Polling Pilkada Sumbar 2020

Hosting Unlimited Indonesia

Senin, 01 Agustus 2022

Peralihan PT BSP – PH ke PT BSP sepenuhnya 100% di alihkan Ke BUMD, Dr Kamsol: ini suatu Bermakna dan Banyak Manfaat Bagi Pemda dan Masyarakat Kampar.

 


Kepulauan Riau,-( sp )  Bintan - Dalam rangka Mempererat  Hubungan antara Pemangku Kepentingan dengan Wilayah Kerja Block CPP, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM menghadiri Diskusi terkait Pengamanan Objek Vital Nasional Melalui Kemitraan Erat dengan Pemangku Kepentingan BOB PT. BSP- Pertamina Hulu di Kepulauan Riau, Kabupaten Bintan, Senin (1/8/2022) 


Sebagai informasi Block CPP ini terletak di Provinsi Riau dengan 4 Kabupaten yang tersebar yaitu: Kabupaten Kampar, Bengkalis, Siak dan Pelalawan. 


Adapun Tema dalam Pertemuan  ini adalah Strategi Pengamanan Objek Vital Nasional Melalui Kemitraan Erat serta Peralihan PT BSP – PH ke PT BSP ke BUMD. 


Dalam Pasal 3 Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tanggal 6 Mei 2019 menetapkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 77 K/90/MEM/2019 tentang Objek Vital Nasional Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. 


Dalam hal tersebut masalah pengamanan terhadap obvitnas ini menjadi isu yang strategis yang mana ancaman serta gangguan tersebut menimbulkan Berdampak serta Beresiko. 


Dalam diskusi tersebut, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM mengatakan bahwa dengan Peralihan dari BOB PT BSP – PH ke PT BSP yang sepenuhnya 100%  di alihkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Riau, dan khususnya masyarakat Kabupaten Kampar, Bahwa BUMD memperoleh kepercayaan Pemerintah, sehingga nantinya dengan pengelolaan sepenuhnya oleh BUMD BSP, maka kemanfaatan bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat akan menjadi lebih besar. 


“Saya Pemerintah Kabupaten Kampar tentunya mendukung proses alih operator ini. Kami juga berharap nantinya pada 8 Agustus 2022 proses alih ini menjadi lebih bermakna dan memberikan arti bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kampar. 


“Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendorong serta melancarkan Pengeboran 1 titik Sumur eksplorasi di Tapung Hilir Desa Kota Garo sehingga bisa terealisasikan menjelang agustus 2022.”ungkapnya” 


“Dalam Percepatan pengeboran menjelang alih operator ini, aspek pertanahan, Keamanan serta perizinannya kami segera merancang stretegi bersama Forkopimda Kabupaten Kampar dan dinas terkait, sehingga Eksplorasi Pengeboran 1 titik sumur ini Aman, untuk itu Perwakilan SKK Migas Sumbagut juga telah memfasilitasi BOB PT BSP – Pertamina Hulu dalam proses pengadaan lahan dan rekomendasi penggunaan kawasan hutan untuk penyiapan tapak sumur yang akan digunakan untuk lokasi pengeboran.”tutupnya”. 


Dalam sambutan tersebut, General BOB PT. BSP Pertamina Hulu, Ridwan mengatakan bahwa Adapun tujuan kami pada hari ini salah satunya yang paling penting adalah Silaturahim karena sudah hampir 20 tahun BOB badan operasi bersama PT Bumi Siak pusako, Pertamina Hulu beroperasi di Riau khususnya ini adalah silaturahim kami yang kesekian kalinya dan alhamdulillah Terima kasih yang tidak terhingga kami sampaikan kepada bapak ibu semua yang dalam kesibukan keseharian bisa menyebabkan waktu untuk hadir pada undangan kami pada hari ini berikutnya kurang baik beberapa tahun terakhir. 


“Perlu diketahui kami telah meelakukan beberapa Pemboran sesuai dengan komitmen kami yang telah diamankan oleh SKK Migas yaitu tahun ini BOB akan melakukan pengukuran 15 sumur pengembangan dan satu sumur eksplorasi. Kelancaran pemboran sangat diharapkan dalam rangka meningkatkan produksi minyak di wilayah kerja ini yang pada APBN 2022 ditargetkan sebesar 9.500 ribu barrel per hari (BOPD) atau meningkat dibandingkan capaian tahun 2021 yang sebesar 8.521 BOPD.” 


“Wilayah Kerja (WK) Costal Plains and Pekanbaru (CPP) akan resmi dikelola 100% milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau melalui PT Bumi Siak Pusako (PT BSP) terhitung 8 Agustus 2022. Kontrak Kerja Sama Perpanjangan WK CPP telah ditandatangani pada tanggal 29 November 2018 dengan skema Gross Split dan berlaku selama 20 tahun atau hingga 8 Agustus 2042. mudah mudahan kami mohon support dari bapak ibu semua, Ketika nanti alih perpanjangan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dan mulus serta memberikan target yang sesuai dengan apa yang telah di amanahkan.”ungkapnya”. 


“Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh pemangku kepentingan dalam hal ini Baik itu dari POLRI, TNI, Pemerintah daerah setempat, SKK Migas yang selama ini sudah sangat mendukung kami selama kami bekerja selama kami beroperasi di blok CPP ini, Semoga  Kerja sama yang baik ini TNI/Polri dan Pemerintah Selalu Bersinergi dalam mengelola serta pengamanannya.”tutupnya”. 


Tampak Hadir, Bupati Siak Drs. H.Alfedri, M.Si, General BOB PT. BSP Hulu Ridwan, Wakapolda Riau Tabana Bangun, M.Si beserta Rombongan, SKK Migas Sumbagut Sebastin Julius, SKK Migas Jakarta Andi Kurniadi, Komisaris PT. BSP Hendrisan, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal, Asisten III Suhermi, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Kampar Yuricho Efril, S.STP, Kabag SDA Safarudin, S.PI, Camat Tapung Hulu Wira Sastra, S. STP dan tamu undangan lainnya.

( ontuo daus).

0 comments:

Posting Komentar