Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Selasa, 02 November 2021

Pelaku IKM Binaan Dekranasda Sijunjung Ikuti Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal


Sijunjung(SP) -
Sebanyak 80 orang pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dibawah binaan Dekranasda Kabupaten Sijunjung mengikuti sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Perizinan Usaha yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Ruang Pertemuan Hotel Bukik Gadang Muaro, Selasa (2/11).

Hadir pada kegiatan itu, Kepala Bidang Penanaman Terpadu Satu Pintu pada Dinas PMPTSP Sumatera Barat, Indra Utama, Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Ny Riri Benny Dwifa, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Sijunjung, Jaheri, Kepala Dinas Dagperinkop UKM, Yulizar dan Kepala Bidang Perindustrian, Dewi Mayza Lenny serta Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Ramli.


Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Ny Riri Benny Dwifa mengapresiasi kegiatan sosialisasi kebijakan penanaman modal dan perizinan usaha itu.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku IKM kita di Sijunjung, sehingga dapat berinvestasi dengan aman. Tentu pelaku usaha berperan aktif dalam pengurusan perizinan yang harus dimiliki dalam melakukan kegiatan usahanya serta melaksanakan semua kewajiban yang telah ditetapkan," ujarnya.

Kemudian, Ny Riri menyampaikan Sijunjung mempunyai Gedung Pusat Promosi Produk. "Sesuai dengan tujuannya kami telah punya tempat mengakomodir dan mempromosikan produk unggulan Kabupaten Sijunjung. Jadi produk-produk dari ratusan IKM binaan Dekransda bisa dikenal secara lokal maupun nasional bahkan mungkin internasional," ungkapnya.

"Alhamdulillah, berkat usaha kita bersama IKM Sijunjung bisa meraih prestasi, seperti Kelompok Tenun Lansek Manih juara 4 UMKM Award kategori non pertanian dari kementerian PDT, Harapan 2 lomba desain busana muslimah tingkat provinsi sumbar oleh IKM Dita's Collection," kata Ny Riri Benny.

Tidak hanya itu, IKM Sijunjung Tenun Songket Unggan memperoleh kategori wirausaha mikro terbaik se-Indonesia dari Citi Microentrepreneurship Award bekerjasama dengan UKM Center Universitas Indonesia, kemudian tahun ini Madu Galo-galo MBJ meraih peringkat 2 pada kategori inovasi stup dan toping dalam rangka hari pangan sedunia.

Ia berharap dengan adanya sosialiasi ini dapat menambah wawasan bagi para pelaku usaha, sehingga IKM Sijunjung bisa berkelanjutan sesuai dengan amanat dan undang-undang yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jaheri mengatakan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya strategi Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk meningkatkan pemahaman secara menyeluruh bagi pelaku Usaha Industri Kecil Menengah (IKM). 

"Ini merupakan tindak lanjut kegiatan pembinaan dan pengendalian terhadap aktivitas penanaman modal di Kabupaten Sijunjung dengan tujuan agar dapat tersosialisasinya peraturan dan kebijakan  di bidang penanaman modal bagi para pelaku usaha," terangnya.

Kemudian, dengan terselenggaranya kegiatan itu, Jaheri juga berharap terjadi komunikasi dan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan IKM terutama dibidang legalitas usaha.(Dicko)

0 comments:

Posting Komentar