dan produktif dalam membangun ekonomi umat dan menjadi motor penggerak dalam memberikan pembinaan bagi para nazhir yang ada,” jelasnya. 

Sementara, Ketua BWI Provinsi Sumatera Barat, Japeri berharap kepada pengurus BWI Sijunjung proaktif memberikan sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat, agar mereka tertarik dan mau mewakafkan harta bendanya untuk kemasylahatan ummat. 

“Harta wakaf tidak akan menyusut, beda dengan zakat yang harus dihabiskan,” terangnya. 

Dikatakannya, untuk terwujudnya pengumpulan dana wakaf uang itu tentu sangat diperlukan kepiawaian pengurus BWI dalam mendekati para pengusaha, ASN dan masyarakat agar mereka mewakafkan sebagian uangnya kepada masyarakat miskin. 

“Mari kita secara bersama untuk meningkatkan pengumpulan wakaf uang tersebut melalui BWI Kabupaten,” tutupnya. 

Kemudian, Kepala Kemenag Sijunjung, Drs. H Afrizal, M. Pd juga menyebutkan bahwa potensi wakaf cukup besar, dapat dijadikan titik balik kebangkitan ekonomi umat termasuk jika Pengelolaan wakaf ekonomi produktif diyakini akan berdampak besar pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. 

“Mari jadikan momentum pelantikan ini sebagai saat yang tepat untuk meningkatkan komitmen pengurus BWI dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menggairahkan dan melakukan inovasi pengelolaan wakaf. Semoga Istiqomah, ikhlas dan tetap amanah atas kepercayaan yang telah diberikan,” pungkasnya.(Dicko)

0 comments:

Posting Komentar