Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022

Bupati Sijunjung Kunjungi Warga Jorong Ranah Palam yang Terkena Longsor


Sijunjung(SP) -
Setelah mendapatkan informasi adanya bencana longsor yang menyebabkan dinding rumah warga jebol di Jorong Ranah Palam, Nagari Taratak Baru, Kecamatan Tanjung Gadang (Selasa, kemaren), Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir bergerak cepat untuk turun langsung meninjau ke lokasi kejadian, Rabu (12/1/22).

Peninjauan itu, Bupati didampingi Anggota DPRD Sijunjung, Kepala BPBD Kabupaten Sijunjung, Camat Tanjung Gadang dan Wali Nagari Taratak Baru.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Benny Dwifa menyampaikan kepada para keluarga agar dapat senantiasa bersabar dalam menghadapi musibah.

"Bencana dapat terjadi kapan saja dimana saja, semua terjadi berdasarkan kehendak Yang Maha Kuasa. Ini adalah cobaan. Semoga kita bisa mengambil hikmah di balik kejadian tersebut," ujar Benny.

Kemudian, Bupati menyerahkan bantuan peralatan rumah tangga kepada keluarga korban yang bersumber dari BPBD, Dinas Sosial, Baznas dan PMI Kabupaten Sijunjung.


“Kami turut prihatin dengan kondisi korban terdampak. Mudah-mudahan bisa membantu meringankan sedikit beban keluarga dari dampak bencana ini,” harapnya.

Seperti yang diberitakan Harianhaluan.com, kejadian naas itu terjadi di Jorong Ranah Palam Kenagarian Taratak Baru Kecamatan Tanjung Gadang, Selasa (11/1/22) pagi,  setelah hujan deras semenjak Senin (10/1/22) malam hingga Selasa dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Sijunjung Hendri Chaniago melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik EMI Roza SP didampingi Kasi Kedaruratan Heries SH mengatakan bahwa bencana longsor menimpa rumah Bujang Sando (38) di Jorong Ranah Palam Kenagarian Taratak Baru Kecamatan Tanjung Gadang.

"Kejadiannya pagi tadi (Selasa.red) sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah mendapat laporan langsung kita menerjunkan persnil untuk melakukan tindakan lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, tanah longsor tersebut diduga akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Tanjung Gadang mulai dari Senin malam hingga Selasa dini hari.

"Hingga akhirnya tadi pagi, tebing setinggi kurang lebih 10 meter dengan panjang kurang lebih 5-6 meter yang ada di belakang rumah Pak bujang sando longsor dan menimpa dinding rumahnya," ujarnya.

Pihaknya juga menuturkan, kondisi tebing yang mepet dengan rumah korban, mengakibatkan material longsor menimpa rumah hingga dinding temboknya jebol, bahkan pemilik rumah sempat tertimpa material dinding yang jebol akibat material longsor yang jatuh.

"Korban berhasil menyelamatkan diri Beruntung kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun pemilik rumah sempat tertimpa material dinding yang jebol dan sempat dilarikan ke RSUD serta sudah kembali pulang kerumahnya dan seluruh penghuni rumah lainnya dipastikan dalam kondisi selamat," terangnya.

Pasca kejadian tersebut, personil BPBD dibantu aparat TNI, polisi dan masyarakat setempat bergotong royong membersihkan material longsor yang menerjang rumah korban. (Dicko)

0 comments:

Posting Komentar